Anda di halaman 1dari 46

PENUGASAN

MANAJEMEN UMUM PUSKESMAS

PELATIHAN TOT
MANAJEMEN PUSKESMAS

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


SKENARIO PENUGASAN KOMPREHENSIF
- Bagi kelas dalam 4 kelompok
- Sumber data: Data PIS-PK, Profil Puskesmas, dll.
- Berdasarkan data diatas, rumuskan intervensi kegiatan yang harus dilaksanakan Puskesmas dalam
meningkatkan status kesehatan masyarakat di wilayah puskesmas “Simpang Kiri”, sesuai dengan
output yang telah ditetapkan, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buatlah Analisis situasi dari data rekapitulasi capaian indikator KS, nilai IKS, dan profil Puskesmas.
2. Identifikasi masalah dan susun prioritas masalah yang akan ditangani Puskesmas di tingkat keluarga, di
tingkat kelurahan, dan di tingkat kecamatan.
3. Cari kemungkinan akar penyebab masalah prioritas dan tetapkan cara pemecahan masalah (melalui
kunjungan rumah, pengorganisasian/penggerakan masyarakat/UKBM, dan program kesehatan
PENUGASAN
Puskesmas)
4. Buatlah RPK Bulanan Puskesmas untuk bulan Oktober sd Desember 2018, RUK Puskesmas TA 2019,
dan RKA Puskesmas TA 2019, dengan memperhatikan integrasi program dan upaya pemberdayaan
keluarga.
5. Roleplay Lokakarya Mini Bulanan dan triwulanan (PENUGASAN II)
6. Penilaian Kinerja Puskesmas (PENUGASAN III)
OUTPUT
1. Hasil analisis data
2. buat roadmap peningkatan cakupan keluarga sampai 100%. Buat target bulanan peningkatan
cakupan kunjungan keluarga.
3. Roadmap peningkatan IKS
4. Roadmap peningkatan 12 indikator keluarga sehat
5. Simulasi SMD dan MMD
6. Tabel identifikasi masalah
7. Urutan prioritas masalah
8. Fish bone atau pohon masalah dalam rangka mencari akar penyebab masalah prioritas.
9. Tabel cara pemecahan masalah
10. RPK Bulan Oktober s.d Desember 2018
11. RUK tahun 2019
12. RKA tahun 2019
13. Simulasi Lokakarya Mini (Penugasan 2)
14. Pembuatan Penilaian Kinerja Puskesmas (Penugasan 3)
SKENARIO DAN DATA PENUGASAN
• PENUGASAN KOMPRE (2) (2).xls
• DATA PKM SIMPANG KIRI\Laporan Rekapitulasi IKS Tingkat
Kecamatan - Kecamatan SIMPANG KIRI - 17_10_2018 12-55-
54.xlsx
PERENCANAAN

PERENCANAAN (PENUGASAN I)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


PERENCANAAN PUSKESMAS
P1
TAHAPAN PELAKSANAAN
P
E
R 1 PERSIAPAN
E
N
C
2 ANALISIS SITUASI
A
N 3 PERUMUSAN MASALAH
A
A
N 4 PENYUSUNAN PERENCANAAN PUSKESMAS
6
1. ANALISA SITUASI
CTH NMR 7. Analisa sandingan data PIS-PK CONTOH SANDINGAN INDIKATOR KB:
dan program
Program vs PISPK
PUS Peserta
NO KELURAHAN CPR KB - PISPK
KB Aktif

Hasil analisa: ..........................

Contoh sandingan data Imunisasi Dasar Lengkap: Program vs PISPK


JUMLAH IDL IDL
No KELURAHAN
SASARAN Absolut % PISPK

1
2

Hasil analisa: ..........................


CONTOH SANDINGAN INDIKATOR
CTH NMR 7. Analisa sandingan data PIS-PK
IBU BERSALIN DI FASKES: dan program
Program vs PISPK
PF Linfaskes
No Kecamatan Bulin
Abs % PISPK
1
2

Hasil analisa: ..........................


CONTOH SANDINGAN INDIKATOR ASI EKSLUSIF:
Program vs PISPK
ASI Ekslusif
∑ Bayi ASI Eksklusif
No Kecamatan
∑ Bayi mendapat ASI % PISPK
Eksklusif
1
2

Hasil analisa: ..........................


