Anda di halaman 1dari 57

Analisis lanjut PISPK

untuk Bina Wilayah Jambi

Health Policy Unit, Setjen Kemkes


Jakarta, 8 Agustus 2018
1
Cakupan Kunjungan Keluarga
Proporsi kab/kota vs cak. kunjungan keluarga

Cakupan kunjungan keluarga Jumlah % (kum)


Cak. Kunjungan keluarga >30% 146 28,4%
Cak. Kunjungan keluarga <30% 368 71,6%
Cak. Kunjungan keluarga <10% 166 32,3%
Cak. Kunjungan keluarga <1% 33 6,4%
Belum ada data yang masuk (0%) 11 2,1%

Sumber: Aplikasi keluarga sehat, awal Agustus 2018 3


IKS (Indeks Keluarga Sehat)
dan
12 Indikator Keluarga Sehat
Binwil Balitbangkes
Indikator JAMBI LAMPUNG BABEL KALSEL GORO NAS
Ikut KB 37.2% 51.0% 40.5% 50.1% 36.9% 44.5%
Linfaskes 81.8% 86.0% 90.7% 89.1% 88.9% 86.4%
Bayi IDL 87.7% 96.1% 93.6% 88.7% 90.4% 91.7%
ASI Eksklusif 74.2% 83.4% 73.6% 76.7% 43.1% 79.4%
Balita ditimbang 75.8% 86.4% 81.9% 79.9% 80.5% 86.9%
TB Paru berobat 28.8% 21.9% 25.3% 45.8% 34.0% 34.7%
Hipertensi berobat 22.5% 25.6% 28.7% 30.8% 18.6% 23.8%
ODGJ diobati 16.4% 09.2% 17.8% 19.8% 17.1% 15.8%
Tidak merokok 44.0% 35.7% 53.5% 58.3% 47.5% 44.4%
Anggota JKN 35.4% 37.4% 48.9% 39.4% 66.0% 47.3%
Akses air bersih 88.9% 96.0% 96.4% 88.8% 94.6% 95.5%
Akses jamban 88.3% 95.5% 92.3% 87.4% 83.3% 91.0%
IKS 0.111 0.120 0.176 0.179 0.159 0.162
Studi Kasus
PISPK Provinsi Jambi
Metoda Analisis
• Data PISPK diambil dari aplikasi keluarga sehat
tertanggal 5 Agustus 2018
• Data dari program, diambil dari hasil selama tahun
2017
• Dilakukan perbandingan antara data program dan
PISPK  dianalisis lebih lanjut
• Pola kerja Puskesmas: PISPK seperti spionase
yang mencari “suspek”  informasi ini ditindak
lanjuti oleh pemegang program: kepastian dan
solusi selanjutnya
• Analisis lanjut digunakan data Provinsi Jawa Barat
Cak. kunjungan keluarga dan IKS
KAB/KOTA KELUARGA DIKUNJUNGI (%) IKS
BATANG HARI 68,086 32,651 47.96% 0.075
BUNGO 77,747 23,372 30.06% 0.145
KERINCI 61,550 1,941 3.15% 0.113
KOTA JAMBI 132,647 21,028 15.85% 0.103
KOTA SUNGAI PENUH 15,564 2,359 15.16% 0.11
MERANGIN 93,852 8,122 8.65% 0.05
MUARO JAMBI 93,897 24,026 25.59% 0.163
SAROLANGUN 68,354 9,282 13.58% 0.127
TANJUNG JABUNG BARAT 71,444 10,372 14.52% 0.107
TANJUNG JABUNG TIMUR 57,568 21,331 37.05% 0.04
TEBO 78,814 27,105 34.39% 0.054
PROVINSI JAMBI 740,709 154,484 20.86% 0.111
Kab/Kota dengan Cak. Kunkel <20%
KABUPATEN/KOTA Cak. kunke;l IKS
KERINCI 3.15% 0.113
MERANGIN 8.65% 0.050
SAROLANGUN 13.58% 0.127
TANJUNG JABUNG BARAT 14.52% 0.107
KOTA SUNGAI PENUH 15.16% 0.110
KOTA JAMBI 15.85% 0.103
JAMBI %
Kab/Kota dengan Cak. Kunkel 20%-30%
KABUPATEN/KOTA Cak. Kunkel IKS
MUARO JAMBI 25.59% 0.163
BUNGO 30.06% 0.145
JAMBI %
Kab/Kota dengan Cak. Kunkel 20%-30%

