Anda di halaman 1dari 10

COFFERDAM

RIANA
CAHYANTI
NIM.
H2A13004
Definisi Cofferdam

 Cofferdam atau ruang pemisah adalah jenis konstruksi kedap air yang
dirancang untuk memfasilitasi proyek konstruksi di daerah yang biasanya
terendam, seperti jembatan dan dermaga.
 Cofferdam dipasang disekeliling area kerja dan air dipompa keluar sehingga
para pekerja dapat membangun konstruksi lain di area yang kering tersebut.
 Cofferdam merupakan struktur yang bersifat sementara.
 Cofferdam digunakan pada kasus dimana area rencana dari pondasi sangat
luas, kedalaman air yang tidak terlalu dalam dan tanahnya lunak, sehingga dapat
dengan mudah memasukkan sheet piles
Fungsi Cofferdam

 Dalam pembuatan struktur pilar jembatan pada area yang tertutup air, misalnya
disungai, maka area tersebut perlu dibuat cofferdam disekelilingnya. Cofferdam
juga berfungsi untuk melindungi area kerja terhadap besarnya air yang masuk.

 Cofferdam juga berfungsi sebagai pemisah tangki pada kapal. Cofferdam disini
gunanya untuk memisahkan tangki yang satu dengan yang lain pada double
bottom misalnya antara tangki air tawar dan dengan tangki bahan bakar. Hal ini
dimaksudkan sebagai pengaman jika salah satu dari dinding tangki bocor, maka
cairan yang ada pada salah satu tangki tidak mudah merembes masuk kedalam
tangki lainnya.
Tipe Cofferdam

Beberapa tipe Cofferdam


1. Braced
2. Earth type
3. Timber crib
4. Double walled sheet pile
5. cellular
Tipe Cofferdam
 Braced:
Dibentuk dari dinding tunggal sheet pile yang ditanam kedalam tanah
membentuk suatu kotak disekeliling area penggalian. Biasa digunakan untuk luas
area kecil. Bisa dari bahan kayu atau baja tergantung kedalaman, untuk kayu
kedalamanny mencapai 10 m sedangkan baja 25 m.

 Earth type:
Merupakan tipe paling sederhana dari cofferdam. Terdiri dari suatu tumpukan
tanah/batu/kantung pasir dengan menempatkan batuan-batuan disisi luarnya
atau sheet pile vertikal yang ditanam mengelilingi area penggalian.
Tipe Cofferdam
 Timber Crib:
terbuat dari bahan kayu yang dibangun diatas tanah hingga sebagiannya muncul
dipermukaan air sungai.

 Double walled sheet pile:


Merupakan cofferdam berdinding ganda yang terdiri atas dua baris paralel
sheet pile yang ditanam kedalam tanah dan disambung oleh ikatan balok pada
beberapa level. Biasanya digunakan untuk area yang lebih luas.
Tipe Cofferdam
 Cellular:
Cofferdam dengan tipe cellular hanya digunakan pada kondisi khusus. Dalam
kasus ini, ketahanan cofferdam haruslah stabil terhadap tekanan lateral.
Digunakan untuk area yang lebih luas. Material menggunakan bahan baja.
Material Cofferdam

Material cofferdam bisa berupa


1. Tanah
2. Kayu
3. Baja
4. Beton
Faktor-faktor yang mempengaruhi desain dari
suatu cofferdam
Tekanan hidrostatik
Dimensi area
Kondisi sub soil
Fluktuasi permukaan air diluar
Kemungkinan terjadinya erosi
Keuntungan pembuatan cofferdam

Keamanan konstruksi didalam cofferdam lebih terjamin


Memudahkan untuk melakukan pekerjaan struktur didalamnya
Material dapat digunakan kembali