Anda di halaman 1dari 33

Chapter 17

INVESTASI

Nama Kelompok :
- Andi Mulyono (1811070141)
- Dhanu Setiawan (1811070142)
- Anne Meriana (1811070147)
- Ika Anisa U’Damawiyah (1811070151)
- Eva Feren (1811070173)
Investasi

Investasi Utang Investasi Ekuitas Isu Pelaporan Lainnya

• Biaya Perolehan Diamortiasi • Nilai Wajar


• Penurunan Nilai
• Nilai Wajar • Metode Ekuitas
• Pengalihan Antarkategori
• Opsi Nilai Wajar • Konsolidasi
• Kontroversi Nilai Wajar
• Ringkasan Akuntansi Investasi
• Ringkasan
Utang

17-2
Akuntansi Aset Keuangan
Aset Finansial
 Kas
 Investasi ekuitas perusahaan lain (saham biasa atau
saham preferen).
 Hak kontraktual untuk menerima kas dari pihak lain
(loans, piutang, dan obligasi).

IASB menghendaki agar perusahaan mengklasifikasi aset keuangan


ke dalam dua kategori pengukuran, yaitu pendekatan berbasis biaya
perolehan diamortisasi dan nilai wajar tergantung pada keadaannya.

17-3
Akuntansi Aset Keuangan
Dasar Pengukuran
IFRS menghendaki agar perusahaan mengukur aset finansial
berdasarkan dua kriteria:
 Model bisnis perusahaan untuk mengelola aset
keuangan; dan

 Karakteristik arus kas kontraktual aset


keuangan
Hanya investasi utang seperti piutang, pinjaman (loan), dan investasi
obligasi yang memenuhi dua kriteria di atas yang dicatat sebesar
amortized cost. Seluruh investasi utang lainnya dicatat sebesar fair value.

17-4
Investasi Utang
Investasi Utang disifati oleh pembayaran kontraktual pada
tanggal tertentu atas
Pokok utang dan
Bunga atas pokok utang yang outstanding
Perusahaan mengukur investasi sebesar
 Biaya Perolehan diamortisasi (amortized
cost) atau
 Nilai Wajar (fair value).

17-5
Investasi Utang
Contoh Jurnal:
 Mencatat Investasi
Investasi Utang xxx
Kas xxx
 Mencatat penerimaan Pembayaran Bunga
Kas xxx
Investasi Utang xxx
Pendapatan Bunga xxx
 Mencatat Bunga Yang Masih Harus Dibayar dan Amortisasi Diskonto
Piutang Bunga xxx
Investasi Utang xxx
Pendapatan Bunga xxx
17-6
Investasi Utang – Biaya Amortisasi

Pelaporan Investasi Obligasi sebesar Amortized Cost

Laporan Posisi Keuangan

Investasi Jangka Panjang


Investasi Utang xxx
Aset Lancar
Piutang Bunga xxx

Laporan Laba Rugi

Pendapatan dan Beban Lainnya


Pendapatan Bunga xxx
Investasi Utang – Biaya Amortisasi

 Mencatat Amortisasi Diskonto Pada Saat Penjualan Investasi

Investasi Utang xxx

Pendapatan Bunga xxx

 Mencatat Penjualan Obligasi

Kas xxx
Pendapatan Bunga xxx
Investasi Utang xxx
Laba Penjualan Investasi Utang xxx
Investasi Utang – Nilai Wajar
Investasi Utang Pada Nilai Wajar mengikuti perlakuan
akuntansi yang sama dengan investasi utang yang dimiliki
untuk ditagih selama periode pelaporan, yaitu dicatat sebesar
biaya
perolehan diamortisasi.

Namun, pada setiap tanggal pelaporan, perusahaan

 Menyesuaikan perolehan diamortisasi (amortized cost) ke


nilai wajar.

 Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi,


dilaporkan sebagai bagian dari laba neto (metode nilai
wajar).
Investasi Utang – Nilai Wajar (Efek Tunggal)
 Jurnal Pembelian Investasi

Investasi Utang xxx


Kas xxx

 Jurnal Penerimaan Pendapatan Bunga

Kas xxx
Investasi Utang xxx
Pendapatan Bunga xxx
 Jurnal Penerimaan Pendapatan Bunga Yang Masih Harus Diterima
Piutang Bunga xxx
Investasi Utang xxx
Pendapatan Bunga xxx
Investasi Utang – Nilai Wajar (Efek Tunggal)
 Jurnal Penyesuaian Investasi Utang ke Nilai Wajar
Penyesuaian Nilai Wajar Efek xxx
Keuntungan/Kerugian Akibat Pemilikan yang Belum Direallisasi – Laba Rugi xxx