CAPAIAN KUNJUNGAN
KELUARGA PIS-PK

JUMLAH PRESENTASE
KABUPATEN/KOTA JUMLAH KELUARGA IKS
KELUARGA KELUARGA
YANG YANG
DIKUNJUNGI DIKUNJUNGI
MUARO JAMBI 93,897 24,026 25.59% 0.163
BUNGO 77,747 23,372 30.06% 0.145
Kab/Kota dengan Cak. Kunkel >30%

KABUPATEN/KOTA Cak. Kunkel IKS


KOTA SUKABUMI 81.84% 0.177
KOTA CIMAHI 65.31% 0.293
MAJALENGKA 58.72% 0.099
KOTA CIREBON 45.23% 0.345
SUKABUMI 31.12% 0.091
JAWA BARAT 15.61% 0.138
Kab/Kota dengan Cak. Kunkel >30%

CAPAIAN KUNJUNGAN
KELUARGA PIS-PK

JUMLAH PRESENTASE
KABUPATEN/KOTA JUMLAH KELUARGA IKS
KELUARGA KELUARGA
YANG YANG
DIKUNJUNGI DIKUNJUNGI

BATANG HARI 68,086 32,651 47.96% 0.075


TANJUNG JABUNG 0.04
TIMUR 57,568 21,331 37.05%
TEBO 78,814 27,105 34.39% 0.054
IKS Kab/Kota dengan Cak. Kunkel >30%
KOTA KOTA MAJA- KOTA SUKA-
SUKABUMI CIMAHI LENGKA CIREBON BUMI
ODGJ berat 15.8% 24.9% 9.1% 16.8% 6.9%
Hipertensi 27.8% 25.8% 19.4% 24.9% 24.7%
Tidak merokok 36.8% 42.9% 34.8% 52.7% 28.9%
Ikut KB 41.3% 69.8% 34.6% 59.7% 32.5%
Tuberkulosis 48.3% 51.8% 42.7% 44.4% 35.5%
Anggota JKN 53.8% 65.0% 35.7% 74.1% 39.8%
ASI eksklusif 90.3% 73.6% 86.7% 83.8% 86.2%
Linfaskes 93.8% 97.4% 92.6% 89.1% 81.6%
Pematauan pertumbuhan 95.1% 88.7% 96.3% 93.7% 89.2%
Akses jamban sehat 95.2% 98.7% 95.5% 97.3% 93.2%
Imunisasi dasar lengkap 95.9% 91.5% 97.7% 90.0% 89.2%
Akses sarana air bersih 98.1% 98.2% 98.4% 98.3% 95.2%
Indeks Keluarga Sehat 0.177 0.293 0.099 0.345 0.091
IKS Kab/Kota dengan Cak. Kunkel >30%
BATANG TANJUNG JABUNG
TEBO
HARI TIMUR
ODGJ berat 20.83% 17.09% 22.22%
Hipertensi 24.40% 33.03% 22.01%
Tidak merokok 37.88% 39.34% 41.61%
Ikut KB 48.85% 47.26% 10.73%
Tuberkulosis 32.22% 40.11% 13.33%
Anggota JKN 22.79% 27.13% 19.57%
ASI eksklusif 65.86% 67.95% 45.16%
Linfaskes 71.76% 49.49% 97.53%
Pematauan pertumbuhan 74.99% 70.31% 46.46%
Akses jamban sehat 80.28% 77.60% 87.52%
Imunisasi dasar lengkap 79.28% 71.43% 68.18%
Akses sarana air bersih 93.18% 44.06% 88.24%
Indeks Keluarga Sehat 0.075 0.04 0.054
Kota Sukabumi
Indeks Keluarga Sehat 0.177

