Anda di halaman 1dari 20

REFRESHING KADER KESEHATAN

SOSIALISASI SMD
UPT PUSKESMAS SAMBIT 2017
PROGRAM PROMKES
KAMIS, 23 MARET 2017
PERILAKU HIDUP
BERSIH DAN SEHAT

PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan


atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran,
yang menjadikan seseorang, keluarga, atau
masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri)
di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam
mewujudkan kesehatan masyarakat
INDIKATOR PHBS DI RUMAH TANGGA
10 INDIKATOR PHBS
RT
1. PERTOLONGAN PERSALINAN
OLEH NAKES
2. ASI EKSKLUSIF
3. MENIMBANG BAYI DAN BALITA
4. KETERSEDIAAN AIR BERSIH
5. CUCI TANGAN PAKAI SABUN
6. PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT
7. PEMBERANTASAN JENTIK
8. MAKAN BUAH DAN SAYUR
TIAP HARI
9. AKTIVITAS FISIK SETIAP
HARI
10.TIDAK MEROKOK DI DALAM
RUMAH
 UNTUK MENCAPAI
TARGET RUMAH
TANGGA BER PHBS
PERLU DILAKUKAN
PEMBINAAN PHBS
RUMAH TANGGA

 PEMBINAAN PHBS RT
DI DESA SIAGA AKTIF
MINIMAL 20 % R T
PERAN DESA/KELURAHAN DALAM
PENINGKATAN CAKUPAN PEMBINAAN PHBS

• PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN


DATA PHBS RUMAH TANGGA

• MELAKUKAN KUNJUNGAN RUMAH,


PENYULUHAN KELOMPOK KEPADA
MASYARAKAT DALAM RANGKA
PEMBINAAN PHBS RUMAH TANGGA

Bentuk pembinaan/penyuluhan :
kunjungan rumah pada saat survey PHBS ,
saat penyuluhan kelompok, dll
PENGERTIAN DESA SIAGA
Desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya
dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan
mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan
kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri.
TUJUAN DESA SIAGA
 TUJUAN UMUM
Terwujudnya masyarakat desa yang sehat, serta
peduli dan tanggap terhadap permasalahan
kesehatan di wilayahnya.
 TUJUAN KHUSUS
- Meningkatnya pengetahuan & kesadaran
masyarakat tentang pentingnya kesehatan
- Meningkatnya kewaspadaan & kesiapsiagaan
masyarakat desa terhadap risiko & bahaya yang
dapat menimbulkan gangguan kesehatan (bencana,
wabah, kegawatdaruratan dsb)
Lanjutan
 Meningkatnya keluarga yang sadar gizi & melaksanakan
perilaku hidup bersih dan sehat
 Meningkatnya kesehatan lingkungan di desa
 Meningkatnya kemampuan dan kemauan masyarakat
desa untuk menolong diri sendiri di bidang kesehatan
DESA SIAGA AKTIF
PENDUDUKNYA :
1. MUDAH MENDAPATKAN
PELAYANAN KESEHATAN DASAR
MLL POSKESDES, PUSTU, PUSKESMAS &
UKBM LAINNYA
2. MENGEMBANGKAN UKBM &
MELAKSANAKAN SURVAILANS BERBASIS MASY.,
KEDARURATAN KES. & PENANGGUL. BENCANA SERTA
PENYEHATAN LINGKUNGAN
SHG MASY. MENERAPKAN PHBS
KRITERIA PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI

Forum Masyarakat Ada, tetapi Berjalan, tetapi


Desa/Kelurahan belum jalan belum rutin Berjalan setiap tri- Berjalan setiap Bulan
setiap tri-wulan wulan,
KADER KESEHATAN Sudah ada min. 2 orang Sudah ada 3-5 orang Sudah ada 6-8 orang Sudah ada 9 orang
atau lebih
Kemudahan Akses Ya Ya Ya Ya
Pelayanan Kesehatan
Posyandu & UKBM Posyandu ya, Posyandu & Posyandu & Posyandu &
Aktif UKBM lainnya tidak 2 UKBM lainnya aktif 3 UKBM lainnya aktif 4 UKBM lainnya aktif
aktif

Dalam
Dukungan dana untukbentukSudah
matriks, pentahapan
ada dari Sudahperkembangan
ada dari Desa/Kelurahan
Sudah ada dari Siaga
Sudah ada dari
kegiatan kesehatan di pemerintah desa dan
desa dan kelurahan
Aktif tersebutpemerintah
kelurahan serta belum
di atasdesa
dapatdan
kelurahan serta satu
pemerintah desa dan
digambarkan sebagaipemerintah
kelurahan serta dua
berikutdesa dan
kelurahan serta dua
ada sumber lainnya sumber lainnya baik sumber lainnya yaitu sumber lainnya yaitu
masyarakat ataupun masyarakat dan dunia masyarakat dan dunia
dunia usaha usaha usaha

Peran Masyarakat dan Ada peran aktif Ada peran aktif Ada peran aktif Ada peran aktif
Organisasi masyarakat namun masyarakat yang masyarakat yang masyarakat yang
Kemasyarakatan tidak ada peran aktif didukung peran aktif didukung peran aktif didukung peran aktif
ormas satu ormas dua ormas lebih dari dua ormas

