Anda di halaman 1dari 61

Modul Perkuliahan 9

Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya (BLKL)

Pengertian Bank, Sumber Dana Bank


dan Aktivitas Perbankan
Pengertian Bank
• Bank adalah lembaga keuangan yang
kegiatan utamanya adalah menghimpun
dana dari masyarakat dan
menyalurkannya kembali ke
masyarakat, serta memberikan jasa-jasa
lain perbankan.

• Sebagai perantara keuangan, maupun


sebagai penyedia jasa keuangan, bank
adalah suatu perusahaan, yang memiliki
motif mencari keuntungan dalam
menjalankan usahanya.
Pengertian Sumber Dana Bank
• Sumber dana bank adalah adalah suatu usaha
yang dilakukan oleh bank untuk mencari atau
menghimpun dana untuk digunakan sebagai
biaya operasi dan pengelolaan bank. Dana
yang dihimpun dapat berasal dari dalam
perusahaan maupun lembaga lain diluar
perusahaan dan juga dan dapat diperoleh dari
masyarakat.

3
Sumber-sumber Dana Perbankan

1. Dana yang bersumber dari bank itu sendiri


• Sumber dana ini merupakan sumber dana dari modal sendiri.
• Modal sendiri maksudnya adalah modal setoran dari para
pemegang sahamnya. Pencarian dana sendiri terdiri dari :

1. Setoran modal dari pemegang saham


2. Cadangan-cadangan bank, maksudnya adalah cadangan-cadangan
laba pada tahun lalu yang tidak dibagi kepada para pemegang
sahamnya.
3. Laba bank yang belum dibagi, merupakan laba yang memang
belum dibagikan pada tahun yang bersangkutan sehingga dapat
dimanfaatkan sebagai modal untuk sementara waktu.

• Keuntungan dari sumber dana sendiri adalah tidak perlu


membayar bunga yang relatif lebih besar daripada jika 4
meminjam ke lembaga lain.
2. Dana yang Berasal dari Masyarakat
Luas

Sumber dana ini merupakan sumber dana


terpenting bagi kegiatan operasi bank dan
merupakan ukuran keberhasilan bank jika
mampu membiayai operasinya dari sumber
dana ini.
Dapat dikelompokkan:
a. Simpanan giro
b. Simpanan tabungan
c. Simpanan deposito.

5
3. Dana yang Bersumber dari Lembaga
Lainnya

• Sumber dana yang ketiga ini merupakan


tambahan jika bank mengalami kesulitan dalam
pencarian sumber dana pertama dan ke dua di
atas.
• Pencarian dari sumber dana ini relatif lebih
mahal dan sifatnya hanya sementara waktu
saja.

6
3. Dana yang Bersumber dari Lembaga
Lainnya...
(Lanjutan)

Perolehan dana dari sumber ini antara lain dapat


diperoleh dari:
a. Kredit likuiditas dari Bank Indonesia, diberikan Bank
Indonesia kpd bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditas
& diberikan kepada pembiayaan sector tertentu.
b. Pinjaman antar bank (call money); diberikan kepada bank
yang mengalami kalah kliring di dalam lembaga kliring, dan
Bersifat jangka pendek dengan bunga yang relatif tinggi.
a. Pinjaman dari bank-bank luar negeri; Diperoleh oleh
perbankan dari pihak luar negeri.
a. Surat berharga pasar uang (SBPU). Pihak perbankan
menerbitkan SBPU kemudian diperjualkan kepada pihak yang
berminat, baik perusahaan keuangan maupun non keuangan.
1. Simpanan Giro