Keluarga mempunyai akses sarana air bersih 98.1%

Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap 95.9%

Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat 95.2%

Balita mendapatkan pematauan pertumbuhan 95.1%

Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan 93.8%

Bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif 90.3%

Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan… 53.8%

Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan… 48.3%

Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB) 41.3%

Anggota keluarga tidak ada yang merokok 36.8%

Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur 27.8%

Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan… 15.8%

0.0% 20.0% 40.0% 60.0% 80.0% 100.0% 120.0%

SPM
Batanghari (IKS=0,075)
KELUARGA MEMPUNYAI AKSES ATAU MENGGUNAKAN JAMBAN SEHAT 80.28%

KELUARGA MEMPUNYAI AKSES SARANA AIR BERSIH 93.18%

KELUARGA SUDAH MENJADI ANGGOTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) 22.79%

ANGGOTA KELUARGA TIDAK ADA YANG MEROKOK 37.88%

PENDERITA GANGGUAN JIWA MENDAPATKAN PENGOBATAN DAN TIDAK


20.83%
DITELANTARKAN

PENDERITA HIPERTENSI MELAKUKAN PENGOBATAN SECARA TERATUR 24.40%

PENDERITA TUBERKULOSIS PARU MENDAPATKAN PENGOBATAN SESUAI STANDAR 32.22%

BALITA MENDAPATKAN PEMATAUAN PERTUMBUHAN 74.99%

BAYI MENDAPAT AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF 65.86%

BAYI MENDAPAT IMUNISASI DASAR LENGKAP 79.28%

IBU MELAKUKAN PERSALINAN DI FASILITAS KESEHATAN 71.76%

KELUARGA MENGIKUTI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) 48.85%

0.00% 10.00% 20.00% 30.00% 40.00% 50.00% 60.00% 70.00% 80.00% 90.00% 100.00%

SPM
Tanjung Jabung Timur (IKS=0,04)
KELUARGA MEMPUNYAI AKSES ATAU MENGGUNAKAN JAMBAN SEHAT 80.28%

KELUARGA MEMPUNYAI AKSES SARANA AIR BERSIH 93.18%

KELUARGA SUDAH MENJADI ANGGOTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) 22.79%

ANGGOTA KELUARGA TIDAK ADA YANG MEROKOK 37.88%

PENDERITA GANGGUAN JIWA MENDAPATKAN PENGOBATAN DAN TIDAK


20.83%
DITELANTARKAN

PENDERITA HIPERTENSI MELAKUKAN PENGOBATAN SECARA TERATUR 24.40%

PENDERITA TUBERKULOSIS PARU MENDAPATKAN PENGOBATAN SESUAI STANDAR 32.22%

BALITA MENDAPATKAN PEMATAUAN PERTUMBUHAN 74.99%

BAYI MENDAPAT AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF 65.86%

BAYI MENDAPAT IMUNISASI DASAR LENGKAP 79.28%

IBU MELAKUKAN PERSALINAN DI FASILITAS KESEHATAN 71.76%

KELUARGA MENGIKUTI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) 48.85%

0.00% 10.00% 20.00% 30.00% 40.00% 50.00% 60.00% 70.00% 80.00% 90.00% 100.00%

SPM
Tebo (IKS=0,054)
KELUARGA MEMPUNYAI AKSES ATAU MENGGUNAKAN JAMBAN SEHAT 87.52%

KELUARGA MEMPUNYAI AKSES SARANA AIR BERSIH 88.24%

KELUARGA SUDAH MENJADI ANGGOTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) 19.57%

ANGGOTA KELUARGA TIDAK ADA YANG MEROKOK 41.61%

PENDERITA GANGGUAN JIWA MENDAPATKAN PENGOBATAN DAN TIDAK


22.22%
DITELANTARKAN

PENDERITA HIPERTENSI MELAKUKAN PENGOBATAN SECARA TERATUR 22.01%

PENDERITA TUBERKULOSIS PARU MENDAPATKAN PENGOBATAN SESUAI


13.33%
STANDAR

BALITA MENDAPATKAN PEMATAUAN PERTUMBUHAN 46.46%

BAYI MENDAPAT AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF 45.16%

BAYI MENDAPAT IMUNISASI DASAR LENGKAP 68.18%

IBU MELAKUKAN PERSALINAN DI FASILITAS KESEHATAN 97.53%

KELUARGA MENGIKUTI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) 10.73%

0.00% 20.00% 40.00% 60.00% 80.00% 100.00% 120.00%

SPM
KB
• Inikator di tingkat keluarga
• Perbedaan pencapaian Program dan PISPK tidak
begitu banyak
• Perhatian ditujukan kepada perbedaan yang besar
antara data Program dan PISPK
KB: Program vs PISPK
Peserta
Wilayah PUS CPR KB - PISPK
KB Aktif

