Anda di halaman 1dari 13

Alat Pengolahan Bahan Galian

“Jengkek(Jig)”

Oleh :
Magdalena N Pe Here
1606100033
Apa itu Jigging?

Jigging adalah proses pemisahan mineral yang berharga dengan mineral


yang tidak berharga berdasarkan pada perbedaan berat jenis mineral
tersebut dengan aliran fluida vertical.
Dalam jigging terjadi “stratifikasi” atau perlapisan pada partikel yang
akan dipisahkan. Hal ini terjadi karena partikel-partikel tersebut
berbeda berat jenisnya
Hal-hal yang terjadi selama proses Jigging
1.Hindered settling classification
Terjadi pada saat pulsion dimana material dengan berat jenis ringan akan keluar atau
terlempar sedangkan mineral dengan berat jenis berat akan mengendap.
2. Differential acceleration
Didalam jigging partikel bergerak selama periode percepatan dan karena itu partikel berat
akan mempunyai percepatan awal dan kecepatan jauh lebih besar daripada partikel ringan.
3. Consolidation trickling
Pada waktu akhir dari “suction” partikel-
partikel yang berukuran kecil tetapi berat jenisnya besar akan mempunyai kesempatan
untuk menerobos diantara partikel-partikel itu maupun
menerobos “jig bed” daripada mineral
ringan berat jenis kecil
Apa itu Jengkek(Jig)?

Jengkek (jig) adalah alat yang digunakan untuk memisahkan mineral


berat dari yang ringan dengan prinsip gravitasi dan gerak isap-tekan
dalam media air atau fluida.
Persyaratan untuk jig dan “jig bed (ragging)”
Persyaratan untuk jig harus ada :
• Pengatur stroke
• Pengatur underwater
• Pengatur umpan / konsentrat
• “screen” dan “ragging” disesuaikan

Persyaratan untuk jig bed (ragging )harus ada :

• Mempunyai kecepatan mengendap antara mineral berat dan ringan


• Tidak mudah hancur
• Ukuran partikel jig bed harus lebih besar dari screen 4.
• Fluktasi ukuran butir kecil
Gambar Jengkek (Jig)
Bagian-bagian Jig
JIG TAMPAK ATAS DIAFRAGMA PADA SAAT
PULSION DAN SUCTION
Gaya- gaya yang bekerja pada Jig

• Tekanan ( pultion )
Yang dimaksud dengan tekanan ( pulsion ) atau desakan
adalah kejadian dimana air menembus atau bergerak
keatas melalui saringan jig, mengangkat bahan – bahan
atau butiran yang berada diatas saringan.Dimana
butiran yang ringan akan terangkat lebih tinggi, dalam
hal ini jig bed akan terbuka karena ada gerakan.Dengan
demikian bijih yang berat akan masuk diselah – selah
pori – pori batu bed.
• Hisapan ( suction )
Hisapan ( suction ) merupakan suatu kejadian dimana air menembus
kebawah melalui saringan membawa bahan yang dapat melewati
saringan kedasar jig.
Material yang tercampur dengan air mengalir diatas jig, akibatnya akan
terjadi tekanan dan hisapan yang berulang – ulang sehingga diatas jig
berbentuk susunan lapisan – lapisan mineral dimana butiran – butiran
dengan berat jenis yang lebih besar akan lebih cepat mengendap dan
melewati saringan untuk kemudian diambil sebagai konsentrat.Dengan
adanya kecepatan ( cross flow ) butiran yang lebih ringan akan terbawa
dan terbuang sebagai tailing.
Prinsip kerja Jig
Apabila terjadi pulsion maka bed akan terdorong naik. Sehingga batuan
pada lapisan bed akan merenggang karena adanya tekanan.
Kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh mineral berat untuk
menerobos bed masuk ke tangki sebagai konsentrat sedangkan mineral
ringan akan terbawa oleh aliran horizontal diatas permukaan bed dan
akan terbuang sebagai tailing. Pada saat terjadi suction, bed menutup
kembali sehingga mineral berat berukuran besar dan mineral ringan
berukuran besar tidak berpeluang masuk ke tangki. Jadi mineral berat
berukuran besar akan mengendap diatas bed untuk menunggu
kesempatan pulsion berikutnya, sedangkan mineral ringan berukuran
besar akan terbawa aliran arus horizontal.
Proses pemisahan mineral menggunakan
Jengkek(Jig)