Anda di halaman 1dari 11

LUBANG RESAPAN BIOPORI

KAMIR R BRATA/ANNE NELISTYA,2008


LATAR BELAKANG
• SEGUDANG MASALAH AKIBAT SAMPAH
a. Tingginya produksi sampah berkorelasi positif dng
jumlah sampah yg di produksi.
b. Budaya buang sampah sembarangan.
c. Produksi emisi karbon dari pembakaran sampah
dan proses dekomposisi kimiawai sampah.
• Lahan resapan air berkurang
• Banjir tanah longsor dan kekeringan yg terus
melanda.
• Lahan resapan air berkurang ; akibat dari tata
guna lahan yg tidak sesuai peruntukan, yakni :
a. Konversi kawasan bervegetasi alami utk
kawasan pemukiman dan idustri menyebabkan
struktur tanah rusak.
b. Pembukaan lahan, perataan tanah pada saat
pematangan tanah utk persiapan
pembangunan pemukiman dan prasarana lain
menyebabkan pemadatan tanah.
c. Pada saat pembangunan sebagian permukaan tanah
di kedapkan menjadi tapak bangunan dan jalan,
akibatnya sebagian air hujan tdk dpat meresap ke
dalam tanah.
Beberapa permasalhan tadi di perparah dng
pemanasan global ini dapat memicu perubahan
iklim ( meningkatnya intensitas hujan, tingginya jml
air hujan ) , kekeringan parah, semakin
berkurangnya cadangan air menyebabkan
keamblesan tanah.
• Mengingat kebutuhan air terus meningkat
seiring bertambahnya penduduk dan sumber
air utama berasal dari air hujan.
• Beberapa teknologi peresapan air ke dalam
tanah : kolam peresapan, parit resapan ,
sumur resapan.
• Kendala nya pada waktu pembuatan lama,
mahal, memerlukan tempat yg luas.
• Maka di perlukan suatu teknologi peresapan air yg lebih
murah, efisien, tepat guna, tdk membutuhkan tempat luas.
• Teknologi LRB : Lubang resapan Biopori, merupakan
rekayasa teknik engenering menggunakan prinsip EKO-
HIDROLIS .
• Eko Hidrolis : dengan memperbaiki kondisi ekosistem tanah
untuk perbaikan fungsi hidrolis ekosistem tanah.
• Dengan pemanfaatan sampah organik di dalam lubang
biopori ternyata mampu menciptakan habitat mikro di
dalam tanah tsb.
• Pengertian Biopori : merupakan ruangan atau
pori dalam tanah yg di bentuk oleh mahkluk
hidup , seperti fauna tanah, akar tanaman.
Bentuk biopori menyerupai liang dan
bercabang-cabang yg sangat efektif utk
menyalurkan air dan udara ke dalam tanah.