• Giro adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan


setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana
pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan (UU
Perbankan No.10 Thn1998). Pengertian giro lain:
a. Simpanan pihak ketiga
– Simpanan pihak ketiga berupa penyimpanan sejumlah uang di bank
dalam bentuk giro. Simpanan ini dilakukan atas kesepakatan antara
pihak bank dan nasabah, dimana nasabah menyimpan dananya
dibank, untuk kemudian dikelola oleh pihak bank, dan dalam
setoran pertama untuk membuka rekening giro ini masingmasing
bank mematok jumlah yang berbeda.
b. Penarikan dana dapat setiap saat
– Penarikan dana dari rekening giro dapat dilakukan kapan saja,
asalkan dana yang tersedia mencukupi dana yang hendak diambil
pada saat itu.
8
Cara Penarikan Giro

• Ada beberapa jenis sarana yang dapat dipakai


untuk menarik dana di rekening:
– Cek; Cek atas nama, Cek atas unjuk, Cek silang &
Cek kosong
– Bilyet Giro; Surat perintah dari nasabah utk
memindahbukukan sejumlah uang dari rekening yg
bersangkutan kpd pihak penerima. Bilyet Giro akan
berfungsi sama dengan Cek Silang.
Cek (Cheque)
PENGERTIAN CEK (CHEQUE)
• Cek merupakan salah satu sarana yang
digunakan untuk menarik atau mengambil
uang direkening giro. Fungsi lain dari cek
adalah sebagai alat untuk melakukan
pembayaran.
• Pengertian cek adalah surat perintah tanpa
syarat dari nasabah kepada bank yang
memelihara rekening giro nasabah
tersebut, untuk membayar sejumlah uang
kepada pihak yang disebutkan di dalamnya
atau kepada pemegang cek tersebut

12
Cek .... (lanjutan)

Syarat hukum dan penggunaan cek


sebagai alat pembayaran giral seperti
yang diatur di dalam KUH Dagang pasal
178 yaitu:
– pada surat cek harus tertulis perkataan "CEK"
– surat cek harus berisi perintah tak bersyarat untuk
membayar sejumlah uang tertentu
– nama bank yang harus membayar (tertarik)
– penyambutan tanggal dan tempat cek dikeluarkan
– tanda tangan penarik.
Cek (lanjutan)....... Syarat lain:

• tersedianya dana • tidak diblokir pihak


berwenang
• ada materai yang cukup
• resi cek sudah kembali
• jika ada coretan atau
perubahan harus • endorsment cek benar,
ditandatangani oleh si pemberi jika ada
cek
• kondisi cek sempurna
• jumlah uang yang tertulis
diangka dengan huruf haruslah • rekening belum ditutup
sama. • dan syarat-syarat lainnya
• memperlihatkan masa
kedaluarsa cek yaitu 70 hari
setelah dikeluarkannya cek
tersebut 14

• tanda tangan atau stempel


Jenis-jenis Cek

1. Cek Atas Nama


• Merupakan cek yang diterbitkan atas nama seseorang atau
badan hukum tertentu yang tertulis jelas di dalam cek
tersebut. Sebagai contoh jika di dalam cek tertulis perintah
bayarlah kepada: Tn. Roy Akase sejumlah Rp 3.000.000,-
atau bayarlah kepada PT. Marindo uang sejumlah Rp
1.000.000,- maka cek inilah yang disebut dengan cek atas
nama, namun dengan catatan kata "atau pembawa" di
belakang nama yang diperintahkan dicoret.

2. Cek Atas Unjuk


• Cek atas unjuk merupakan kebalikan dari cek atas nama. Di
dalam cek atas unjuk tidak tertulis nama seseorang atau
badan hukum tertentu jadi siapa saja dapat menguangkan15
cek atau dengan kata lain cek dapat diuangkan oleh si
Jenis-jenis Cek .... (lanjutan)

3. Cek Silang

• Cek Silang atau cross cheque merupakan cek


yang di pojok kiri atas diberi dua tanda silang.
Cek ini sengaja diberi silang, sehingga fungsi
cek yang semula tunai berubah menjadi non
tunai atau sebagai pemindahbukuan.

