Anda di halaman 1dari 15

TEKNOLOGI INCENERATOR

KEUNTUNGAN ;
1. VOLUME DAN BERAT SAMPAH TEREDUKSI
SECARA MAKSIMAL UMUMNYA 15-20% DARI
VOLUME DAN BERAT AWAL.
2. DAPAT DI PAKAI UNTUK BERBAGAI JENIS LIMBAH
SPT PADAT, CAIR , GASMAUPUN SLUDGE DALAM
SATU INCENERATOR.
3. SAMPAH CEPAT TEREDUKSI , TIDAK
MEMERLUKAN WAKTU YG LAMA SPERTI
LANDFILL.
4. SAMPAH DAPT DI INSINERASI DI TEMPAT
TANPA PERLU DI ANGGKUT KE TEMPAT JAUH.
5. GAS HASIL BAKAR DAPAT DI KENDALIKAN
SECAR EFEKTIF UTK MENGURANGI PENGARUH
TERHADAP LINGKUNGAN.
6. DAPAT MEMUSNAHKAN LIMBAH B3 SECARA
UTUH DAN EFEKTIF DNG TEKNOLOGI YG ADA.
7. INCENAERATOR MEMERLUKAN LAHAN YG
LEBIH SEDIKIT DI BANDINGKAN LANDFILL.
DESKRIPSI PROSES
INCENERASI ADALAH : PROSES PEMUSNAHAN
MATERIAL ORGANIK SECARA THERMAL MELALUI
PROSES PEMBAKARAN DALAM SUATU SISTEM YG
TERKONTROL DAN TERISOLIR DARI
LINGKUNGANYA.
PERBEDAAN DARI PEMBAKARAN BIASA ADALAH :
DARI KUALITAS EMISI GAS BUANG DAN ABU YG DI
HASILKAN. EMISI GAS BUANG YG DI HASILKAN
DARI PROSES INSINERASI SELAIN TDK BERASAP
JUGA DPT MEMENUHI BAKUMUTU YG DI
TETAPKAN PEMERINTAH.
SECARA SEDERHANA PROSES
INSINERASI DPT DI GMBARKAN DLM
SKEMA
SUPPLAI ENERGI UDARA BAKAR
TERKONTROL TERKONTROL

INCENERATOR
SAMPAH

PADATAN
KALOR GAS BUANG
SISA
SECARA IDEAL REAKSI KIMIA DARI PROSES
PEMBAKARAN ;
CXHYOZ +( X+Y/4-Z/2) O2-----XCO2 + Y/2 H2O
LIMBAH ORGANIK DI REAKSIKAN DNG OKSIGEN
DARI UDARA DAN DNG BANTUAN PANAS DARI
BAHAN BAKAR MENGHASILKAN PADATAN
SISA( ABU 0 , GAS BUANG SERTA PANAS.
PEMBAKARAN SEMPURNA BERLANGSUNG JIKA
TEMPERATUR TITIK NYALA TERCAPAI DALAM
SISTEM YG MEMILKI OKSIGEN CUKUP SECARA
STOIKIOMETRIS. PEMBAKARAN SEMPURNA
MENGHASILKAN GAS EMISI CO2, H2O, SO2
DAN HCl UTK SAMPAH YG MENGANDUNG
UNSUR C,H,S,Cl TITIK NYALA SAMPAH
BERKISAR ANTARA 200-500 C.
DALAM SUATU SISTEM BERTEMPERATUR TINGGI ,
MATERIAL ORGANIK TANPA OKSIGEN
STOIKOMETRIS AKAN MENGALAMI PIROLISA.
PIROLISA ADALAH ; REAKSI ENDODERMIK YG
MENGURAIKAN SENYAWA ORGANIK DALAM
SAMPAH MENJADI SENYAWA-SENYAWA YG LEBIH
SEDERHANA, BIASANYA SAMPAH TERGASIFIKASI
MENJADI MENTANA ( CH4 ) ETANA ( C2H5 ) DAN
KARBONMONOKSIDA ( C0 ) YAITU ; GAS-GAS YG
MEMPUNYAI KALOR TINGGI.
PROSES PEMUSNAHAN DI DLM
INCENERATOR
WADAH ABU
COMBUSTIBLE ( GARAM,
LOGAM )