2. ROADMAP PENINGKATAN CAKUPAN KUNJUNGAN KELUARGA

November Desember Maret September Desember


No Kelurahan Variabel Baseline Juni 2019
2018 2018 2019 2019 2019

1 Persentase
cakupan
kunjungan
keluarga 100%
3 DAN 4.
Menentukan target IKS dan 12 indikator KS
Data
2019 2020 2021 2022 2023
Dasar
IKS ..... ...... .....
Keluarga ikut KB
Keluarga: Linfaskes 100%
Keluarrga: bayi dengan IDL 100%
Keluaga: bayi dengan ASI Exklusif 100%
Keluarga: penimbangan balita 100%
Keluarga: tb berobat standar 100%
Keluarga: hioertensi berobat teratur 100%
Keluarga: ODGJ berobat teratur 100%
Keluarga tidak ada yg merokok
Keluarga: anggota JKN
Keluarga: akses air bersih
Keluarga: akses jamban sehat
SMD MMD (mhn bantuan promkes untuk
melengkapi penugasan SMD MMD)
TAHAP PERUMUSAN MASALAH

1. IDENTIFIKASI MASALAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


IDENTIFIKASI MASALAH
 Adanya masalah ditunjukkan dengan adanya kesenjangan antara target
dengan kinerja Puskesmas.
 Target : Dilihat dari SPM, Indikator PIS-PK, Renstra Kab/Kota, dll.
 Identifikasi masalah: membuat daftar masalah yang dikelompokkan menurut
jenis upaya, target, pencapaian, dan adanya masalah yang ditemukan.

CONTOH TABEL IDENTIFIKASI MASALAH


No Upaya Target Pencapaian Masalah
I UKM Essensial
1. Pelayanan Gizi
a. - Bayi yang mendapat ASI eksklusif 100% 85% Masih ada 15% bayi yang tidak
mendapat ASI ekslusif

14
TAHAP PERUMUSAN MASALAH

2. PENENTUAN PRIORITAS
MASALAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


PRIORITAS MASALAH
Urgency dilihat dari tersedianya waktu, mendesak
atau tidak masalah tersebut diselesaikan

Seriousness dilihat dari dampak masalah tersebut


terhadap produktifitas kerja, pengaruh terhadap
keberhasilan, dan membahayakan sistem atau
tidak.

Seberapa kemungkinannya isu tersebut menjadi


berkembang dikaitkan kemungkinan masalah
penyebab isu akan makin memburuk kalau
dibiarkan

Berdasarkan skala likert 1-5 (5=sangat besar, 4 = besar, 3 = sedang, 2 = kecil, 1 = sangat kecil).
16
Contoh USG

• USG berdasarkan kesepakatan anggota kelompok, dengan tetap


memperhatikan data yang tersedia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 17
TAHAP PERUMUSAN MASALAH

3. MENCARI AKAR
PENYEBAB MASALAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


Contoh Analisa Penyebab MasalahTidak Tercapainya Target Pencapaian ASI Eksklusif
DITINJAU DARI ASPEK PENYELENGGARAAN PELAYANAN

PERILAKU DLM KONDISI LINGKUNGAN


PENYELENGGARAANPE
KEMAMPUAN HIDUP
LAYANAN
SEHAT
KONDISI FISIK-
TINGKAT AKSES BIOLOGIS IBU & bbl
PPERLAKU IBU & KELG
BUHIR PD YANKES DLM HIDUP SEHAT
KONDISI PSIKOLOGIS
KUALITAS YANKES
KEMANDIRIAN HIDUP BUHIR/BUSUI
YG DITERIMA
SEHAT KLG
TINGKAT CAKUPA KONDISI SOSIAL KLG
IMD PD BBL

KONDISI SBUDAYA
KETERPADUAN LP
KELUARGA

PEMBINAANPASCA KONDISI SPIRITUA


LAHIR O/ TG KELUARGA

DUKUNGAN KEBIJ-
AKAN PEMERINTAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 19


Contoh Analisa Penyebab Masalah
Diagram sebab akibat dari Ishikawa
Petugas kelelahan shg
kurang bersemangat Belum ada SOP Persalinan Normal
MANUSIA melaksanakan METODE yang mengikutsertakan penyluhan
penyuluhan
ASI ekslusif pada ibu bersalin
Banyaknya agenda
kegiatan tidak sebanding Kurangnya pengetahuan petugas dalam
dengan jumlah petugas tata cara pembuatan SOP

Kurangnya Bidan dan Tidak pernah dilakukan pelatihan


tenaga gizi di Pkm penyusunan SOP Puskesmas
Masih ada 15% bayi tidak
Dana untuk kelas Pengetahuan
Media Promosi tdk ada
hamil tidak ada masyarakat tentang mendapatASI ekslusif
Anggaran dana pentingnya ASI ekslusif
Pengadaan media banyak dialihkan
promosi tidak pernah untuk program lain Kader tidakrendah
dilaksanakan karena yang dianggap lebih memberikan
kekurangan dana membutuhkan edukasi mengenai
pemberian ASI
Kurangnya dana Puskesmas ekslusif Kader tidak pernah direfreshing
ilmu
SARANA DANA LINGKUNGAN