16
Jenis-jenis Cek .... (lanjutan)

4. Cek Mundur

• Merupakan cek yang diberi tanggal mundur dari


tanggal sekarang, misalnya hari ini tanggal 01
Mei 2002.
• Sebagai contoh: Tn. Roy Akase bermaksud
mencairkan selembar cek dan di mana dalam cek
tersebut tertulis tanggal 5 Mei 2002. jenis cek
inilah yang disebut dengan cek mundur atau cek
yang belum jatuh tempo, hal ini biasanya terjadi
karena ada kesepakatan antara si pemberi cek
dengan si penerima cek, misalnya karena belum
memiliki dana pada saat itu.
Jenis-jenis Cek ... (lanjutan)
5. Cek Kosong

• Cek kosong atau blank cheque merupakan


cek yang dananya tidak tersedia di dalam
rekening giro.
• Sebagai contoh: nasabah Tn. Rahman Hakim
menarik cek senilai 60 juta rupiah yang
tertulis di dalam cek tersebut, akan tetapi
dana yang tersedia di rekening giro tersebut
hanya ada 50 juta rupiah. Ini berarti
kekurangan dana sebesar 10 juta rupiah,
apabila nasabah menariknya. Jadi jelas cek
tersebut kurang jumlahnya dibandingkan 18
dengan jumlah dana yang ada.
Keterangan yang Ada di dalam
suatu Cek

1. Ada tertulis kata-kata Cek atau Cheque


2. Ada tertulis Bank Penerbit (Bank Matras)
3. Ada nomor cek
4. Ada tanggal penulisan cek (di bawah nomor cek)
5. Ada perintah membayar " bayarlah kepada.......
atau pembawa"
6. Ada jumlah uang (nominal angka dan huruf)
7. Ada-tanda tangan dan atau cap perusahaan
pemilik cek 19
CONTOH PERHITUNGAN JASA GIRO

Transaksi yang terjadi pada rekening giro Tn. Ray


Ibrahim selama bulan Mei 2002
Nama nasabah : Tn. Ray Ibrahim
Nomor Rekening : 10.04.2002.10
- Tgl. 01 setor tunai Rp
10.000.000,-
- Tgl. 07 tarik dengan cek Rp 2.000.000,-
- Tgl. 10 setor tunai Rp
5.000.000,-
- Tgl. 14 setor kliring Rp 12.000.000,-
- Tgl. 16 tarik dengan BG Rp 5.000.000,- 20
CONTOH PERHITUNGAN JASA GIRO
... lanjutan

Pertanyaan :

 Saudara diminta untuk menghitung berapa bunga


bersih yang diperoleh Tn. Ray Ibrahim selama
bulan Mei jika bunga dihitung dari saldo terendah
dan saldo rata-rata pada bulan yang bersangkutan
dengan suku bunga yang berlaku 17% per tahun.
Nasabah juga dikenakan pajak 15% atas jasa giro.
 Buatkan juga laporan rekening korannya secara
lengkap.
Keterangan Laporan Keuangan

• Transaksi biasanya dibuat dalam • Setor kliring maksudnya


kode tertentu, misalnya setor menyetor uang dengan
tunai 01, tarik tunai 02 dan menggunakan cek atau BG dari
seterusnya. bank lain (kredit).

• Sisi debet merupakan sisi untuk • Transfer keluar artinya mengirim


uang dari bank yang
pengurangan dana dan sisi bersangkutan ke bank lain
kredit untuk penambahan dana. melalui pembebanan rekening
• Setor tunai atau setor dengan giro nasabah di bank yang
cek atau setor dengan BG akan bersangkutan (debet).
menambah rekening nasabah • Transfer masuk artinya adanya
(kredit) clan tarik tunai atau uang masuk dari bank lain ke
tarik dengan cek atau tarik bank Matras dan masuk ke
dengan BG akan mengurangi rekening nasabah (kredit)
rekening (debet)
• Saldo artinya sisa uang yang ada
• Tarik dengan cek maksudnya direkening pada tanggal tertentu
menarik uang dengan setelah melalui pengurangan da23n
menggunakan cek bank yang penambahan.
a. Perhitungan Bunga dengan
Menggunakan
Saldo Terendah