WADAH FRAKSI PEMBAKARAN UDARA


SSAMPAH
GASIFIKASI

SAMPAH GAS SISA


PANAS (SAMPAH ) PEMBAKARAN

GAS SISA
PEMBAKAARAN UDARA
UDARA
PANAS/SUP FUEL

FIRST CHAMBER SECOND CHAMBEER


RESIDENCE TIME & RETENTION TIME
DALAM PROSES INSINERASI SAMPAH
MEMRLUKAN WAKTU DAN DALAM TAHAP
PERANCANGAN INCENERATOR ADA ISTILAH ;
1. RESIDENCE TIME : WAKTU YG DI PERLUKAN
OLEH SAMPAH PADAT DNG JML TERTENTU
UNTUK TERBAKAR HABIS MENJADI ABU.
2. RETENTION TIME : LAMANYA WAKTU
TINGGAL GAS DI DLM RUANG BAKAR.
KINERJA INCENERATOR SECARA MUDAH DPT DI NILAI
MELALUI KEMAMPUANYA MEMENUHI KAPASITAS
PEMBAKARAN DNG KUALITAS EMISI YG BAIK, SLAIN
KEMUDAHAN OPERASI DAN PENGONTROLNYA.
EMISI ADALAH ; SALAH SATU ASPEK INDIKATOR
KESEMPURNAAN PROSES INSINEARSI. SECARA VISUAL ,
KUALITAS EMISI DPT DI LIHAT DARI PROSENTASI
KEKERUHAN ASAP MULAI 0( BENING )-100 ( HITAM
PEKAT ).DAN SECARA KUALITATIF ; NILAI AMBANG
KESEMPURNAAN DAN KEAMANAN EMISI SESUAI
BAPEDAL KEP.03/BAPEDA/09/1995.
KRITERIA INCINERATOR
PARAMETER KADAR YG DI EPRBOLEHKAN MG/Nm3

PARTIKULAT 50
SULFURDIOKSIDA (SO2) 250
NITROGEN DIOKSIDA (NO2) 300
ASAM FLUORIDA ( HF ) 10
KARBONMONOKSIDA (CO0 100
ASAM KLORIDA ( HCl ) 70
TOTAL HIDROKARBON ( CH4) 35
ARSENIC (As ) 1
KADMIUM (Cd ) 0.2
KROM (Cr ) 1
TIMBAL (Pb ) 5
MERCURY (Hg ) 0.2
THALIUM (TI ) 0.2
OPASITAS 10%
INCENERATOR YG BAIK HARUS
MEMENUHI KRITERIA
1.SMOKLESS : KONDISI TANPA ASAP DPT DICAPAI
DNG MENYEMPURNKAN PEMBAKARAN YG
TRJADI.KRITERIA SMOKLESS DI UKRU DNG
MENGUJI EMISI DARI CEROBONG THD
KANDUNGAN CO,NO,SO,DAN KEJERNIHAN
ASAP.
2. NEGATIF PRESUR CHAMBER YG BERARTI
TEKANAN RENDAH DLM RUANG BAKAR.
3. TAHAN LAMA , INCENERATOR DI BUAT PADA
SUHU 600-800 C DAN DI LALUI BEBERAPA
MACAM GAS.
4. HEMAT BAHAN BAKAR, SELAIN
MENGANDALKAN ENERGI YG TERSIMPAN DLM
BAHAN BAKAR,PERLU PULA TAMBAHAN
BAHAN BAKAR GUNA MENYEMPURNAKAN
PEMBAKARAN.
5. KETERSEDIAAN SERVICE DAN PURNA JUAL.
MEKANISME OPERASI INCENERATOR
SECARA PRINSIP ADA 4 TAHAP OPERASI
INCENERATOR :
1. TAHAP PERSIAPAN :MELIPUTI PEMERIKSAAN
RUTIN THD BAHAN BAKAR, ABU DAN KONDISI
PERALATAN, PENGAKTIFAN DAN PENYETELAN
PANEL KONTROL DAN PEMMBERSIHAN GAS
TERSISA.
2. PEMANASAN ; DI LANGSUNGKAN SECARA
BERTAHAP UTK MENGKONDISIKAN RUANG
BAKAR AGAR TERHINDAR DARI TIMBULNYA
RETAKAN PADA DINDING BAKAR ( 400 C )
3. PEMBAKARAN SAMPAH : SETELAH SUHU 400C
, SAMPAH SIAP DIUMPANKAN PADA
INCENERATOR. TEMPERATUR PADA RUANG
BAKAR I 400 C DAN RUANG BAKAR II 800 C.
4. PENDINGINAN ; PADA TAHAP INI SEMUA
BURNER DAN FAN BURNER DI AKTIFKAN,
MEMRLUKAN WAKTU 8 JAM.