Anda di halaman 1dari 13

TINJAUAN, EVALUASI DAN KENDALI

STRATEGI
KELOMPOK 4
1.LAODE MUH.DENING P
2.ALIEF AVICIENNA
3.ERWIN
4.ANDI NUR AINUN (A21116525)
5. MUH.ZULFIQRI
A.Mengukur Kinerja Organisasi
 Aktivitas evaluasi strategi yang penting lainnya adalah
mengukur kinerja organisasi (measuring organizational
performance). Aktivitas ini termasuk membandingkan hasil
yang diharapkan dengan sesungguhnya,menyeldiki deviasi
dari rencana, mengevaluasi kinerja individu, dan menilai
perkembangan yang terjadi dalam mencapai tujuan yang
telah ditetapkan. Kegagalan mencapai kemajuan yang
diharapkan melalaui pencapaian tujuan jangka panjang atau
tahunan memberi sinyal diperlukannya tindakan korektif.
A.Mengukur Kinerja Organisasi
 Para penyusun strategi menggunakan rasio untuk membuat
tiga perbandingan kritis:
1) Membandingkan kinerja perusahaan selama periode waktu
yang berbeda,
2) Membandingkan kinerja perusahaan dengan pesaing,
3) Membandingkan kinerja perusahaan dengan rata-rata
industri.
B.Mengambil Tindakan Korektif

 Aktivitas evaluasi strategi terakhir,yaitu mengambil tindakan


korektif adalah melakukan perubahan untuk memposisikan
kembali perusahaan ke tempat yang kompetitif untuk masa
depan. Tidak ada organisasi yang dapat bertahan hidup
bagaikan sebuah pulau, tidak ada sebuah organisasi yang dapat
lari dari perubahan.
 Mengambil tindakkan korektif penting untuk menjaga
organisasi tetap pada jalur pencapaian tujuan.
B.Mengambil Tindakan Korektif

Tindakan Korektif yang mungkin dibutuhkan untuk


mengoreksi varian yang tak menguntungkan:
1. Mengubah struktur perusahaan
2. Menggantikan satu atau lebih individu penting
3. Melepaskan sebuah divisi
4. Mengubah visi dan misi perusahaan
5. Merevisi sasaran
6. Mengubah strategi-strategi
7. Merancang kebijakan-kebijakan baru
8. Mencanangkan insentif kinerja yang baru
9. Menambah modal dengan saham atau modal
10. Menambah atau menghilangkan tenaga penjualan,
karyawan, atau manajer
11. Mengalokasikan sumber daya secara berbeda
12. Mengalihkan (atau mengekang) fungsi-fungsi bisnis
c. Balanced Scorecard
Dikembangkan pada tahun 1993 oleh professor Robert Kaplan
dan David Norton dari Harvard Bussiness School, dan
diperbaiki secara berkelanjutan sampai hari ini ,Balanced
Scorecar adalah evaluasi strategi dan teknik kendali. Balanced
scorecar mendapatkan namanya dari kebutuhan yang dirasakan
perusahaan untuk menyeimbangkan pengukuran keuangan yang
sering kali digunakan secara eksklusif dalam evaluasi strategi
dan mengendalikan dengan pengukuran non finansial kualitas
produk dan layanan pelanggan.
c. Balanced Scorecard
 Balanced Scorecard adalah alat evaluasi strategi yang penting.
Ini adalah sebuah proses memungkinkan perusahaan untuk
mengevaluasi strategi berdasarkan empat perspektif :
1. Kinerja keuangan
2. Pengetahuan pelanggan
3. Proses bisnis internal
4. Pembelajaran
D. Karakteristik sistem evaluasi efektif
 Evaluasi strategi harus dirancang untuk menyediakan
gambaran yang benar mengenai apa yang sedang terjadi.
Proses evaluasi strategi tidak boleh mendominasi keputusan;
proses evaluasi seharusnya membangun pemahaman bersama,
kepercayaan, dan masuk akal. Evaluasi strategi harus
sederhana, tidak perlu pelik, dan tidak perlu membatasi.
 Kunci sistem evaluasi strategi yang efektif kiranya terletak
pada kemampuan untuk meyakinkan para peserta bahwa
kegagalan untuk mencapai tujuan tertentu dalam kurun
waktu yang telah ditetapkan tidak serta-merta merefleksikan
kinerja mereka.
E. Perencanaan Kontingensi
Rencana Kontingensi (contingency plans) dapat didefenisikan
sebagai suatu rencana alternatif yang dapat digunakan ketika
terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
E. Perencanaan Kontingensi
 Beberapa rencana kontingensi yang umumnya dibuat oleh perusahaan :
1. Jika laporan intelijen mengindikasikan bahwa pesaing utama menarik
diri dari pasar , tindakan apa yang harus diambil perusahaan?
2. Jika tujuan penjuanlan kita tidak tercapai, tindakan apa yang harus
diambil oleh perusahaan untuk menghindari kerugian?
3. Jika permintaan terhadap produk kita melebihi yang diperkirakan,
tindakan apa yang harus diambil perusahaan untuk memenuhi
permintaan tinggi tersebut?
4. Jika suatu bencana terjadi – seperti hilangnya kemampuan komputer;
percobaan pengambilalihan perusahaan secara paksa; hilangnya
proteksi paten; kerusakan fasilitas manufaktur akibat gempa
bumi,tornado atau angin topan- tindakan apa yang harus diambil
perusahaan?
5. Jika perkembangan teknologi baru membuat produk kita menjadi
ketinggalan zaman lebih cepat dari yang kita perkirakan, tindakan apa
yang harus seharusnya diambil perusahaan?
F. AUDIT
Alat yang sering kali digunakan dalam evaluasi strategi adalah
audit. Auditor memeriksa laporan keuangan perusahaan untuk
menentukan apakah hal tersebut telah disusun berdasarkan
prinsip akuntansi yang berlaku umum (generally accepted
accounting principlrs- GAAP) dan apakah menggunakan standar
yang disebut standar audit yang berlaku umum (generally
accepted auditing standards- GAAS).
TERIMA KASIH