24
b. Perhitungan Bunga dengan
Menggunakan
Saldo Rata-rata

25
2. Simpanan Tabungan
• UU Perbankaan No. 10 tahun 1998;
“simpanan yang penarikannya hanya
dapat dilakukan menurut syarat-syarat
tertentu yang disepakati, tetapi tidak
dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan
atau alat lainnya yang dipersamakan
dengan itu”.
• Besarnya bunga dan setoran awal
simpanan tabungan di setiap bank
menjadi berbeda, sesuai dengan prosedur
masing-masing bank.

26
Simpanan Tabungan ...
(lanjutan)
• Alat penarikan yang digunakan:
a. Buku tabungan; buku nasabah diberikan kepada
nasabah pada awal menabung.
b. Kartu penarikan; kartu yang dapat digunakan
untuk menarik sejumlah dana pada mesin
penarikan uang pada lokasi tertentu, ATM
(Automated Teller machine).
a. Surat Kuasa; adalah surat yang berisi pernyataan
nasabah yang memberikan kuasa pada si
pemegang surat kuasa yang terdapat tanda tangan
nasabah dan si pemegang surat kuasa untuk
menarik sejumlah dana dari rekening nasabah.
CONTOH PERHITUNGAN BUNGA
TABUNGAN

• Transaksi yang terjadi di rekening tabungan Tn. Roy


Akase selama bulan Mei 2002 :
Tgl. 01 setor tunai Rp 5.000.000,-
Tgl. 06 setor dengan cek bank lain Rp 8 000.000,-
Tgl. 12 tarik tunai Rp 10.000.000,-
Tgl. 17 transfer masuk Rp
7.000.000,-
Tgl. 22 tarik tunai Rp 5.000.000,-
Tgl. 31 setor tunai Rp 3.000.000,-

• Suku bunga 18% per tahun (Pa) untuk perhitungan saldo


terendah dan saldo rata-rata.

28
CONTOH PERHITUNGAN BUNGA
TABUNGAN
Diminta
• Hitung berapa bunga bersih yang diterima
Tn. Roy Akase dengan menggunakan
saldo terendah, saldo rata-rata dan saldo
harian dan dikenakan pajak 15% atas
bunga tabungan.
• Kemudian buatkan laporan buku
tabungannya.
Perhitungan Bunga dengan Saldo
Terendah

31
3. Simpanan Deposito

• Jangka waktu lebih lama bila dibandingkan


dengan simpanan giro ataupun simpanan
tabungan, serta tidak dapat diambil setiap waktu.
• UU No.10 Tahun 1998; simpanan yang
penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
tertentu berdasarkan perjanjian nasabah
penyimpan bank.
• Alat yang dapat digunakan untuk penarikan
simpanan deposito tergantung dari jenis
depositonya:
– Deposito berjangka --- bilyet deposito
– Sertifikat deposito --- sertifikat deposito.

32
3. Simpanan Deposito ...
(lanjutan)
a. Deposito berjangka
 Deposito yang diterbitkan oleh bank umum,
diterbitkan atas nama orang atau lembaga.
 Jangka waktu deposito bervariasi mulai dari 1, 2, 3, 6,
12, dan 24 bulan, dapat ditarik setiap bulan atau pada
saat jatuh tempo baik tunai ataupun non tunai
dengan cara pemindahbukuan.
 Batas minimalnya adalah sebesar Rp 5.000.000. Jika
ditarik sebelum jatuh temponya, akan dikenakan
penalty rate. Sedangkan insentif yang diberikan untuk
nominal dana yang cukup besar berupa spesial rate,
hadiah ataupun cindera mata.
3. Simpanan Deposito ...
(lanjutan)

