Anda di halaman 1dari 4

Pendahuluan

 Pada masa lalu, masyarakat lebih peduli pada sifat moral guru daripada
kemampuanya mengajar dnegan efektif
 Sekarang, guru dipandang sebagai profesional dan bertanggung jawab terhadap
penggunaan metode mengajar yang palingg baik yang didasarkan pada
pengetahuan ilmiah.
 Praktek terbaik dibidang pengajaran kelas yaitu berasal dari scientific inquiry
(penelitian ilmiah) yang mengarah pada terbentuknya teori dan model-model
pengajaran
Guru yang Berhasil
 Guru efektif atau guru berhasil dalam berupaya menjalin hubungan yang tulus
dengan siswa-siswanya, mempunyai sikap positif terhadap ilmu pengetahuan,
menguasai sejumlah ketrampilan mengajar, dan merupakan pemeca masalah yang
relektif
 Sifat –sifat menjadi guru yang berhasil
1. Mengembangkan hubungan kemanusiaan yang tulus
2. Sikap positif terhadap ilmu pengetahuan
3. Sejumlah ketrampilan mengajar
4. Berfikir reflektif dan mampu memecahkan masalah
 Berfikir reflektif, berfikir berdasarkan pengalaman, persepsi, ide dan sebagainya
dengan maksud untuk menemukan hubungan-hubungan baru, atau menarik
kesimpulan sebagai pedoman untuk tindakan di hari yang akan datang
 Ciri-ciri guru yang berhasil
1. Hubungan manusiawi yang tulus
2. Menguasai dasar pengetahuan
3. Menguasai sekumpulan praktek pengajaran yang efektif
4. Praktisi pembelajaran yang reflektif
Model Pengajaran
 Model pengajaran, model pengajaran menunjukan suatu pendekatan pembelajaran
tertentu yang meliputi tujuanya, sintaxnya, lingkunganya, dan sistem
pengolahanya.
 Pertama, istilah model mempunyai makna yang lebih luas daripada strategi,
motode, atau prosedur.
 Problem-based model of instruction (model pembelajaran berdasarkan masalah)
meliputi kelompok-kelompok kecil siswa bekerjasala memecahkan suatu masalah
yang telah disepakati bersama, model pembelajaran ini dilandasi oleh teori belajar
konstruktivisme.
 Ciri-ciri model pengajaran
1. Alasan teoritis yang masuk akal
2. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
3. Perilaku guru dan siswa yang di kehendaki
4. Struktur kelas yang dikehendaki
 Kedua, model dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi yang penting.
 Pengajaran langsung (Direct intruction) merupakan suatu metode yang baik untuk
membantu siswa mempelajari pengetahuan dasar.
 Sintaks suatau model ialah urutan langkah-langkah yang pada umumnya di ikuti
oleh suatu kegiatan belajar mengajar
 Setiap model mengajar memerlukan sistem pengolahan dan lingkungan belajar
yang sedikit berbeda, agar dapat memenuhi tujuan dan situasi pengajaran yang
beraneka ragam pada saat ini, guru perlu menguasai sejumlah model pengajaran.
 Setiap model memerlukan sistem pengolahan dan lingkungan belajar yang sedikit
berbeda
Contoh Berfikir Reflektif
 Mata pelajaran IPA materi konsep listrik statis merupakan mata pelajaran yang
memberikan bekal kepada siswa tentang teknik dan strategi analisis matematika
terkait penyelesaian permasalahan dalam konteks Fisika. Kajian dasar-dasar teknik
analisis matematika yang dibahas dalam mata pelajaran ini pada proses
pembelajaran yaitu dengan diperkenalkan dan dilatihkan teknik dan strategi
penyelesaiannya.
 Berdasarkan usulan Dewey terkait metode reflektif dalam memecahkan masalah
terdapat lima langkah strategis yang dapat diaplikasikan, yaitu:
1. Mengenali dan mengidentifikasikan masalah
2. Membatasi dan merumuskan masalah
3. Mengajukan alternatif solusi pemecahan masalah
4. Mengembangkan ide dari alternatif terpilih
5. Menguji solusi pemecahan masalah dan menggunakannya sebagai bahan
pertimbangan membuat kesimpulan.