Kota Cimahi 108,198 73,209 68% 69.76%

Kota Cirebon 56,399 24,459 43% 59.67%

Kota Sukabumi 58,282 17,077 29% 41.26%

Majalengka 214,871 210,258 98% 34.64%

Sukabumi 441,630 256,036 58% 32.48%

Jawa Barat 8,646,809 5,590,982 65% 40.54%


KB: Program vs PISPK
Peserta
Wilayah PUS CPR KB - PISPK
KB Aktif

Batang Hari 48,055 37,560 78% 48.85%


Tanjung Jabung
39,022 42,715 109% 47.26%
Timur
Tebo 61,741 43,020 70% 10.73%

Jambi 632,703 418,360 66% 37.25%


Linfaskes
• Indikator di tingkat individu, tetapi dalam satu
keluarga hamper semuanya hanya ada satu (untuk
sang ibu)
• Perbedaan pencapaian program dan PISPK relative
kecil
• Bila pencapaian sudah tinggi, tetap kerja keras
karena tahun depan subyeknya berganti dan target
harus 100% (perintah SPM Kesehatan)
• Program seharusnya Mengembangkan indikator
kualitas yankes maternal
Linfaskes: Program vs PISPK
PF Linfaskes
Wilayah Bulin
Abs % PISPK

Kota Cimahi 11264 10407 92.39 97.42%

Kota Cirebon 5629 5278 93.76 89.11%

Kota Sukabumi 6168 5954 96.53 93.77%

Majalengka 20430 18411 90.12 92.55%

Sukabumi 47968 40854 85.17 81.62%

Jawa Barat 927301 851343 91.81 87.69%


Linfaskes: Program vs PISPK
PF Linfaskes
Wilayah Bulin
Abs % PISPK

Batang Hari 5537 3594 64.91 71.76%

Tanjung Jabung Timur 4005 1512 37.75 49.49%

Tebo 7020 4072 58.01 97.53%

Jambi 69774 51448 73.74 81.77%


Imunisasi Dasar Lengkap
• Indikator tingkat individu, tetapi jarang keluarga inti
mempunya >1 bayi
• Pencapaian program relative sama dengan PISPK
• Bila sudah tinggi harus tetap kerja cerdas karena
tahun depan cakupan harus 100% (SPM
Kesehatan) dan subyeknya berganti.
• Ada gerakan anti imunisasi yang harus dikendalikan
• Aspek kualitas vaksin harus dijaga (manajemen
rantai dingin)
IDL: Program vs PISPK
JUMLAH IDL IDL
KABUPATEN/KOTA
SASARAN Absolut % PISPK

KOTA_CIMAHI 10,917 10,344 94.8 91.54%

KOTA_CIREBON 5,514 4,679 84.9 90.03%

KOTA_SUKABUMI 5,878 5,880 100.0 95.86%

MAJALENGKA 18,935 18,047 95.3 97.67%

SUKABUMI 42,959 35,686 83.1 89.15%

PROVINSI 871,297 816,162 93.7 92.64%


IDL: Program vs PISPK
JUMLAH IDL IDL
KABUPATEN/KOTA
SASARAN Absolut % PISPK

Batang Hari 5,168 5,005 96.8 79.28%

Tanjung Jabung Timur 3,662 3,560 97.2 71.43%

Tebo 6,343 6,337 99.9 68.18%

Jambi 64,628 65,561 101.4 87.74%


ASI Eksklusif
• Indikator individu, tetapi jarang keluarga yang
mempunyai >1 bayi
• Pencapaian program sehausnya relative sesuai
dengan PISPK
• Kenyataannya PISPK lebih tinggi dari data
Riskesdas  kuesioner tanpa probing?
• Program tidak punya pelaporan rutin tentang ini
• Bagaimana memantau kemajuan indikator ASI
Eksklusif?
ASI Eksklusif: Program vs PISPK
ASI Ekslusif
ASI
KOTA / KABUPATEN ∑ Bayi Eksklusif
∑ Bayi mendapat % PISPK
ASI Eksklusif
Kota Cimahi 73,1% 73.59%
Kota Cirebon 68,8% 83.76%
Kota Sukabumi 86,3% 90.26%
Majalengka 71,5% 86.69%
Sukabumi 64,4% 86.15%
JABAR - - 55,4% 84.02%

