Anda di halaman 1dari 21

ANALISIS BIVARIAT

ARTIKA DEWI AMRI, SKM


HIPOTESIS KOMPARATIF VARIABEL
NUMERIK 2 KELOMPOK
■ Uji T tidak berpasangan (Independent Sampel T-Test
■ Uji T Berpaangan (Paired Sampel T-Test)
■ Uji Mann-Whitney
■ UjI Wilcoxon
UJI T TIDAK
BERPASANGAN
UJI T TIDAK BERPASANGAN

■ Uji T tidak berpasangan adalah uji statistik yang membandingkan mean dua
kelompok data.
■ Syarat uji T berpasangan :
1. Distribusi data normal
2. Masalah skala pengukuran numerik
CONTOH KASUS

“Apakah ada perbedaan kadar Hb Ibu


Menyusui ASI Ekslusif dengan yang tidak
Ekslusif”
LANGKAH SPSS (1)
■ Melakukan uji normalitas
■ Klik Analyze
■ Descriptive Statistic
■ Explore
■ Masukkan var Hb ke dalam kolom Dependent List, Var ASI ke dalam kolom Factor
List
■ Plot
■ Beri tanda (v) pada “Normality plots with tests”
■ Continue
■ OK
LANGKAH SPSS (2)

■ Analyze
■ Compare Means
■ Independent Sampel T-Test
■ Masukkan Hb ke dalam kolom “Test Variabel”, ASI ke dalam “Grouping Variabel”
■ Define Groups
■ Continue
■ OK
UJI T BERPASANGAN
UJI T BERPASANGAN

■ Uji T berpsangan biasanya dilakukan ketika menguji antara dua pengamatan pada
situasi sebelum dan sesudah proses
■ Syarat uji T Berpasangan :
1. Distribusi data harus normal
2. Masalah skala pengukuran numerik
CONTOH KASUS

“Apakah ada perbedaan pengukuran kadar


Hb ibu menyusui sebelum dan sesudah
minum tablet Fe”
LANGKAH SPSS (1)

■ Analyze
■ Descriptive Statistic
■ Explore
■ Masukkan Hb1 dan Hb2 ke dalam kolom “Dependent List”
■ Plot
■ Beri tanda (v) pada “Normality plot with test”
■ Continue
■ OK
LANGKAH SPSS (2)

■ Analyze
■ Compare Means
■ Paired Sampel T-Test
■ Pada paired variabel
- Masukkan Hb-1 ke dalam kolom variabel 1
- Masukkan Hb-2 ke dalam kolom variabel 2
■ Option
■ Confidence Interval (CI) 95%
■ Continue
■ OK
UJI MANN-WHITNEY
UJI MANN-WHITNEY

■ Uji Mann-Whitney merupakan alternatif dari uji t tidak berpasangan, jika syarat uji t
tidak berpasangan tidak terpenuhi dimana distribusi data tidak normal
■ Syarat uji Mann-Whitney :
1. Distribusi data tidak normal
2. Masalah skala pengukuran numerik
3. Uji alternatif dari uji t tidak berpasangan
CONTOH KASUS

“Apakah ada perbedaan BB ibu hamil


antara yang bekerja dan tidak bekerja”
LANGKAH SPSS (1)

■ Analyze
■ Nonparametric Test
■ Legacy Dialogs
■ 2 Independent Sampel
■ Masukkan variabel BB Ibu ke dalam kolom Test Variabel list, sedangkan variabel
Pekerjaan ke dalam kolom Grouping Variabel
■ Test type beri tanda (v) pada Mann-Whitney
■ Define Group
■ Continue
■ OK
UJI WILCOXON
UJI WILCOXON

■ Uji ini merupakan uji alternatif dari uji t berpasangan (Paired t test)
■ Syarat Uji Wilcoxon :
1. Distribusi data tidak norma
2. Masalah skala pengukuran numerik
3. Uji alternatif dari uji T Berpasangan
CONTOH KASUS

“Apakah ada perbedaan pengetahuan


remaja tentang PHBS sebelum dan
sesudah penyuluhan”
LANGKAH SPSS (1)

■ Analyze
■ Nonparametric Test
■ Legacy Dialogs
■ 2 Related Sampel
■ Masukkan variabel
- Pengetahuan Pre ke dalam kolom Test pairs variabel 1
- Pengetahuan Post ke dalam kolom Test pairs variabel 2
■ Test type beri tanda (v) pada Wilcoxon
■ OK
TERIMA KASIH