Anda di halaman 1dari 10

PERBEDAAN PARTISI DAN ADSORPSI

• PARTISI : Molekul-molekul terlarut


berinteraksi antara 2 fase cair
yang tidak dapat bercampur,
sesuai dengan kelarutan
relatifnya.
• ADSORPSI : Interaksi antara molekul-molekul
terlarut dan bagian aktif tertentu
pada fase gerak
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)

• KROMATOGRAFI KOLOM UNTUK


MEMISAHKAN CUPLIKAN/EKSTRAK BAHAN
ALAM DALAM JUMLAH BESAR
(KUANTITATIF)

• PRINSIP PEMISAHAN ADSORPSI DAN


PARTISI, SELANJUTNYA FRAKSINASI
KOMPONEN KIMIA SECARA SELEKTIF
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)

Teknik memasukkan adsorben ke dalam kolom :


a.Cara kering
Silika gel yang telah ditimbang dengan
perbandingan 30 mg/g (1:30), 10 mg/g (1:10), 1
g/lOg (1:10). Cara ini dilakukan oleh Kirain
(1980) dan Wilson. Dalam penelitian diberi
keleluasaan untuk melakukan modifikasi.
Setelah silika gel ditimbang, dimasukkan ke
dalam kolom kromatografi yang telah diisi
eluen, dihomogenkan, keran dibuka dan
dijalankan hingga adsorben padat.
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)

b.Cara basah
Silika gel yang telah ditimbang dimasukkan ke
dalam erlenmeyer yang berisi eluen, diaduk
hingga homogen. Masukkan ke dalam kolom
yang berisi eluen, keran dibuka dan dijalankan
hingga semua silika gel masuk. Keuntungan
cara basah adalah silika gel cepat merapat
memadat. eluen.
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)
Teknik memasukkan sampel/cuplikan :
Eluen yang berlebih diatas silika gel dalam kolom
diturunkan dahulu sehingga permukaannya rata
dengan adsorben.
Ambil sampel mis. satu gram, dimasukkan dalam
erlenmeyer, buat suspensi dengan eluen, pipet
dengan pipet khusus ke dalam permukaan
adsorben dlm.kolom, kemudian kran dibuka.
Tambahkan eluen dengan pipet, eluen diturunkan
lagi (kran dibuka), dilakukan hingga 3 kali,
kemudian ditambahkan eluen.
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)
Jika sampel tidak dapat dibuat suspensi, misalnya
ekstrak n-Butanol dengan perbandingan CHCl3 -
MeOH – H2O (15:6:1) maka dilakukan teknik
khusus :

• Ekstrak dilarutkan dalam metanol di dalam labu


alas bulat, jika kurang larut,
dipanaskan dengan waterbath.

• Tambahkan silika gel secukupnya (1 g : 3-4 g)


• Diuapkan di evaporator hingga kering sampai
senyawa dan silika gel bercampur
dengan baik.

• Sampel dimasukkan ke dalam kolom yang telah


diberi kertas saring yang
digunting bulat.

• Eluen dimasukkan 3 kali sedikit-sedikit sambil


keran dibuka.
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)
1. Suction Column = Vacum Liquid
Chromatography
Prinsip : Adsopsi dan partisi

Suction Column memisahkan komponen-


komponen kimia dengan cepat,
mempunyai kelebihan karena dalam
waktu 20-30 menit dapat terjadi
pemisahan.
KROMATOGRAFI KOLOM
(Open Column Chromatography)
2. Flash Column
Flash Column untuk memisahkan dua noda, mirip
dengan kolom biasa, hanya dipercepat dengan
tekanan.
Flash Column dapat juga digunakan untuk
pemisahan komponen kimia Biota laut secara
cepat, sering juga disebut Rapid Sigel Column
Chromatography, adsorbent yang digunakan
berdiameter lebih kecil dibanding pada adsorbent
pada kromatografi kolom biasa.