Anda di halaman 1dari 17

Dynamics of Machinery

Mechanical Engineering Department


Andalas University
Mekanika Teknik

Mempelajari gerak
Dinamika dan gaya-gaya
penyebab gerak.
Kinematika
Hanya mempelajari tentang gerak.

Kinetika Statika
Gaya sebagai fungsi Gaya konstan, F = C
waktu, F = f(t)
Introduction for Dynamics

The first constribution for dynamics:


Galileo (1564-1642)
Galileo experiments on uniformly accelerated body led
Newton to formulate fundamentals of laws of motion

Dynamics:
A.Dynamics of particles
(analisis of the body without consideration of size)
B. Dynamics of Rigid Bodies
(when the rotation on the body is not negligible)
Foundation of dynamics is Newton Laws
1. The existence of inertial frame (fixed or moves
uniformly along a line)
2. An inertial frame (  F  ma )
3. Action and reaktion of force are equal and act in
opposite direction
Two approaches :
1. Newton-Euler approach (vector) through reaction force
2. Lagrange-Hamilton approach (scalar) to produce equation of
motion
Kinetics of Particles
The second Newtons Law :
(Acceleration is linear to resultant of force acting on the body)

The acceleration occurs in the body when magnitude or


direction of velocity is changed

v
 F  ma a  lim t 0
t

T  Iα
Kinematik Partikel

Gerakan Partikel:
Constraint ( guide for sliding)
Unconstraint (no guide for sliding
v2 Rectilinear motion

y y

v1 Q2
P2 v
v2 Q1
P1
v1
x x
O O

v
y

a a  lim t 0
Q1
t
v1
x dv
O a
dt
Translational Rotational Rigid Body

d
v
dr
 ω r ω
dt dt
dω d 2
α  2
a  α  r  ω  (ω  r ) dt dt
Equation of Motion for a Rigid Body
a
F4 F1
α

F3
G
 F  ma
 Iα

 ma
F2 T  Iα
Karakteristis percepatan

1. Percepatan konstant
v t

a C  dv  a  dt
v0 0

2. Percepatan fungsi waktu


a  f (t ) v t

 v dv  a ds s t t

v t
v0
t
0
 ds  v dt  s  s   vdt
0

 dv   f (t )  v0   f (t )dt
v0 0 0
s0 0 0

3. Percepatan fungsi kecepatan


a  f (v )
dv
t   dt   dv
f (v) v f (v )
  ds
Contoh-contoh kasus analisis kecepatan dan
percepatan partikel

s  2t  24t  6
3

Sebuah partikel bergerak dengan lintasan


Dimana jarak dinyatakan dengan m dan waktu dinyatakan
dengan detik.
Hitunglah:
(a)Waktu yang dibutuhkan oleh partikel tersebut untuk
memperoleh kecepatan 72 m/s
(b)Percepatan partikel ketika kecepatannya 30 m/s
(c)Perpindahan antara 1 detik dengan 4 detik
Contoh-contoh kasus analisis kecepatan
dan percepatan partikel

Sebuah partikel bergerak sepanjang sumbu-x dengan


kecepatan 50 m/dt pada saat kondisi awal. Untuk 4 detik
pertama partikel mengalami percepatan nol setelah itu
pertikel mengalami percepatan -10 m/dt2. Hitunglah
kecepatan dan posisi partikel saat t = 8 dt dan 12 dt.
Persamaan Keseimbangan Rectiliner
motion

F x  max

F y  may

F z  maz
Contoh Kasus Analisis Rectiliner
Motion
Seseorang berada dalam lift, dimana
selama 3 dt pertama dari kondisi awal
tarikan pada kabel yang menarik lift
adalah 8300 N. Hitung Reaksi dari
tumpuan lift terhadap kaki orang
tersebut selama pergerakan lift tersebut
dan hitung juga kecepatan lift saat 3
detik tersebut.
Persamaan Keseimbangan Curvlinear
Rectangular coordinate
motion

F x  max Fy  may

Normal dan Tangential


Coordinates

F n  man  F  ma
t t

Polar coordinates

F r  mar  F  ma
Contoh Kasus Curve Linear Motion

Hitunglah kecepatan maksimum


sebuak balok yang meluncur pada
sebuah kurva dengan jari-jari
kelengkung sebesar r dan kehilangan
kontak dengan permukaan kurva.
Diskusi