Penyajian Statement Keuangan


Laporan Posisi Keuangan

Investasi
Investasi Utang xxx
Aset Lancar
Piutang Bunga xxx

Laporan Laba Rugi


Pendapatan dan Beban Lainnya
Pendapatan Bunga xxx
Keuntungan atau (kerugian) akibat pemilikan yang belum direalisasikan xxx
Investasi Utang – Nilai Wajar (Efek Tunggal)
 Jurnal Kerugian Akibat Pemilikan yang Belum Direalisasi

Keuntungan atau (kerugian) akibat pemilikan yang belum direalisasikan xxx


Penyesuaian Nilai wajar Efek xxx

 Jurnal Penghapusan Dari akun penilaian

Penyesuaian Nilai wajar Efek xxx


Keuntungan atau (kerugian) akibat pemilikan yang belum direalisasikan xxx
Investasi Utang – Nilai Wajar(Portofolio)

 Jurnal mencatat penurunan nilai dan mencatat rugi


Keuntungan atau (kerugian) akibat pemilikan yang belum direalisasikan xxx
Penyesuaian Nilai wajar Efek xxx

 Jurnal Penjualan Investasi Utang

Kas xxx
Kerugian Atas Penjualan Investasi Utang xxx
Investasi Utang xxx
Opsi Nilai Wajar
Perusahaan memiliki opsi untuk melaporkan aset keuangan
pada nilai wajar. Opsinya adalah:

 Diterapkan berdasarkan instrument-by-


instrument basis
dan

 Umumnya tersedia hanya ketika perusahaan pertama kali


aset finansial atau menimbulkan kewajiban finansial.

Jika sebuah perusahaan memilih untuk menggunakan opsi


fair value, perusahaan mengukur instrumen ini fair value
sampai perusahaan tidak lagi mempunyai kepemilikan.
Opsi Nilai Wajar

 Jurnal Nilai wajar untuk Perhitungan Nilai Investasi


Investasi Utang - Obligasi xxx
Keuntungan atau (kerugian) akibat pemilikan yang belum direalisasikan xxx
Investasi Ekuitas
Equity investment merepresentasikan kepemilikan saham
biasa, saham preferen, dan kapital lain.

 Kos mencakup harga sekuritas.

 Komisi dan fee Broker dicatat sebagai biaya

Besar kecilnya kepemilikan saham sebuah perusahaan


(investee) oleh sebuah perusahaan lain (investor) akan
menentukan perlakuan akuntansi investasi
Investasi Ekuitas
Klasifikasi Investasi Berdasarkan Persentase Hak Suara
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar

Berdasarkan IFRS, investasi ekuitas dapat


dianggap sebagai trading (held-for-trading).

Aturan akuntansi dan pelaporan:


 Investasi dinilai sebesar nilai wajar.
 Mencatat laba dan rugi yang
belum direalisasi dalam laba
bersih.
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar
IFRS membolehkan perusahaan untuk
mengklasifikasi sebagian investasi ekuitas
sebagai non-trading.

Aturan akuntansi dan pelaporan:


 Investasi dinilai sebesar nilai wajar.
 Mencatat laba dan rugi yang
belum direalisasi dalam other
comprehensive income.
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar

 Jurnal mencatat Investasi


Investasi ekuitas xxx
Kas xxx

 Jurnal Penerimaan Dividen Tunai

Kas xxx
Pendapatan Dividen xxx

 Jurnal Penurunan Nilai Wajar dan Kerugian


Keuntungan atau Kerugian akibat Pemilikan yang Belum Direalisasi – Laba Rugi xxx
Penyesuaian Nilai Wajar efek xxx
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar

 Jurnal Keuntungan dari Penjualan Saham


Kas xxx
Investasi ekuitas xxx
Keuntungan Atas Penjualan Investasi Ekuitas xxx

 Jurnal Penyesuaian Nilai Wajar Efek


Penyesuaian Nilai Wajar Efek xxx
Keuntungan atau Kerugian akibat Pemilikan yang Belum Direalisasi – Laba Rugi xxx
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar

Example: Equity Investments (OCI)


Jurnal untuk mencatat non-trading equity investments sama
dengan jurnal untuk trading equity investments, kecuali untuk
pencatatan laba atau rugi kepemilikan yang belum direalisasi.

