Anda di halaman 1dari 31

Diskusi Topik

Anestesi Regional

Ridhallah
I 406 117 1007

Pembimbing
dr. Dony Siregar, Sp. An

SMF ILMU ANESTESI


RSUD ABDUL AZIZ
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
2019
Definisi
• Kata anestesi, berasal dari bahasa yunani yang berarti An-
“tidak,tanpa” dan Aesthetos-“persepsi, kemampuan untuk
merasa”
• Beberapa tipe anestesi adalah :
1. Anestesi Umum : Hilangnya kesadaran total
2. Anestesi Lokal : Hilangnya rasa pada daerah tertentu
yang di inginkan (pada sebagian kecil daerah tubuh)
3. Anestesi Regional : Hilangnya rasa pada bagian yang lebih
luas dari tubuh oleh blokade selektif pada jaringan spinal
atau saraf yang berhubungan dengannya.

www.themegallery.com
Anestesi Regional
• Anestesi regional ialah obat yang menghasilkan blokade
konduksi atau blokade lorong natrium pada dinding saraf
secara sementara terhadap rangsangan transmisi sepanjang
saraf sentral atau perifer
• Cara kerja anestesi regional, setelah keluar dari saraf di ikuti
oleh pulihnya konduksi saraf secara spontan dan lengkap,
tanpa di ikuti oleh kerusakan struktur saraf
• Kokain adalah obat anestesi pertama yang dibuat dari daun
koka dan dibuat pertama kali tahun 1884
• Penggunaan kokain aman hanya untuk anestesi topikal

www.themegallery.com
Anestesi
Regional

Blok sentral
Blok perifer
(blok
(blok saraf)
neuroaksial)

www.themegallery.com
Persiapan Anestesi Regional
 Persiapan anestesi regional sama
dengan persiapan
anestesi umum

www.themegallery.com
Anestesia Regional

Keuntungan Kerugian

www.themegallery.com
REGIONAL ANESTESI

KEUNTUNGAN
• Alat minim dan teknik relatif sederhana
• Relatif aman
• Tidak ada komplikasi jalan nafas dan respirasi
• Tidak ada polusi kamar operasi
• Perawatan post operasi lebih ringan

www.themegallery.com
REGIONAL ANESTESI
KERUGIAN
• Tidak semua penderita mau dilakukan anestesi
secara regional
• Membutuhkan kerjasama pasien yang kooperatif
• Sulit diterapkan pada anak-anak
• Tidak semua ahli bedah menyukai anestesi
regional
• Terdapat kemungkinan kegagalan pada teknik
anestesi regional
www.themegallery.com
Macam-macam anestesi regional
Blok Sentral (neuroaksial)
 Spinal anestesi
 Epidural anestesi
 Kaudal anestesi

Blok Perifer
 Blok pleksus brakialis
 Aksiler
 Anelgesia regional intravena

www.themegallery.com
Spinal Anestesi
Spinal anesthesia merupakan anestesi regional melibatkan
sejumlah kecil dari anestesi lokal yang disuntikan ke rongga
subarachnoid dibawah L4-L5, untuk memproduksi
kehilangan sensasi dan kemampuan motorik yang
reversibel,tanpa membuat pasien tertidur.

www.themegallery.com
Anestesi Spinal

www.themegallery.com
ANESTESI SPINAL
INDIKASI

Tindakan
Bedah Bedah Bedah
Bedah sekitar Bedah
ekstremitas obstetrik- abdomen
panggul rektum urologi
bawah ginekologi bawah
perineum

www.themegallery.com
ANESTESI SPINAL

Kontra indikasi absolut

• Pasien menolak
• Infeksi pada tempat suntikan
• Hipovolemia berat, syok
• Koagulapatia atau mendapat terapi koagulan
• Tekanan intrakranial meningkat
• Fasilitas resusitasi minim
www.themegallery.com
ANESTESI SPINAL

www.themegallery.com
Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan
Informed laboratorium
consent
anjuran

Persiapan
analgesia
spinal
www.themegallery.com
Peralatan analgesia spinal

Jarum
Peralatan spinal
resusitasi
Peralatan
monitor
www.themegallery.com
Teknik anastesi spinal

posisi
Posisi tidur
duduk lateral
dekubitus

www.themegallery.com
www.themegallery.com
Hipotensi berat

Bradikardia

Hipoventilasi

Trauma pembuluh saraf

Trauma saraf

Mual-muntah
Komplikasi
anestesi Gangguan pendengaran
spinal
Blok spinal tinggi
www.themegallery.com atau spinal total
Komplikasi pasca tindakan

Nyeri tempat
suntikan Nyeri
punggung

Nyeri kepala
karena
kebocoran
likuor

Retensio
urine
Meningitis
www.themegallery.com
Anestetik lokal yang paling sering digunakan:

 Lidokaine(xylobain,lignokain) 2%: dosis 20-100 mg


 Lidokaine(xylobain,lignokaine) 5% dalam dextrose 7.5%:
dosis 20-50 mg
 Bupivakaine(markaine) 0.5% dlm air: dosis 5-20 mg
 Bupivakaine(markaine) 0.5% dosis 5-15mg

www.themegallery.com
Anestesi Epidural

www.themegallery.com
Bisa segmental

Keuntungan Tidak terjadi


epidural headache post op

Hypotensi lambat terjadi

www.themegallery.com
Teknik lebih sulit
Reaksi sistemis

Kerugian
epidural

Jumlah obat anestesi


lokal lebih besar
www.themegallery.com
4 Part Process
Komplikasi anestesi epidural

Depresi kardio
Blok tidak
vaskular Hipoventilasi
Mual
merata muntah
(hipotensi)

www.themegallery.com
PERBEDAAN SPINAL EPIDURAL

Lokasi Obat Sub arachnoid Ruang epidural


Onset Cepat (dalam 5 menit) 10-15 menit
Durasi 60-90 menit 180 menit
Volume Obat 4cc 15 atau 20cc
Teknik Lebih mudah Lebih sulit
Blok motoris Kuat Sedang
Efek hemodinamik Besar Kecil-sedang
(hipotensi)

www.themegallery.com
Anestesi kaudal
• Anestesi kaudal sebenarnya sama dengan anestesi epidural
karena kanalis kaudalis kepanjangan dari ruang epidural
• Obat ditempatkan di ruang kaudal melalui hiatus sakralis.
• Indikasi anestesi :
 daerah perineum & anorektal
 Misalnya:
• Hemorhoid
• fistula perianal
BLOK PERIFER
 Merupakan anestesi lokal dimana
digunakan obat yang menghambat hantaran saraf
bila digunakan
secara lokal pada jaringan saraf
dengan kadar yang cukup.
 Bekerja pada tiap bagian susunan saraf.

www.themegallery.com
Macam Anestesi Blok Perifer
 Infiltrasi Lokal
Penyuntikan larutan analgetik lokal langsung diarahkan sekitar tempat lesi

 Blok Lapangan (Field Block)


Infiltrasi sekitar lapangan operasi (contoh, untuk ekstirpasi tumor kecil)

 Analgesia Permukaan (Topikal)


Obat analgetika lokal dioles atau disemprot di atas selaput mukosa

 Analgesia Regional Intravena


Penyuntikan larutan analgetik lokal intravena. Ekstremitas dieksanguinasi
(pengurangan darah) dan diisolasi bagian proksimalnya dengan torniket dari
sirkulasi sistemik.
www.themegallery.com
Anestesi Regional Intravena
• Anestesi regional intravena (Bier blok) dikerjakan untuk
bedah singkat sekitar 45 menit di daerah lengan dan tungkai
www.themegallery.com