Anda di halaman 1dari 17

Limited ROM e.

c post ORIF
e.c fraktur femur 1/3 distal
sinistra 10 minggu
Roni Linson Girsang, S.Ked
Pembimbing dr. Juli Hartati Sp,KFR
Identitas Os
NAMA
01 An. A

UMUR
02 14 tahun

PEKERJAAN
03 pelajar

ALAMAT
04 Mayang
Keluhan utama: lutut kiri tidak bisa digerakkan maksimal
Anamnesa
 ± 10 minggu yang lalu os, mengalami kecelakaan lalu lintas, os
mengedarai sepeda motor dengan kecepata 60 km/jam, os
menabrak sisi kiri mobil yang melaju di didepannya, saat
tabarakan os tejatuh ke arah kiri dan badan motor menimpa kaki
kiri, kaki kiri tidak dapat digerakkan. Penurunan kesadaran (-),
mual (-), muntah (-). Os dibawa ke rumah sakit siloam.
Berdasarkan hasil rontgen tulang paha kiri bagian bawah patah
dan harus dioperasi ORIF. Os dioperasi ORIF di RS Siloam.
 ± 2 minggu yang lalu lutut kanan belum bisa digerakkan maksimal,
nyeri (+), os dirujuk oleh dokter ortopedi ke rehabilitasi medis untuk
mengembalikan fungsimobilitasnya
PEMERIKSAAN FISIK

110/70 BB: 65 TB: 170


80x/menit 20x/menit 36,8 O C
mmHG IMT: 22,5

Kesadaran : Compos Mentis, GCS : 15


Status lokalisata
Regio femoris sinistra
 Look : bengkak (+), hiperemis (+),tampak luka
bekas operasi sepanjang 20 cm
 Feel : suhu raba hangat, nyeri tekan (+)
 Move : nyeri gerak aktif (+), nyeri gerak pasif (+),
ROM terbatas karena nyeri
Kekutan otot
5 5

5 3
Status lokalisata

Panjang tungkai
True length : 90 / 90
Apparent legth : 95 / 95

Diameter pattela : 37/ 39


Kanan kiri

Gerakan N N

Kekuatan otot 5 3

Tonus otot N ↓

Refleks fisiologis ++ ++

Refleks patologis - -
Lingkup gerak sendi
Dextra Sinistra
HIP
• Ektension-Flexion 20°-0°-120° 20°-0°-90°
• Abduction-Adduction 40°-0°-30° 30°-0°-10°

KNEE
• Ektension-Flexion 0°-0°-135° 0°-0°-100°
ANKLE AND FOOT
• Plantar Flexion- Dorso 50°-0°-20° 50°-0°-20°
Flexion
• Inversi- Eversion 35°-0°-25° 35°-0°-25°
Diagnosa kerja

Limited ROM e.c post ORIF e.c fraktur femur


1/3 distal sinistra 10 minggu
Permasalahan

Hendaya
 Kaku
 bengkak
 Nyeri
 Keterbatasan ROM
Disabilitas
 Mobilisasi (sulit berjalan)
 Aktivitas berkurang ( tidak dapat mengikuti pelajaran di
sekolah)
Prognosis

 Quo ad vitam : bonam


 Quo ad functionam : dubia ad bonam
 Quo ad sanationam : bonam
Target

 Kaku, bengkak dan nyeri hilang


 ROM tungkai kiri maksimal
 Dapat kembali ke tingkat fungsional sebelum terjadi
fraktur
 Memperbaiki kekuatan otot
Program

 TENS
 Infra red
 Pemijatan tungkai dari ujung ke arah atas dengan minyak
zaitun sebanyak 2 kali sehari pagi dan malam
 Latihan berdiri dengan tumpuan kaki sakit 30- 50 % berat
badan
 Latihan penguatan otot dengan menggerakkan tungkai
sebanyak 8 kali tiap 3 jam sekali
 Latihan menggerakkan sendi panggul, lutut, pergerakan kaki,
jari-jari sebanyak 8 kali tiap 3 jam sekali
Edukasi

Berhati-hati dalam aktivitas


Diet tinggi protein dan kalsium
Rehabilitasi

Tujuan terapi pada fraktur adalah kesembuhan


fraktur dengan pulihnya fungsi mekanikal tulang
yaitu kemampuan weight bearing dan
pergerakan sendi yang normal serta
kembalinya aktivitas fungsional.
Pada beberapa institusi, sesi terapi dimulai
pada hari pertama pasca operasi dan
mengikuti protokol yang terstruktur
Evaluasi mencakup diagnosis, prosedur yang
dilakukan dan status weight bearing.
…THANK YOU…