a. Sertifikat Deposito
 Deposito yang diterbitkan atas unjuk, maksudnya
hanya ada nilai nominalnya tidak disertai dengan
nama orang ataupun lembaga hingga dapat
diperjualbelikan kepada pihak lain.
 Diterbitkan dengan jangka waktu, 2, 3, 4, 6, dan 12
bulan.
b. Deposito on call
 Berjangka waktu minimal 7 hari dan paling lama 1
bulan. Diterbitkan atas nama dan biasanya dalam
jumlah yang besar i.e.100 juta rupiah, tergantung
dari bank yang menerbitkan deposito on call
tersebut.
Aktivitas Perbankan

1. Penghimpunan Dana Sumber-sumber dana


yang menjadi harapan:
• Perbankan --- melakukan a. Dana Sendiri
penghimpunan dan b. Dana Deposan
penyaluran dana. c. Dana Pinjaman
• Keberhasilan d. Call Money
penghimpunan dana e. Pinjaman antar Bank
tergantung faktor: f. Kredit Liquiditas
– Tingkat Pendapatan.
– Tingkat Resiko
g. Surat Berharga Pasar
h. Dana Transfer
– Tingkat Kepercayaan i. Setoran Jaminan
– Tingkat Pelayanan (pendel/menengah)
a. Diskonto BI

36
Aktivitas Perbankan
...(lanjutan)
2. Penggunaan Dana
• 2 hal perhatian alokasi Dana:
– Resiko
– Jangka Waktu & Liquiditas
• Penyaluran Dana:
a. Cadangan Liquiditas; Cadangan Primer &
Sekunder
a. Investasi
b. Penyaluran Kredit

37
Pengalokasian Dana Bank
(Kredit dan Pembiayaan)
Modul Perkuliahan 10
Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya
(BLKL)

Murdiyah Hayati, S.Kom.,MM


Pengertian Kredit Menurut UU
Perbankan no. 10 / 1998
Penyediaan uang atau tagihan yang dapat
dipersamakan dengan itu, berdasarkan
persetujuan atau kesepakatan pinjam
meminjam antara bank dengan pihak lain
yang mewajibkan pihak peminjam
melunasi utangnya setelah jangka waktu
tertentu dengan pemberian bunga.
Kredit

Kredit merupakan kesepakatan antara bank


(Kreditur) dengan nasabah penerima kredit
(Debitur), dengan perjanjian yang telah dibuat
mencakup hak dan kewajiban masing masing
termasuk jangka waktu kredit dang bunga
Manajemen Kredit

Bagaimana mengelola pemberian


kredit mulai dari kredit tersebut
diberikan sampai dengan kredit

tersebut lunas
• Kata kredit berasal dari kata “Credere” yang
artinya adalah kepercayaan

• Analisis kredit yang dilakukan adalah untuk


meyakini bahwa calon nasabah dapat
dipercaya (mencakup latar belakang personal
dan perusahaan, prospek usaha, jaminan yang
diberikan serta faktor lain) dan bank yakin
bahwa kredit yang diberikan benar benar aman
dalam arti uang yang disalurkan pasti kembali
Unsur-Unsur Kredit

1. Kepercayaan

2. Kesepakatan

3. Jangka Waktu

4. Resiko

5. Balas Jasa
Tujuan Kredit
• Mencari Keuntungan

• Membantu usaha nasabah

• Membantu pemerintah

- Penerimaan pajak

- Membuka kesempatan kerja

- Meningkatkan jumlah barang dan jasa

- Menghemat devisa negara

- Meningkatkan devisa negara


Fungsi Kredit
• Untuk meningkatkan daya guna uang
• Untuk meningkatkan peredaran dan lalu lintas
uang
• Untuk meningkatkan daya guna barang
• Meningkatkan peredaran baran
• Sebagai alat stabilitas ekonomi
• Untuk meningkatkan kegairahan berusaha
• Untuk meningkatkan pemerataan pendapatan
• Untuk meningkatkan hubungan internasional
Jenis-Jenis Kredit