Data
PSG
ASI Eksklusif: Program vs PISPK
ASI Ekslusif
ASI
KOTA / KABUPATEN ∑ Bayi Eksklusif
∑ Bayi mendapat % PISPK
ASI Eksklusif
Batang Hari 2,208 1,647 74,6% 65,86%
Tanjung Jabung Timur 2,884 2,162 75,0% 67,95%
Tebo 5,336 2,968 55,6% 45,16%
Jambi 42,793 30,217 70,6% 74,21%

Data
PSG
Pemantauan Pertumbuhan Balita
• Indikator di tingkat individu, banyak keluarga yang
mempunyai balita >1 orang
• Seharusnya pencapaian Program > PISPK
• Ini adalah indikator proses  dipertimbangkan
untuk diganti dengan indikator output/dampak,
misalnya proporsi bayi dengan panjang lahir <
standar (48 cm) atau stunting pada usia 2 tahun
Penimbangan Balita: Program vs PISPK
Balita Ditimbang Balita
KOTA / KABUPATEN ditimbang
S D % PISPK

Kota Cimahi 13,284 12,129 91.3 88.66%


Kota Cirebon 188,365 115,814 61.5 93.65%
Kota Sukabumi 23,702 20,112 84.9 95.10%
Majalengka 122,726 109,700 89.4 96.29%
Sukabumi 322,858 290,881 90.1 89.16%
JABAR 3,270,552 2,618,298 80.1 91.45%
Penimbangan Balita: Program vs PISPK
Balita Ditimbang Balita
KOTA / KABUPATEN ditimbang
S D % PISPK

Batang Hari 31,631 20,278 64.1 74.99%


Tanjung Jabung Timur 21,293 16,905 79.4 70.31%
Tebo 29,809 22,185 74.4 46.46%
Jambi 317,916 239,064 75.2 75.83%
Tuberkulosis
• Indikator tingkat keluarga, dalam 1 keluarga bisa
ditemukan >1 orang
• Pencapaian PISPK < Program
• Pencapaian PISPK bukan SR (success rate), tetapi
jumlah yang berobat sesuai standar tetapi
denominatornya adalah seluruh suspek penderita
tuberculosis
• Program harus memastikan temuan suspek pada
PISPK
• Bila sudah ditindaklanjuti, pencapaian PISPK akan
sesuai dengan program
Tuberkulosis: Program vs PISPK
Perkiraan Jumlah TB TBC berobat
KOTA / CDR SR
Insiden Kasus berobat sesuai standar
KABUPATEN (2017) (2016)
(2017) (2017) teratur? PISPK

KOTA CIMAHI 2,068 1,851 90% 94% 84.5% 51.81%

KOTA CIREBON 1,054 1,268 120% 94% 113.3% 44.41%

KOTA SUKABUMI 1,124 1,297 115% 86% 99.0% 48.33%

MAJALENGKA 3,704 1,724 47% 97% 45.4% 42.70%

SUKABUMI 7,640 4,497 59% 95% 55.9% 35.53%

JABAR 156,149 94,088 60% 89% 53.8% 42.59%


Tuberkulosis: Program vs PISPK
Perkiraan Jumlah TB TBC berobat
KOTA / CDR SR
Insiden Kasus berobat sesuai standar
KABUPATEN (2017) (2016)
(2017) (2017) teratur? PISPK