Peraturan Kepala Desa Belum ada Ada, belum Ada, sudah Ada, sudah
atau peraturan direalisasikan direalisasikan direalisasikan
Bupati/walikota
Pembinaan PHBS Pembinaan PHBS Pembinaan PHBS Pembinaan PHBS Pembinaan PHBS
Rumah Tangga Kurang dari 20% rumah minimal 20% rumah minimal 40% rumah minimal 70% rumah
tangga yang ada tangga yang ada tangga yang ada tangga yang ada
Untuk mengaktifkan Forum Masyarakat
Desa yang sudah ada diperlukan
adanya :
1. Pertemuan rutin minimal 3 bulan
sekali
2. Pembinaan dan evaluasi dari petugas
kesehatan mulai dari tingkat desa,
kecamatan maupun kab/kota yaitu :
• Dari provinsi ke kab/kota, ke
kecamatan dan ke desa /
kelurahan
• Dari kab/kota ke kecamatan dan
desa/kelurahan
• Dari Kecamatan ke desa/kelurahan
12
Untuk mengembangkan Desa Siaga Aktif perlu
mengaktifkan kader Desa Siaganya baik kuantitas
maupun kualitasnya.
 Untuk meningkatkan kuantitasnya diperlukan :
 PEMBENTUKAN KPM OLEH BAPEMAS
 Pelatihan kader Desa Siaga / Penguatan SDM
penggerak Desa Siaga

 Untuk meningkatkan kualitasnya diperlukan :


• Refresing kader Desa Siaga
• Temu Kader Desa Siaga
• Jambore Kader Desa Siaga
3. YANKESDAS &
KEDARURATAN KESEHATAN
UTK MENINGKATKAN AKSES
YANKESDAS, SELAIN PROMOSI
JG PENINGKATAN MUTU
YANKESDAS :
• PENINGKATAN POLINDES
MENJADI PONKESDES
• PENINGKATAN PUSTU
MENJADI PUSTU GADARSI
( GAWAT DARURAT &
OBSERVASI )
• PENINGKATAN PUSKESMAS
MENJADI
- PUSKESMAS PLUS 10
- PUSKESMAS RAWAT 10
INAP
A. POSKESDES

Untuk meningkatkan kualitas Poskesdes


menjadi Poskesdes aktif di Desa Siaga Aktif
dengan strata Madya maka perlu :
• Adanya Evaluasi Poskesdes melalui Telaah
Tingkat Perkembangan Poskesdes yang
dievaluasi setiap tahun melalui laporan Profil
Promkes & Pemberdayaan Masyarakat
• Pembinaan dari Provinsi s/d Kecamatan ke
desa/kelurahan
• Adanya tenaga pembina Desa Siaga Aktif di
desa/kelurahan (KPM Atau Pendamping Desi )
2. POSYANDU
Untuk meningkatkan kualitas Posyandu menjadi Posyandu aktif di Desa Siaga
Aktif adalah minimal 75 % posyandunya ber strata Madya.

Dalam mengembangkan Posyandu di utamakan pada


peningkatan kualitas Posyandu dan kualitas Kader Posyandu.
 Meningkatkan kualitas Posyandu
Pengukuran kualitas Posyandu didasarkan atas penilaian
tingkat perkembangan Posyandu ( Pratama,
Madya, Purnama & Mandiri ) yang dinilai / dievaluasi tiap
satu tahun sekali
 Meningkatnya kualitas kader Posyandu/ kinerja kader
Posyandu dengan meningkatkan pengetahuan,
ketrampilan dan kemitraan kader .
Contoh kegiatan :
•Jambore kader * Magang kader
•Temu Kader * Citra diri kader
•Refresing kader
Untuk meningkatkan cakupan & kualitas Poskestren menjadi aktif
( 75 % Madya di Desa Siaga Aktif ), perlu melakukan berbagai
kegiatan seperti :
 Sosialisasi program Poskestren baik Lintas Program dan Lintas
Sektor
 Pertemuan koordinasi dengan Lintas Sektor Kab/Kota dalam
pengembangan Poskestren
 Pelatihan Santri Husada/Kader Poskestren
 Pembentukan dan pembinaan Poskestren,
 Pemberian stimulan Poskestren sebagai awal pembentukan
Poskestren.
 Pembinaan dan monitoring kegiatan Poskestren
6. PERAN SERTA MASYARAKAT DAN
ORGANISASI KEMASYARAKATAN

Untuk meningkatkan peran Ormas &


LSM, diperlukan kegiatan :
• Sosialisasi Desa Siaga Aktif bagi
anggota Ormas & LSM
• Membuat jejaring kemitraan melalui
kerjasama dalam mengembangkan
Desa Siaga aktif
• Dikutsertakan dalam pertemuan
forum desa siaga
7. Adanya
Peraturan Kepala
Desa atau
peraturan Bupati /
Walikota
Sosialisasi Desi Aktif
bagi Aparat di
Kab/Kota dan
Desa/Kel
Terima kasih
Semoga bermanfaat