Anda di halaman 1dari 43

Teknologi Informasi dan

Komunikasi untuk Pembangunan

Bagian 2
HG 4
Arini Gusti
Auliya’u Darojatin
Ghina Suci
Kartika Oktaviani
Nur Rohman
Syifa Shabrina
PENDAHULUAN
Diberikan materi mengenai Teknologi Informasi dan
Komunikasi untuk Pembangunan (ICT for D). Kemudian
setiap HG diberi tugas 2 ICT for D yang berisi tentang
Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga setiap
HG berdiskusi untuk menjawab pertanyaan tersebut dan
menuangkannya ke dalam bentuk PPt agar tercipta pola
pikir mahasiswa yang kritis terhadap pembangunan masa
depan.
Apa itu SDGs?
• SDGs merupakan agenda internasional yang
menjadi kelanjutan dari MDGs (Millennium
Development Goals).
• SDGs disusun oleh PBB dengan melibatkan 194
negara, civil society, dan berbagai pelaku
ekonomi dari seluruh penjuru dunia.
• SDGs berisi 17 tujuan dengan 169 capaian yang
terukur dan tenggat yang telah ditentukan
oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan
untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.
Sustainable Development Goals (SDGs)
Kesetaraan
Gender
Tujuan Kesetaraan Gender

Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan


kaum ibu dan perempuan
Target Kesetaraan Gender
• Mengakhiri segala bentuk diskriminasi perempuan
• Menghilangkan bentuk kekerasan perempuan termasuk
perdagangan manusia dan eksploitasi seksual
• Menghilangkan semua praktek berbahaya, seperti pernikahan anak,
pernikahan dini dan pernikahan paksa
• Mengikutsertakan perempuan dalam kehidupan politik, ekonomi,
dan masyarakat
• Menjamin akses universal terhadap kesehatan seksual dan
reproduksi
Program Kesetaraan Gender
• Nama program : 16 Hari Anti Kekerasan
terhadap Perempuan
• Inisiator program : Komnas Perempuan
• Sasaran pengguna : Wanita
• Tujuan program : Mendorong upaya
penghapusan kekerasan
terhadap perempuan
16 Hari Anti Kekerasan terhadap
Perempuan
16 Hari Anti Kekerasan dilakukan dari tanggal
25 November (Hari Internasional untuk penghapusan
kekerasan terhadap perempuan) dan dituutup pada
tanggal 10 Desember (Hari HAM Internasional). Hal
ini memiliki makna kekerasan perempuan merupakan
pelanggaran HAM.
Kegiatan 16 HAKTP di Kab. Seram
Bagian Barat
Tujuan 16 HKTP di SBB
• Mengajak semua pihak untuk mendukung
korban
• Membangun gerakan sosial yang berdampak
pada penanganan korban
• Membangun harmoni sosial dan membangun
serta merawat perdamaian di Maluku
16 Hari Anti Kekerasan terhadap
Perempuan
Kelebihan Kekurangan

▫ Memberantas tindak ▫ Masih banyak pengaduan dan


kekerasan kasus kekerasan seksual yang

▫ Mengajak korban untuk tidak tertangani dan


terlindungi, karena ketiadaan
speak up
payung hukum yang dapat
▫ Mengajak semua kalangan
memahami dan memiliki
untuk peduli terhadap
substansi yang tepat tentang
lingkungan
kekerasan seksual.
Air Bersih dan
Sanitasi
Tujuan Air Bersih dan Sanitasi

Menjamin ketersediaan air bersih dan


sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang
Target Air Bersih dan Sanitasi
• Akses air minum universal yang layak, aman dan
terjangkau
• Mencapai akses sanitasi dan kebersihan yang
memadai dan layak
• Meningkatkan kualitas air, mengurangi polusi,
pembuangan bahan kimia berbahaya
• Meningkatkan efisiensi penggunaan air
• Meningkatkan pengelolaan sumber daya air
• Melindungi dan memperbaiki ekosistem air
• Memperluas kerjasama dan pengembangan
kapasitas dukungan internasional untuk negara
berkembang
• Mendukung dan memperkuat partisipasi
masyarakat lokal.
Program Air Bersih dan Sanitasi
• Nama program:

Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat

(PAMSIMAS)

• Inisiator program:

Pemerintah
• Sasaran pengguna:
Kelompok miskin di perdesaan dan pinggiran kota yang
memiliki prevalensi penyakit terkait air yang tinggi dan belum
mendapatkan akses layanan air minum dan sanitasi
• Tujuan program:
Meningkatkan akses layanan air minum dan sanitasi bagi
masyarakat miskin perdesaan.
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
Berbasis Masyarakat
Proyek ini melingkupi:
1. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan
kelembagaan lokal
2. Meningkatkan masyarakat dan perilaku higenis
dan pelayanan sanitasi
3. Penediaan sarana air minum dan sanitasi umum
4. Intensif untuk desa
5. Dukungan pelaksanaan dan manajemen proyek
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
Berbasis Masyarakat
Kelebihan Kekurangan
• Memberikan maafaat pemenuhan • Sulit merubah perilaku masyarakat
kebutuhan akan air bersih dan yang kurang disiplin ataupun tidak
sanitasi kepada masyarakat. patuh terhadap pedoman
• Dapat menciptakan masyarakat pelaksanaan PAMSIMAS.
yang berprilaku sadar dan mandiri
• Kualitas disribusi air, mengabaikan
untuk hidup sehat
kualitas air bersih merupakan
• Dapat meningkatkan cakupan
bagian dari faktor kelemahan
sarana air bersih dan sanitasi jika
internal Badan Pengelola.
tujuan program tercapai.
Energi Bersih dan
Terjangkau
Tujuan Energi Bersih dan Terjangkau