1. Berdasarkan Penggunaan

2. Berdasarkan Tujuan Kredit

3. Berdasarkan Jangka Waktu

4. Berdasarkan Jaminan

5. Berdasarkan Sektor Usaha


Jenis Kredit Berdasarkan
Penggunaan
a. Kredit Investasi
Digunakan untuk perluasan usaha atau membangun
proyek/pabrik baru atau keperluan rehabilitasi

Contoh: Untuk membangun pabrik atau membeli


mesin-mesin.

a. Kredit Modal Kerja


Untuk meningkatkan produksi dalam operasionalya.

Contoh: Untuk membeli bahan baku, atau biaya-biaya


lain yang berkaitan dengan proses produksi.
Jenis Kredit Berdasarkan
Tujuan Kredit

a. Kredit Produktif

b. Kredit Konsumtif

c. Kredit Perdagangan
Jenis Kredit Berdasarkan Jangka
Waktu
a. Kredit Jangka Pendek

b. Kredit Jangka Menengah

c. Kredit Jangka Panjang

Jenis Kredit Berdasarkan Jaminan


a. Kredit dengan Jaminan

b. Kredit tanpa jaminan


Jenis Kredit Berdasarkan Sektor
Usaha
a. Kredit Pertanian

b. Kredit Peternakan

c. Kredit Industri

d. Kredit Pertambangan

e. Kredit Pendidikan

f. Kredit Profesi

g. Kredit Perumahan
Siklus Perkreditan
– Permohonan Kredit
– Analisis Kredit
– Persetujuan Kredit
– Perjanjian Kredit
– Pencairan Kredit
– Pengawasan Kredit
– Pelunasan Kredit, atau
• Tambahan Kredit
• Kredit Bermasalah
5C
1. Character
• Penilaian terhadap itikad atau kemauan
nasabah untuk memenuhi kewajibannya
• Informasi diperoleh dari kalangan
perbankan, asosiasi perusahaan

1. Capacity
Kemampuan nasabah untuk memenuhi kewajibannya
(penyediaan dana, membangun proyek/menjalankan
usaha, menghasilkan produk, menjual produk dan
membayar kewajibannya)
5C

1. Capital
• Modal usaha yang tersedia dalam perusahaan,
karena tidak semua kebutuhan dana disediakan
oleh bank
• Modal sendiri yang disediakan nasabah .
5C

1. Collateral
• Agunan / jaminan yang diserahkan peminjam
(debitur) kepada bank sebagai jaminan atas kredit
yang diperolehnya
• Dari segi bank agunan ini mencerminkan:
– Prinsip kehati hatian dari bank

– Mengantisipasi kemungkinan gagalnya usaha


nasabah

– Mendorong agar nasabah berusaha dengan serius


– Penggantian biaya bila nasabah tidak memenuhi
kewajibannya
5C

1. Condition
• Karena kredit menyangkut proyeksi ke masa yang
akan datang maka kondisi perekonimian harus
dianalisis a.l.:
– Kondisi sektor industri terkait
– Ketergantungan terhadap bahan baku
– Peraturan pemerintah

– Kondisi perekonomial regional, nasional dan


global
– Tingkat bunga yang berlaku
+1 C : Constrain
• Constrain merupakan faktor hambatan atau
rintangan sosial psikologis yang ada pada suatu
daerah atau wilayah tertentu sehingga suatu
usaha / proyek sulit untuk dilaksanakan
• Misal:
– Pertenakan babi yang direncanakan berlokasi
di Aceh
– Fabrik obat antibiotik dan vitamin juga
merencanakan mengolah ganja atau ecstasy
7P
1. Personality
2. Party
3. Purpose
4. Prospect
5. Payment
6. Profitability
7. Protection
Prinsip-prinsip Pemberian Kredit
PENILAIAN KREDIT DENGAN
METODE ANALISIS 3R
SEBAGAI BERIKUT:

