Anda di halaman 1dari 9

QBD 1- Kelompok III

ErwinRmd
Seorang wanita berusia 20 tahun datang ke dokter mengeluh buang air besarnya
sulit sejak kecil. Buang air besarnya baru lancar jika minum obat dari warung.
Keluhan penurunan berat badan tidak ada. Pasien tidak suka makan buah-buahan
dan sayur sejak kecil, karena jika mengunyah makanan dia merasa sakit di
giginya. Minum air putih hanya sedikit. Ibunya juga mengalami keluhan serupa.
 Apa bedanya konstipasi fungsional dan organik!
 Bagaimana menyingkirkan adanya kemungkinan defekasi organik pada
kasus diatas!

Konstipasi adalah persepsi gangguan buang air besar berupa berkurangnya frekuensi buang air besar
kurang dari 3 kali seminggu atau 3 hari tidak buang air besar atau buang air besar diperlukan mengejan
secara berlebihan. Ketika makanan tetap berada di usus besar untuk waktu yang lama, terlalu banyak air
diserap dan tinja menjadi keras dan sulit untuk dilewati.

Maried N Elaine, Hoehn Katja. Human Anatomy and Physiology Seventh Edition. Washington DC. Pearson Education, Publishing as Benjamin Cummings; 2011. P1414, 1431, 1743. Vita Rizky Pradani
S, M. Zen Rahfiludin, Suyatno. HUBUNGAN ASUPAN SERAT, LEMAK, DAN POSISI BUANG AIR BESAR DENGAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA LANSIA. JURNAL KESEHATAN
MASYARAKAT (e-Journal) Volume 3, Nomor 3, April 2015 (ISSN: 2356-3346).
Klasifikasi Konstipasi
Berdasarkan patosiolog konstipasi:

1. Konstipasi akibat kelainan struktural, terjadi melalui proses obstruksi aliran tinja.
2. Konstipasi fungsional, berhubungan dengan gangguan motilitas kolon atau anorektal.

Berdasarkan waktu berlangsungnya konstipasi:

1. Akut: apabila kejadian baru berlangsung selama 1-4 minggu


2. Kronis: apabila kejadian telah berlangsung lebih dari 4 minggu

Vita Rizky Pradani S, M. Zen Rahfiludin, Suyatno. HUBUNGAN ASUPAN SERAT, LEMAK, DAN POSISI BUANG AIR BESAR DENGAN KEJADIAN
KONSTIPASI PADA LANSIA. JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (e-Journal) Volume 3, Nomor 3, April 2015 (ISSN: 2356-3346).
Endyarni Bernie, Syarif Badriul. Konstipasi fungsional. Sari Pedriatri 2004; 6 (suppl 2): 75-80
Gangguan motilitas kolon atau anorektal

• Dapat diakibatkan oleh kurangnya serat dalam makanan, kebiasaan buang air besar yang
tidak tepat, kurang olahraga, gangguan emosi, atau penyalahgunaan pencahar.

• Selama usia tua, aktivitas saluran GI menurun. Lebih sedikit cairan pencernaan yang
diproduksi, penyerapannya kurang efisien, dan peristaltik melambat. Hasilnya adalah buang
air besar yang lebih jarang dan sering sebabkan sembelit.

• Sembelit sering terjadi selama kehamilan. Konstipasi terjadi karena motilitas saluran
pencernaan menurun selama kehamilan.

Maried N Elaine, Hoehn Katja. Human Anatomy and Physiology Seventh Edition. Washington DC. Pearson Education, Publishing as Benjamin Cummings;
2011. P1414, 1431, 1743.
Continence Foundation of Australia – Juni 2014 . Diagram Tinja Bristol dikembangkan oleh K. W. Heaton dan S. J. Lewis di University of Bristol dan
pertama kali diterbitkan dalam Scandinavian Journal of Gastroenterology
Seorang wanita berusia 20 tahun datang ke dokter mengeluh buang air besarnya sulit sejak
kecil. Buang air besarnya baru lancar jika minum obat dari warung. Keluhan penurunan
berat badan tidak ada. Pasien tidak suka makan buah-buahan dan sayur sejak kecil, karena
jika mengunyah makanan dia merasa sakit di giginya. Minum air putih hanya sedikit.
Ibunya juga mengalami keluhan serupa.
Proses obstruksi aliran tinja

Intestinal Penyakit Hirschprung


Muskuler Distrofi miotonik, Fibrosis kistik
Metabolik Hipotiroidisme, Hipokalemi, Hiperkalsemia
Obat-obatan Narkotik, Antidepresan, Psikoaktif.

Sherwood Lauralee. Human Physiology From Cells to Systems 9th Edition. West Virginia University. Department of Physiology and Pharmacology School of Medicine; 2016. P635-36
Endyarni Bernie, Syarif Badriul. Konstipasi fungsional. Sari Pedriatri 2004; 6 (suppl 2): 75-80
Seorang wanita berusia 20 tahun datang ke dokter mengeluh buang air besarnya sulit sejak kecil.
Buang air besarnya baru lancar jika minum obat dari warung. Keluhan penurunan berat badan
tidak ada. Pasien tidak suka makan buah-buahan dan sayur sejak kecil, karena jika mengunyah
makanan dia merasa sakit di giginya. Minum air putih hanya sedikit. Ibunya juga mengalami
keluhan serupa.

Untuk menyingkirkan konstipasi organik harus dilakukan pemeriksaan terlebih


dahulu untuk memastikan adanya suatu penyakit atau kerusakan atau kelainan
struktural pada saluran cerna. Pemeriksaan yang biasa dilakukan berupa rectal
touche, rontgen abdomen dan kolonoskopi.