Anda di halaman 1dari 12

TANGGUNGJAWAB dan

TANGGUNG GUGAT PERAWAT

Oleh : Ririt Ratnawati


TANGGUNG JAWAB PERAWAT
Tanggung jawab perawat berarti keadaan yang dapat
dipercaya dan terpercaya. Sebutan ini menunjukkan
bahwa perawat professional menampilkan kinerja
secara hati – hati, teliti dan kegiatan perawat dilaporkan
secara jujur.(Koziers 1983:25)

Penerapan ketentuan hukum (eksekusi) terhadap


tugas-tugas yang berhubungan dengan peran tertentu
dari perawat, agar tetap kompeten dalam Pengetahuan,
Sikap dan bekerja sesuai kode etik (ANA, 1985).

UU RI nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan 1


JENIS TANGGUNG GUGAT PERAWAT
1. Tanggung Jawab Utama Terhadap Tuhannya.
2. Tanggung Jawab Terhadap Klien Dan Masyarakat.
3. Tanggung Jawab Terhadap Rekan Sejawat Dan
Atasan.
4. Tanggung Jawab Terhadap Profesi
5. Tanggung Jawab Terhadap Negara.
6. Tanggung Jawab Perawat Terhadap Tugas

2
TANGGUNG GUGAT PERAWAT
Barbara kozier (dalam Fundamental of
nursing 1983:7, 25) Acountability dapat diartikan
sebagai bentuk partisipasi perawat dalam
membuat suatu keputusan dan belajar dengan
keputusan itu konsekuensi-konsekunsinya.
Kuntability dapat diartikan sebagai bentuk
partisipasi perawat dalam membuat suatu
keputusan dan belajar dengan keputusan itu
konsekuensi – konsekuensinya. Perawat hendaknya
memiliki tanggung gugat artinya bila ada pihak
yang menggugat ia mengatakan siap dan berani
menghadapinya. Perawat harus mampu dalam
menjelaskan segala tindakannya.
3
Jenis Tanggung Gugat Perawat

1. Contractual Liability.
2. Liability in Tort
3. Strict Liability
4. Vicarious Liability

4
PEMBAHASAN JURNAL
Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui tanggungjawab perawat terhadap
pasien dalam pelimpahan kewenangan dokter kepada
perawat

2. Untuk mengetahui mekanisme pelimpahan kewenangan


dokter kepada perawat

3. Sejauh manakah batasan tindakan medis pelimpahan


kewenangan dokter kepada perawat

5
Kerangka Teori
a. Teori Keadilan
Keadilan adalah tujuan hukum yang paling dicari
dan paling utama dalam setiap sistem hukum di
dunia. Setiap peraturan perundang-undangan yang
dibentuk bertujuan untuk mencapai keadilan.

b. Teori Pertanggungjawaban
Suatu konsep yang terkait dengan konsep kewajiban hukum
adalah konsep tanggungjawab hukum
(liability). Seseorang yang bertanggungjawab secara
hukum atas perbuatan tertentu bahwa dia dapat dikenakan
suatu sanksi dalam kasus perbuatannya
bertentangan atau berlawanan hukum
6
Kerangka Teori

c,. Teori Kewenangan


Delegasi adalah kewenangan yang dialihkan dari kewenangan atribusi dari
suatu organ (institusi) pemerintahan kepada organ lainnya sehingga
delegator (organ yang telah memberi kewenangan) dapat menguji
kewenangan tersebut atas namanya.

7
Kerangka Konsep
a. Tanggungjawab dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan dimana wajib menanggung segala
sesuatu, sehingga berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau
memberikan jawab dan menanggung akibatnya

b. Perawat dalam keputusan menteri kesehatan nomor 1239/MenKes/SK/XI/2001


adalah seseorang yang telah lulus pendidikan perawat baik dalam maupun di luar negeri sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

c. Pasien Dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 29Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran adalah setiap
orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanankesehatan yang di
perlukan baik secara langsung maupun tidak langsung.

8
Metode Penelitian
A. Jenis Penelitian
Penelitian hukum yuridis normatif.
Penelitian hukum yuridis normatif yaitu penelitian hukum kepustakaan.Penelitian hukum yuridis normatif ini adalah melakukan penelitian
dengan tujuan menarik asas-asas hukum (rechtbeginselen)yang dilakukan terhadap hukum positif tertulis maupun hukum tertulis tidak
tertulis.

B. Sumber Data
1. Badan hukum primer
2. Badan hukum sekunder
3. Badan hukum tersier

C. Teknik Analisis Bahan


Setelah diperoleh data primer maupun sekunder, kemudian data tersebut dikelompokan sesuai dengan jenis data. Data yang telah
dikumpulkan dikelompokan dan dianalisis secara kualitatif.

9
Pembahasan
A.Tanggungjawab Perawat Terhadap Pasien Dalam
Pelimpahan Kewenangan Dokter Kepada Perawat

B.Mekanisme Pelimpahan Kewenangan Dokter


Kepada Perawat

C.Batasan Pelimpahan Kewenangan Dokter Kepada


Perawat

10
Kesimpulan
Perawat memiliki tanggung jawab dan tanggung gugat
dalam melakukan praktik keperawatannya.Tangung jawab
perawat berarti keadaan yang dapat dipercaya dan
terpercaya.Tanggung jawab perawat diidentifikasi menjadi
beberapa jenis, yaitu tanggung jawab terhadap klien baik
individu, keluarga maupun masyarakat, tanggung jawab
terhadap tugas dan kewajibannya, tanggung jawab terhadap
sesame perawat dan tenaga kesehatan lain, serta tanggung
jawab terhadap pemerintah.

11