RETURNS
REPAYMENT
RISK BEARING ABILITY
Aspek-Aspek Dalam Penilaian Kredit
– Aspek Yuridis
• Badan Usaha
• Perizinan

– Aspek Pemasaran
• Pangsa pasar
• Saingan

– Aspek Teknis
• Lokasi
• Proses produksi / penjualan
• Transportasi
Aspek-Aspek Dalam Penilaian Kredit
– Aspek Manajemen
• Struktur Organisasi
• Sistem dan prosedur

– Aspek Keuangan
• Penilaian data keuangan
• Ratio analisis keuangan
Aspek-Aspek Dalam Penilaian Kredit
– Aspek Sosial Ekonomis
• Kesempatan kerja
• Menggunakan bahan baku lokal / impor
• Menghasilkan / menghemat devisa
• Penerimaan pajak
• Tax Holiday
• Subsidi dari pemerintah
• Pemerataan Usaha
– Aspek Amdal
• Dampak Lingkungan
Jenis-Jenis Pembebanan
Bunga Kredit
Menurut Faud & Rustan (2005: 133), pembebaban bunga
kredit secara umum dapat diklasifikasi dalam 3 jenis, yaitu:

• Flate rate, yaitu perhitungan bunga kredit yang tetap


setiap periode, sehingga jumlah angsurannya sama
setiap periode.

• Sliding rate, yaitu perhitungan bunga kredit yang


dilakukan dengan cara mengalikan % suku bunga per
periode dengan system sisa pinjaman, sehingga jumlah
bunga yang dibayar debitur semakin menurun untuk
setiap periode, perhitungan bunga ini juga disebut
perhitungan bunga menurun

• Floating rate, yaitu perhitungan bunga kredit yang


didasarkan pada tingkat suku bunga pada bulan yang
bersangkutan.
Contoh Soal
PT Pratama memperoleh persetujuan kredit dari Bank ABC senilai Rp
72.000.000. Jangka waktu kredit adalah 12 bulan. Pak Dadi
dibebankan sebesar 12% setahun disamping itu PT Pratama juga
dikenakan biaya adaministratif sebesar Rp 200.000.Hitunglah dengan
menggunakan metode flat rate dan sliding rate jumlah angsuran setiap
bulan berikut tabel perhitungannya secara lengkap

Penyelesaian :
Dengan menggunakan Flat rate
Pokok pinjaman = jumlah pinjaman / Jangka waktu
Pokok pinjaman = Rp 72.000.000 / 12 bulan
= Rp 6.000.000

Selanjutnya menghitung bunga perbulan


Bunga = Bunga x nominal pinjaman x 1
12 bulan
Bunga = 12% x Rp 72.000.000 x 1 = Rp 720.000
12 bulan
Contoh Soal
Dengan menggunakan metode sliding rate
Pokok Pinjaman = Rp 72.000.000 = Rp 6.000.000
12 bulan

Bunga = % bunga 1 thn x sisa pinjaman


12 bulan

Angsuran bulan ke 1 adalah :


Pokok Pinjaman = Rp 6.000.000
Bunga 12% x Rp 72.000.000 = Rp 720.000 +
12
Rp 6.720.000

Angsuran bulan ke 2 adalah :


Pokok Pinjaman = Rp 6.000.000
Bunga 12% x Rp 66.000.000 = Rp 660.000 +
12
Rp 6.660.000
Contoh Soal

Angsuran bulan ke 3 adalah :


Pokok Pinjaman = Rp 6.000.000
Bunga 12% x Rp 60.000.000 = Rp 600.000
12
Rp 6.600.000
Contoh Soal
Bila kita bandingkan kedua metode yang telah kita bahas
adalah sebagai berikut :
• Metode flat rate = Rp 80.640.000
• Metode Sliding rate= Rp 76.680.000-

• Selisih Rp 3.960.000