Batang Hari 1,145 393 34% 78% % 32.22%

Tanjung
929 88 9% 44% % 40.11%
Jabung Timur
Tebo 1,387 324 23% 95% % 13.33%

Jambi 16,022 4,090 26% 74% % 28.81%


Hipertensi
• Indikator tingkat individu, dalam 1 keluarga bisa >1
orang menderita hipertensi
• Seharusnya program mempunyai perkiraan
penderita hipertensi yang harus ditemukan (bisa
dihitung dari hasil Riskesdas)
• Ini penting karena 2/3 penderita hipertensi tidak
tahu kalua mereka menderita hipertensi
• Perlu percepatan implementasi program di
lapangan
• Intervensi P2TMBM segera diberlakukan
Hipertensi: Program vs PISPK
Total Yang Jumlah Persentase Hipertensi
Kab/Kota
Diperiksa Hipertensi Hipertensi PISPK
Kota Cimahi 777 257 33.1% 25.84%
Kota Cirebon 0 0 0% 24.90%
Kota Sukabumi 264 137 51.9% 27.84%
Majalengka 6 4 66.7% 19.43%
Sukabumi 917 377 41.1% 24.66%
Jawa Barat 8289 3300 39.8% 24.29%
Hipertensi: Program vs PISPK
Total Yang Jumlah Persentase Hipertensi
Kab/Kota
Diperiksa Hipertensi Hipertensi PISPK
Batang Hari 19 2 10.05% 24.40%
Tanjung Jabung
2623 839 32.0% 33.03%
Timur
Tebo 1918 573 29.9% 22.01%
Jambi 7398 2605 35.2% 22.53%
Kesehatan Jiwa
• Indikator tingkat individu, dalam 1 keluarga bisa
terdapat >1 ODGJ berat
• Indikator pencapaian program perlu dipertajam
• ODGJ berat adalah indikator hilir, sementara
intervensi seharusnya mencegah jangan sampai
bertambah ODGJ berat
• Apa rencana pemanfaatan data PISPK untuk
pengembangan program selanjutnya?
Keswa: Program vs PISPK
KOTA / KABUPATEN ODGJ - PISPK
KOTA CIMAHI 24.86%
KOTA CIREBON 16.84%
KOTA SUKABUMI 15.80%
MAJALENGKA 9.11%
SUKABUMI 6.93%
JAWA BARAT 13.28%

DATA PROGRAM:
Jumlah kasus dipasung 2016 212
Jumlah kasus dipasung 2017 94
Jumlah kasus pasung yang dilayani 273
Persentasi kasus pasung yang dilayani 89,2%
Keswa: Program vs PISPK
KOTA / KABUPATEN ODGJ - PISPK
BATANG HARI 20.83%
TANJUNG JABUNG TIMUR 17.09%
TEBO 22.22%
JAMBI 16.41%

DATA PROGRAM:
Jumlah kasus dipasung 2016 47
Jumlah kasus dipasung 2017 43
Jumlah kasus pasung yang dilayani 79
Persentasi kasus pasung yang dilayani 87.78%
Tidak Merokok
• Indikator individual, dalam 1 keluarga bisa >1 orang
yang merokok
• Indikator ini berlaku untuk seluruh keluarga 
berperan besar dalam peningkatan IKS
• Apa indikator untuk manajemen program? KTR
(kawasan tanpa rokok), atau yang lain?
• Paling sulit dikendalikan  gunakan berbagai cara
untuk mendelakikan perilaku merokok
• Lakkan P2TMBM untuk mengendalikan perilaku
merokok, bersama faktor risiko PTM lain
• Lakukan “pendekatan keluarga” untuk rokok
Tidak Merokok: Program vs PISPK
Kab/Kota yg
Tidak Kab/Kota KTR
Perda mepunyai
KAB/KOTA merokok minimal 50%
KTR puskesmas yg
PISPK Sekolah
terlatih UBM
Kota Cimahi 42.9% 1 0
Kota Cirebon 52.7% 1 0
Kota Sukabumi 36.8% 1 0
Majalengka 34.7% 0 0 1
Sukabumi 28.8% 1 0
Jawa Barat 35.2% 17 8 4
Tidak Merokok: Program vs PISPK
Kab/Kota yg
Tidak Kab/Kota KTR
Perda mepunyai
KAB/KOTA merokok minimal 50%
KTR puskesmas yg
PISPK Sekolah
terlatih UBM
BATANGHARI 37.88% 1 0 0
TANJUNG JABUNG TIMUR 39.34% 1 0 0
TEBO 41.61% 0 0 0
PROVINSI JAMBI 44.01% 2 0 0
Apa makna gambar ini?
Jaminan Kesehatan Nasional
• Indikator tingkat individual, dalam PISPK disebut
menjadi anggota JKN bila semua anggota keluarga
telah menjadi anggota JKN
• Berlaku untuk semua keluarga  berpengaruh
besar pada peningkatan IKS
• Sewajarnya bila pencapaian PISPK lebih rendah
dari data BPJS
• Akan tetapi bila perbedaan terlalu banyak, harus
ditelusuri lebih lanjut
• Adakah faktor lain  KIS belum sampai ke
keluaga?
JKN: Program vs PISPK
KAB/KOTA Peserta JKN Penduduk (%) JKN PISPK

