Anda di halaman 1dari 8

Epidemiologi desktiptif

Kelompok 6
rancangan penelitian epidemiologi
deskritif merupakan rancangan yang paling
sederhana berupa sampling survey dan non
eksperimental.
Tujuan penggunaan epidemiologi dalam bidang
kesehatan, digunakan untuk mempelajari
perkembanga kesehatan populasi mendiagnosa
kesehatan populasi, mempelajari implementasi
pelayanan kesehatan, mengistemasi resiko
individual, mempelajari perjalanan alamiah penyakit
dan gambaran klinis penyakit, melakukan surveilans
penyakit, mengidentifikasi penyebab dan sumber
penularan penyakit, mencari terapi dan factor
prognostic, serta memberi bukti untuk pengambilan
kebijakan.
Berdasarkan pengertian tujuan epidemiologi
tersebut diatas, maka ditarik pengertian bahwa
epidemiologi deskriptif merupakan suatu studi
mengenai jumlah dan distribusi hubungannya dengan
orang terkena, tempat dan waktu kejadian. Atau
penelitian epidemiologi deskriptif adalah suatu
penelitian yang hanya menggunakan satu kelompok
studi, mengukur insidens atau prevelensi,
menggambarakan distribusi penyakit menurut variable
tempat, orang dan waktu, tidak ada kesimpulan tentang
hubungan antara exposure dan outcome, informasi yang
diperoleh dapat mengarahkan suatu exposure dengan
outcome tertentu, penyajian dilakukan dengan spesifik,
spontan dsb.
PENGUKURAN DALAM EPIDEMIOLOGI
DESKRIPTIF

Pada penelitian epidemiologi deskriptif alat yang dipakai untuk


mengukur frekuensi kejadian penyakit menggunakan:
Rate : perbandingan suatu perstiwa dibagi dengan jumlah
penduduk yang mungkin terkena peristiwa yang dimaksud.
Contoh : Insidence Rate
Ratio : perbandingan suatu peristiwa dengan peristiwa lainnya
yang tidak berhubungan.
Contoh : ratio pria dan wanita adalah 1 : 3
Proposi : adalah pembilang menjadi bagian penyebut dan
umumnya dinyatakan dalam persen.
Contoh presentase penderita kanker di RS
Penelitian epidemiologi deskriptif selain
mengukur frekuensi penyakit juga
menggambarkan tentang variable orang,
waktu dan tempat untuk mendeskripsikan
subyek studi.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

1. Keuntungan
Penelitian epidemiologi deskriptif mempunyai beberapa
keuntungan sebagai berikut:
 Mudah dilakukan

 Tidak membutuhkan kelompok control sebagai pembandingan

 Diperoleh banyak informasi penting yang dapat digunakan


untuk perencanaan program pelayanan kesehatan pada
masyarakat, memberi informasi kepada masyarakat tenatng
kesehatan, mengadakan perbandingan status kesehatan, dapat
digunakan sebagai penelitian pendahuluan untuk epid analitik
dan eksperimental.
 Diketahui apakah temuan epid dekriptif tersebut membutuhkan
penelitin lanjutan atau tidak.
1. Kerugian
 Pengamatan pada subjek studi hanya
dilakukan satu kali yang dapat diibaratkan
sebagai potret hingga tidak dapat diketahui
perubahan-perubahan yang terjadi dengan
berjalannya waktu.
 Kelemahan lain adalah bila ditemukan
penderita penyakit, kita tidak dapat
menentukan sebab akibat.