Anda di halaman 1dari 7

Filum : Annelida

Kelas : Oligochaeta
Ordo : Haplotaxida
Famili : Tubifisidae
Genus : Tubifex
Spesies : Tubifex sp
 Tanah Berlumpur
 Suhu 25-28’c
 pH 5.5-8.0
 DO 2.5-7.0 ppm
 Air mengalir tidak deras
 Alat

 Paralon
 Bahan
 Selang
 Pompa
 Feses sapi kering
 Nampan
 Dedak
 Karung
 Lumpur
 Sendok semen
 Bibit Cacing Sutra
 Sekop
 Ampas Tahu
 Karung
 EM4
 Ember
 Molase
 pH pen
 Termometer
 Timbangan
15%

4ml 1 sdm

30% 40% 15%


 Menurut Yurisman dan Sukendi (2004), Tubifex sp. digunakan
sebagaipakan alami untuk benih yang agak besar.
Cacing sutra dibutuhkan untuk pertumbuhan ikan karena
mengandung nutrisi yang tinggi, yaitu protein 57%, karbohidrat
2,04%, lemak 13,30%, air 87,17% dan kadar abu 3,60% (Khairuman
dkk.2008).
Cacing sutra akan memilih bahan yang kecil serta lunak sebagai
pakan (Isyaturradhiyah, 1992 dalam Febrianti, 2004).
 Habitat alami Tubificidae adalah liat berlumpur
atau liat berpasir (Marchese, 1987 dalam Syam,
2012), oleh sebab itu penelitian cacing sutra juga
menggunakan lumpur sebagai media budidaya.
Lumpur budidaya lele merupakan media yang
potensial bagi budidaya cacing sutra. Menurut
Brinkhurst (1974) dalam Febrianti (2004), kandungan
N dalam limbah budidaya lele akan berguna dalam
pertumbuhan bakteri. Bakteri tersebut akan
menguraikan bahan organik, sehingga hasil
perombakannya dapat menjadi nutrisi bagi cacing.