KOTA CIMAHI 454,823 607,811 74.83% 64.96%

KOTA CIREBON 325,623 316,277 102.96% 74.08%

KOTA SUKABUMI 267,160 326,282 81.88% 53.80%

MAJALENGKA 751,518 1,199,300 62.66% 35.69%

SUKABUMI 1,897,785 2,460,693 77.12% 39.76%

JAWA BARAT 31,542,529 48,683,861 64.79% 45.22%


JKN: Program vs PISPK
KAB/KOTA Peserta JKN Penduduk (%) JKN PISPK

BATANGHARI 180767 269966 66.96% 22.79%


TANJUNG JABUNG
TIMUR 107782 218413 49.35% 27.13%

TEBO 131256 348760 37.64% 19.57%

PROVINSI JAMBI 35.44%


Air Bersih
• Indikator tingkat keluarga, data program akan
sesuai dengan PISPK
• Berlaku untuk semua keluarga  berpengaruh
besar pada peningkatan IKS
• Tugas Kemkes aspek kualitas air minum, tetapi apa
indikator kualitas air minum yang dipakai?
• Bagaimana peta kualitas air bersih selama ini?
• Pola samplingnya bagaimana? Tingkat keluarga
atau cukup tingkat kab/kota?
Air Bersih: Program vs PISPK
JUMLAH Jumlah Jumlah Air Bersih
KABUPATEN/KOTA
SARANA Sampel MS PISPK

KOTA CIMAHI 9 0 0 98.22%


KOTA CIREBON 150 2 2 98.27%
KOTA SUKABUMI 2 2 2 98.06%
MAJALENGKA 0 0 0 98.41%
SUKABUMI 19 0 0 95.16%
JAWA BARAT 9564 176 136 96.88%
Air Bersih: Program vs PISPK
JUMLAH Jumlah Jumlah Air Bersih
KABUPATEN/KOTA
SARANA Sampel MS PISPK

BATANGHARI 399 2 2 80.28%


TANJUNG JABUNG
TIMUR 40 7 4 44.06%
TEBO 185 23 22 88.24%
PROVINSI JAMBI 88.95%
Jamban
• Indikator keluarga, pencapaian program relative
sama dengan PISPK
• Berlaku untuk semua keluarga  berpengaruh
besar pada peningkatan IKS
• Bila selisih terlalu banyak, perlu analisis lebih lanjut
Jamban: Program vs PISPK
JUMLAH
% MEMILIKI Jamban
KOTA / KABUPATEN MEMILIKI
AKSES PISPK
AKSES
KOTA CIMAHI 101173 69.95 98.68%
KOTA CIREBON 67898 83.88 97.33%
KOTA SUKABUMI 36468 42.00 95.21%
MAJALENGKA 245201 63.20 95.52%
SUKABUMI 569979 79.56 93.22%
JAWA BARAT 9114482 71.08 94.13%
Jamban: Program vs PISPK
JUMLAH
% MEMILIKI Jamban
KOTA / KABUPATEN MEMILIKI
AKSES PISPK
AKSES
BATANGHARI 54152 80.28% 80.28%
TANJUNG JABUNG TIMUR 35142 77.60% 77.60%
TEBO 77326 87.52% 87.52%
PROVINSI JAMBI 703446 88.34% 88.34%
Terima kasih
Trihono
HP: 08118894414
Email: trihonor2014@gmil.com
Portal: kanal-kesehatan.com