Pelaporan laba atau rugi kepemilikan yang belum direalisasi.


ditempatkan pada pos other comprehensive income.
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar
Ilustrasi: Pada tanggal 10 Desember 2011, Republic Corporation
membeli 1,000 lembar saham Hawthorne Company dengan
harga
€20.75 per lembar (total kos €20,750). Porsi investasi ini kurang
dari 20% dari total saham investee. Hawthorne adalah distributor
produk yang dihasilkan oleh Republic di lokasi tertentu yang
aturan hukumnya menghendaki jenjang kepemilikan saham
minimum. Investasi pada Hawthorne telah memenuhi aturan
tersebut.
Republic memperlakukan investasi ini sebesar nilai wajarnya.
Investasi Ekuitas 20,750 Kas
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar
Ilustrasi: Pada tanggal 27 Desember 2011, Republic menerima
dividen kas dari Hawthorne Company.

Kas 450
Pendapatan Dividen 450
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar
Ilustrasi: Pada tanggal 31 Desember 2011, Investasi Republic
pada saham Hawthorne memiliki nilai buku dan nilai wajar
sebagai berikut
Keuntungan
Investasi Ekuitas Tidak Nilai Tercatat Nilai Wajar (Kerugian) yang
Diperdagangkan Belum Direalisasi
Hawthorne Company 20.750 24.000 3.250
Saldo Penyesuaian nilai wajar 0
efek sebelumnya
Penyesuaian nilai wajar efek 3.250
(Dr)

Penyesuaian Nilai Wajar Efek 3.250


Keuntungan atau Kerugian Akibat Pemilikan yang beum direalsasi – Ekuitas 3.250
Investasi Ekuitas Pada Nilai Wajar
Ilustrasi: Pada tanggal 20 Desember 2012, Republic menjual
seluruh saham biasa Hawthorne dan menerima kas sebesar
€22,500.
Illustration 17-22

Kas 22,500
Investasi Ekuitas 20,750
Laba Penjualan Investasi Ekuitas 1,750
L/R Kepemilikan YBD—Ekuitas 3,250
PNW Sekuritas 3,250
LO 5
Metode Ekuitas
Sebuah investasi (langsung atau tidak langsung) sebesar
20% atau lebih seharusnya berakibat pada anggapan
bahwa, jika tidak ada bukti yang bertentangan, seorang
investor memiliki kemampuan untuk meng-exercise
significant influence pada sebuah investee.

Dalam hal “significant influence,” investor harus


memperlakukan investasi menggunakan equity method.
Metode Ekuitas
Metode Ekuitas
Mencatat investasi sebesar kos dan selanjutnya
menyesuaiakannya setiap periode jika ada
 Laba atau rugi investee (Nilai investasi bertambah
atau berkurang)

 Dividend yang diterima oleh investor.

Jika saham kerugian investee melebihi nilai buku investasi, investor


biasanya tidak melanjutkan penerapan equity method.
Konsoidasi
Controlling Interest – Jika sebuah perusahaan memperoleh hak
suara lebih dari 50% dalam perusahaan lain

 Investor disebut dengan perusahaan induk (parent).

 Investee disebut dengan perusahaan anak (subsidiary).

 Investasi dalam subsidiary dilaporkan pada pembukuan


parent
sebagai long-term investment.

 Parent biasanya menyusun statemen keuangan konsolidasian


(consolidated financial statements).
Penurunan Nilai
Penurunan Nilai
Untuk debt investments, perusahaan menggunakan impairment
test untuk menentukan apakah “it is probable that the investor will
be unable to collect all amounts due according to the contractual
terms.”

Impairment loss ini dihitung sebagai selisih antara nilai buku plus
piutang bunga dan arus kas masa mendatang ekspektasian yang
didiskontokan dengan menggunakan investment’s historical
effective-interest rate.
Pengalihan Antar Kategori
•Transferring sebuah investasi dari satu kategori ke kategori lain
 Seharusnya hanya terjadi ketika business model untuk mengelola investasi berubah.

 IASB mengharapkan perubahan ini tidak sering terjadi.

 Perusahaan memperlakukan perubahan antar klasifikasi ini prospectively, pada awal peri
ode akuntansi setelah perubahan dalam model bisnis.
Pengalihan Antar Kategori

 Jurnal untuk mengalihkan efek ke klasifikasi


Investasi Utang xxx
Penyesuaian Nilai Wajar Efek xxx
Kontroversi Nilai Wajar
 Pengukuran berdasarkan Business Model
 Gains Trading
 Liabilitas tidak dinilai secara wajar (Not Fairly Valued)
 Fair Values - Final Comment