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 20


Contoh Analisa Penyebab Masalah

Pohon Masalah (Problem Trees)

Masih ada 15% bayi tidak mendapat ASI ekslusif

METODE MANUSIA SARANA DANA LINGKUNGAN

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 21


TAHAP PERUMUSAN MASALAH

4. CARA PEMECAHAN MASALAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


MASUKAN CARA PEMECAHAN MASALAH
Kesepakatan diantara anggota tim dengan didahului brainstorming. Tipe brainstorming:
a. Terstruktur, setiap anggota tim menyampaikan ide secara bergiliran
b. Tidak terstruktur, tiap peserta yang punya ide dapat langsung menyampaikan
c. Semua berdasarkan atas hasil analisis penyebab masalah, tinjau dari 3 aspek:
di kekuatan sumberdaya, dengan pendekatan yg paling memungkinkan 
rumusan strategi dan taktik
CONTOH TABEL CARA PEMECAHAN MASALAH
No PRIORITAS PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
MASALAH (RINCI DARI PENYEBAB) MASALAH TERPILIH
1. Masih ada a. Kader tidak pernah a. Refreshing kader Refreshing kader tentang
15% bayi yang direfreshing ilmu tentang pentingnya ASI pentingnya ASI ekslusif
tidak b. Tidak pernah dilakukan ekslusif
mendapat ASI pelatihan penyusunan SOP b. ……………….
ekslusif dari Puskesmas
c. Kurangnya Bidan dan
tenaga gizi di Pkm
d. Pengadaan media promosi
tidak pernah dilaksanakan
karena kekurangan dana
e. Kurangnya dana Pusk. 23
PENYUSUNAN PERENCANAAN

PENYUSUNAN RUK DAN RPK

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)

25
RUK
• Merupakan rencana kegiatan yang disusun Puskesmas dalam
upaya menyelesaikan masalah kesehatan di wilayah kerjanya,
baik kegiatan yang akan dilakukan oleh Puskesmas maupun
kegiatan yang perlu dilaksanakan oleh lintas sektor.
• Kegiatan dari RUK yang akan dilakukan oleh Puskesmas
disusun menjadi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)
Puskesmas, sesuai dengan Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah.

2/19/2019 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 26


CONTOH RUK PUSKESMAS

No Upaya Kegiatan Tujuan Sasaran Target penang Kebutuhan Mitra Kerja Waktu Kebutuhan Indikator Sumber
Kesehatan sasaran gungja Sumber Pelaksanaa Anggaran kinerja pembiayaa
wab Daya n n
UKM ESENSIAL
1 Pencegahan Pertemuan Meningkatkan Kader 20 Kader PJ UKM - Fasilitat - Bulan Rp. Penderita APBD
dan Peningkata pengetahuan kesehatan kesehatan Esensial or: Januari 3.510.000, hipertensi
Pengendalian n kader untuk di 5 Desa dan Dokter dan bulan - melakukan
Penyakit kemampua deteksi dini (Desa A s.d Perkesm PKM Juni 2019 pengobata
n kader faktor resiko E) as - Bahan n secara
kesehatan PTM di materi teratur
untuk Posbindu PTM pelatiha
deteksi dini n
faktor - ATK
resiko PTM - Ruang
pada rapat
masyarakat

RUK PUSKESMAS A TAHUN 2019


RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK) TAHUNAN

28
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK) BULANAN

29
RKA (mhn bantuan PI KESMAS untuk
melengkapi penugasan ini)

2/19/2019 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 30


PENGGERAKKAN PELAKSANAAN

LOKAKARYA MINI (PENUGASAN II)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


