Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN HASIL WAWANCARA DENGAN

KELOMPOK KHUSUS NARAPIDANA Tn.


AS DENGAN KASUS PELECEHAN
SEKSUAL DI LAPAS KELAS IIB CIANJUR

DI SUSUN OLEH : PIAN SAORI


IDENTITAS NAPI

• NAMA : Tn. AS
• USIA : 58 Tahun
• ASAL PEKERJAAN : Operator Alat Berat di tambang Batubara
Sumatera
• ALAMAT : Jln. KH. Saleh no 56 Pabuaran Cianjur
• KASUS : Pelecehan Seksual
• Vonis : 12 tahun
TINJAUAN TEORI

• NARAPIDANA : ADALAH TERPIDANA YANG MENJALANI PIDANA DI LAPAS


• PELECEHAN SEKSUAL ADALAH PERILAKU PENDEKATAN PENDEKATAN YANG
TERKAIT DENGAN SEKS YANG TIDAK DIINGINKAN TERMASUK PERMINTAAN
UNTUK MELAKUKAN SEKS
• KONDISI PSIKOLOGIS NAPI : CEMAS, GELISAH, TIDAK PUAS, MUDAH
MARAH, MUDAH TERSINGGUNG, PEMURUNG DAN MENUTUP DIRI
PEMBAHASAN

• MASA HUKUMAN YANG LAMA DI LAPAS MENEYEBABKAN RUANG GERAK NAPI DIBATASI
DAN TERISOLASI DARI MASYARAKAT SHG MENYEBABKAN NAPI STRES YG BERUPA CEMAS,
GELISAH, TIDAK PUAS, MUDAH TERSINGGUNG, MENUTUP DIRI, PEMURUNG,
• DARI HASIL WAWANCARA DIDAPATKAN DATA BAHWA Tn. AS MENDAPATKAN VONIS YANG
LAMA MENYEBABKAN TIMBULNYA STRES, SEHINGGA DENGAN DEMIKIAN BAHWA ADA
HUBUNGAN ANTARA MASA HUKUMAN DENGAN STRES PADA NARAPIDANA
• TETAPI Tn. AS MENERIMA DIRINYA SEBAGAI NAPI, KOMUNIKASI BAIK DENGAN PETUGAS,
KELUARGA DAN TEMAN SELAPAS TIDAK PERNAH ADA MASALAH DAN DIA TIDAK MERASA
KESEPIAN KARENA KELUARGANYA SELALU MENGUNJUNGINYA SEMINGGU SEKALI DAN
BILA CEMAS DATANG DIA SELALU MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH
• SEHINGGA TINGKAT KESTRESAN PADA NAPI BISA DITANGANI DENGAN CARA MEMBERIKAN
KEBEBASAN BERKOMUNIKASI DENGAN KELUARGANYA DENGAN CARA DITENGOK OLEH
KELUARGANYA, JUGA DITITKBERATKAN KEPADA TERAPI RELIGIUS, YAITU NARAPIDANA
DIDEKATKAN KEPADA AGAMA