Menjamin akses terhadap sumber energi


yang terjangkau, terpecaya, berkelanjutan, dan
modern untuk semua orang
Target Energi Bersih dan Terjangkau
• Pastikan akses universal ke layanan energi yang terjangkau,
andal, dan modern.
• Meningkatkan secara substansial pangsa energi terbarukan
dalam bauran energi global
• Menggandakan tingkat global peningkatan efisiensi energi
• Meningkatkan kerja sama Internasional untuk memfasilitasi
akses ke penelitian dan teknologi energi bersih.
• Perluasan infrastruktur dan upgrade teknologi untuk memasok
layanan energi modern dan berkelanjutan.
Program Energi Bersih dan Terjangkau
• Nama Program:
Kebijakan Energi Nasional (KEN)
• Inisiator Program:
Pemerintah
• Sasaran Pengguna:
Masyarakat Indonesia pada umumnya
• Tujuan program:
Mendukung terlaksananya program kemandirian dan ketahanan
energi nasional
Kebijakan Energi Nasional

• Deskripsi :
Merupakan kebijakan pengelolaan energi
berdasarkan prinsip berkeadilan, berkelanjutan,
dan berwawasan lingkungan guna terciptanya
ketahanan energi nasional.
Kebijakan Energi Nasional

• Keunggulan
1. Terjaminnya ketersediaan energi secara
kontinu.
2. Lebih efisien dan lebih ramah lingkungan.
3. Mengurangi beban APBN terhadap subsidi
energi terutama BBM.
4. Mengurangi penggunaan energi fosil yang
memiliki emisi gas sangat tinggi.
• Kelemahan
1. Biaya pengadaan sarana dan prasarana yang besar.
2. Kurang tersedianya infrastruktur pengembangan Kebijakan
Energi Nasional.
3. Susahnya regulasi perizinan mengenai pembangunan yang
menunjang tercapainya kebijakan energi nasional.
4. Ketergantungan terhadap energi fosil membuat keberadaan
energi terbaharukan kurang diminati.
Pekerjaan Layak
dan
Pertumbuhan
Ekonomi
Tujuan Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi

Mendukung perkembangan ekonomi yang


berkelanjutan, lapangan kerja yang produktif
serta pekerjaan yang layak untuk semua orang.
Target Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan
Ekonomi

• Mempertahankan pertumbuhan ekonomi perkapita


• Mencapai tingkat produktivitas ekonomi yang lebih
tinggi melalui diversifikasi, peningkatan teknologi dan
inovasi
• Mempromosikan kebijakan berorientasi pembangunan
• Memperbaiki secara progresif sampai tahun 2030
efesiensi sumberdaya global
• Pada tahun 2030 mencapai ketenagakerjaan
secara penuh dan produktif
• Pada tahun 2030 secara substansial mengurangi
proporsi usia muda yang tidak bekerja dan
berpendidikan
• Mengambil langkah efektif untuk mengentaskan
kerja paksa dan perbudakan modern
Contoh Program Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi
• Nama Program:
Tax Amnesty
• Inisiator Program:
Pemerintah
• Sasaran Pengguna:
Pembayar-pembayar pajak besar, terutama
yang memiliki harta di luar negeri
• Tujuan Program:
1. Untuk meningkatkan penerimaan pajak dalam jangka
pendek
2. Menambah jumlah wajib pajak
3. Mengintegrasikan sektor informal ke dalam sistem
perekonoian
4. Memanfaatkan dana yang tidak terpakai
5. Merupakan langkah awal suatu kebijakan rezim baru
untuk menerapkan sanksi yang lebih besar
Tax Amnesty
Amnesti pajak adalah Pengampunan yang
diberikan kepada Pemerintah terhadap Wajib
Pajak meliputi penghapusan pajak yang
seharusnya terutang, penghapusan sanksi
administrasi perpajakan, serta penghapusan
sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta
yang diperoleh tahun 2015 dan sebelumnya yang
belum diilaporkan dalam SPT, dengan cara
melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki
dan membayar uang tebusan.
Tax Amesty
• Keunggulan
1. Bagi pemerintah
Dengan diterapkannya tax amnesty
(pengampunan pajak ) maka secara otomatis
akan menarik dana yang terdapat di luar negeri
ke Indonesia yang menjadikannya masuk ke
dalam sebuah pencatatan untuk sumber pajak
yang baru.
2. Bagi pengembang
Tax amesty memberi pengaruh yang besar dan
menjadi indikator unntuk membangkitkan bisnis
properti di Indonesia
• Kelemahan
1. Tax Amesty dikhawatirkan tidak berjalan
secara konsisten
2. Tax amnesty dianggap memberi karpet merah
bagi para koruptor
3. Dianggap mencederai asas keadilan
Kesimpulan
Pemerintah Indonesia sudah melakukan beberapa
usaha dalam mencapai tujuan dari SDGs. Namun
usaha tersebut membutuhkan dukungan dari
seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar hasil
dari usaha tersebut maksimal dan bisa
sepenuhnya mencapai target SDGs pada tahun
2030.