BULANAN

LOKAKARYA MINI
• Menilai pencapaian & hambatan yang
P2 dijumpai pada bulan atau periode yang
lalu
• Pemantauan pelaksanaan rencana yang
P LOK LOK LOK LOK LOK LOK LOK akan LOK
datang LOK LOK LOK LOK
E P
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN
BLN
LOKMIN
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN• Perencanaan
MIN
BLN diperlukan)
BLN
MIN MIN
ulang yang
BLN dengan
MIN
lebih baik
BLN tujuan
BLN
(bila MIN
BLN
sesuai yang
N E 1 2 3 BULANAN
4 5 6 7 dicapai 8 9 10 11 12
G L INTER INTE INTE
INTE INTE INTE RNAL INTE INTE
NAL & INTE INTE INTE RNAL
RNAL INTE
G A RNA LINTAS
SEK
RNA LOKMIN
RNA &
SEK
RNA
L RNAL & SEKTRIBULANAN
RNAL RNAL &
RNAL
E K L L L • Menggalang SEK
R S
TOR
TRIBULANAN
TOR TOR dan meningkatkan
TOR
kerjasama antar sektor terkait dalam
A A pembangunan kesehatam
• Menginformasikan & mengidentifikasi
K N capaian hasil kegiatan tribulanan
A A sebelumnya, membahas &
N A memecahkan masalaha serta hambatan
oleh LS
N • RTL dan memasukan umpan balik dari
& masyarakat dan sasaran program 32
Tugas Role Play
Bagi kelas dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok memerankan proses
pelaksanaan lokakarya mini sebagai berikut:
1. Lokakarya mini bulanan pertama: Penyelarasan RUK,untuk menjadi RPK, Dilanjutkan
dengan Penggerakan / Pengorganisasian (Review hasil evaluasi tahun lalu, Rancangan
identifikasi kebutuhan kesmas Klh untuk persiapan Pra Mus-renbang Desa/KLH)
2. Lokakarya mini tribulanan pertama, Lintas Sektoral (Pra Musrenbang Kecamatan)
3. Lokakarya mini bulanan rutin
4. Lokakarya mini tribulanan rutin
 Setiap kelompok menentukan sendiri peran yang dimainkan disesuaikan dengan
struktur organisasi Puskesmas. Topik bahasan lokakarya mini ditentukan
berdasarkan Perencanaan kegiatan yang telah disusun.
 Setiap kelompok membahas tentang:
1. Hal apa yang perlu dipersiapkan sebelum dilaksanakan lokakarya mini?
2. Apa hasil luaran dari lokakarya mini yang dilaksanakan?
3. Rumusan tindak-lanjut atas kesepakatan hasil Lokmin
PENGAWASAN, PENGENDALIAN, DAN
PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS

PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS


(PENUGASAN III)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


Masing-masing kelompok diharapkan:

Menyusun Penilaian Kinerja Puskesmas tahun 2017,


mempergunakan data Exercise:
a.Profil Puskesmas tahun 2017
b.Rencana Pelaksanaan Kegiatan tahun 2017
FORMAT PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
Penilaian Cakupan Kegiatan
Format Penilaian Kinerja Puskesmas (2)
Penilaian cakupan kegiatan
Format Penilaian Kinerja Puskesmas (3)
– Penilaian cakupan kegiatan
Format Penilaian Kinerja Puskesmas (1) –
Penilaian Manajemen Puskesmas
Format Penilaian Kinerja Puskesmas (2) –
Penilaian Manajemen Puskesmas
Format Penilaian Kinerja Puskesmas (3) –
Penilaian Manajemen Puskesmas
Format Penilaian Kinerja Puskesmas (4)
– Penilaian Manajemen Puskesmas
TERIMA KASIH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


Langkah Analisis PISPK Untuk Bina Wilayah

• Buat peringkat cakupan kunjungan keluarga antar kab/kota


• Secara empiris, bila cakupan 30% lebih, angka pencapaian IKS
dan 12 indikator keluarga sehat relative stabil, bisa dijadikan
data dasar untuk perencanaan tahun2 selanjutnya
• Untuk kab/kota dengan cakupan <30%  bina akselerasi, agar
cakupan segera naik
• Untuk kab/kota dengan cakupan >30%  bina intervensi
dengan tetap meneruskan cakupan kunjungan keluarga
mencapai 100%
Langkah Bina Akselerasi
• Untuk Kab/Kota dengan cakupan <30%  buat roadmap
peningkatan cakupan sampai 100%
• Buat target bulanan, agar terpantau apakah implementasi di
lapangan on the right track atau tidak
• Cari solusi terhadap masalah yang mereka hadapi (regulasi,
SDM terbatas, dana terbatas?)
• Pada saat mencapai 30%  sudah saatnya dilakukan bina
intervensi
Langkah Bina Intervensi (Cak >30%)
• Sandingkan data PISPK dengan data program yang sesuai (tidak bisa
sama karena unit analisisnya berbeda, program: individu, PISPK:
keluarga). Dalam hal ini dipakai Profil Kesehatan Daerah 2017
• Lihat di tiap kab/kota, adakah yang tidak wajar  bila ada perlu
klarifikasi dengan program dan daerah (Dinkes Kab/Kota)
• Bila sudah verifikasi  tentukan roadmap terhadap
– Cakupan kunjungan keluarga dari 30% ke 100%
– Peningkatan IKS dan 12 indikator keluarga sehat
• Cari intervensi sesuai dengan pencapaian IKS dan 12 indikator keluarga
sehat