Anda di halaman 1dari 44

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Direktorat Jenderal Cipta Karya

PEDOMAN PENYUSUNAN/REVIEW RPIJM serta


PENERAPAN SIPPa DALAM SISTEM PERENCANAAN DAN
PENGANGGARAN DI DITJEN CIPTA KARYA

Disampaikan oleh:
PPK PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN JAWA TIMUR

Malang, 16-17 Juli 2018


Pengertian RPIJM Rencana Program Investasi Jangka Menengah

RPI-JM Bidang Cipta Karya merupakan dokumen


perencanaan sebagai acuan dalam perencanaan,
pemrograman, dan penganggaran pembangunan
Berdasarkan Surat infrastruktur bidang Cipta Karya yang memuat rencana
Edaran Direktur program dan investasi untuk jangka menengah (3-5
tahun). Hal ini merupakan usaha dalam mewujudkan
Jenderal Cipta Karya target gerakan 100-0-100 dengan mengacu pada
Kementerian Pekerjaan rencana pembangunan, rencana tata ruang dan
kebijakan skala nasional, provinsi, serta
Umum Nomor : 06/ kabupaten/kota. dengan mengacu kepada PP No. 14
SE/DC/2014 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan
dan Kawasan Permukiman, dan memperhatikan
rencana tata ruang dan rencana Wilayah
Pengembangan Strategis (WPS).
Mengapa RPIJM perlu diperbaharui/direview?
• Pemutakhiran Amanat Pembangunan Bidang Cipta Karya (RPJMN
dan renstra PUPR)
• Penyesuaian Sasaran Strategis
• Perubahan Nomenklatur Program dan kegiatan Bidang Cipta Karya

Multi Dokumen RPIJM Bersifat


Sekto yang terkait dengan pembangunan Bidang Cipta Karya, berupa sektor
pengembangan permukiman, penataan bangunan dan lingkungan, penyehatan
r lingkungan permukiman (air limbah, persampahan, dan drainase), serta
pengembangan air minum
Multi
Sumber yaitu dana pembangunan infrastruktur Bidang Cipta Karya yang berasal
dana dari APBN, APBN Provinsi, APBN Kabupaten/Kota, dunia usaha; dan
masyarakat.
Multi
Stakeh Melibatkan masyarakat, pemerintah dan swasta sebagai pela
pembangunan
older
Partis
ipatif Memperhatikan kebutuhan, kemampuan
serta menyesuaikan karakteristik
Kabupaten/ Kota
Fungsi RPIJM Rencana Program Investasi Jangka
Menengah

1 Mewujudkan keterpaduan baik di tingkat


pusat maupun di tingkat daerah dalam rangka
penyelenggaraan pembangunan infrastruktur
permukiman yang berkelanjutan.

3 Mewujudkan kemandirian kabupaten/kota


dalam penyelenggaraan infrastruktur
permukiman yang berkelanjutan, baik di
perkotaan maupun perdesaan.

2 Sebagai dokumen acuan dalam perencanaan,


pemograman, serta penyelenggaraan
pembangunan infrastruktur bidang Cipta
Karya.
Kedudukan Renstra Ditjen Cipta Karya Terhadap RPJMD,
Gerakan Nasional 100-0100 dan RPIJM Bidang Cipta Karya

MEMORANDUM
PROGRAM
PROVINSI
Sinergi Dokumen Rencana Program Investasi Jangka
Menengah

RTRW + RPJMD

STRATEGI SANITASI KOTA RISPAM


SPAL Setempat, SPAL Terpusat, Kampanye, Advokasi SPAM Regional/Perkotaan/Berbasis
Pemda, Peningkatan Kapasitas SDM, Bantuan Teknis Masyarakat/Kawasan Khusus/PDAM Terfasilitasi/PDAM

KETERPADUAN

KETERPADUAN
Kelembagaan, Sinkronisasi Lintas Sektor Non Terfasilitasi, Penyehatan PDAM, Peningkatan Kap.
SDM

MASTERPLAN SAMPAH PERATURAN BANGUNAN


Pengelolaan di Sumber (TPS3R/TPST), Pengelolaan
Rencana Pencgahan GEDUNG
Akhir (TPA), Kampanye, Advokasi Pemda, Peningkatan RTBL, Perda BG, IMB, Sertifikasi Layak Fungsi,
Kapasitas SDM, Kelembagaan Pengelola Sampah, dan Peningkatan Pendataan BG, Bangunan Gedung Hijau, Tim Ahli BG,
Sinkronisasi Lintas Sektor
kualitas Permukiman RTH, Kawasan Pusaka
Kumuh
Perkotaan(RK2KPK
MASTERPLAN DRAINASE P) RISPK
Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran

SPPIP
RPIJM
: Strategi Pembangunan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan RTBL : Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan
RP2KP : Rencana Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman RISPK : Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran
RISPAM : Rencana Induk Sistem Pengembangan Air Minum BG : Bangunan Gedung
TPST : Tempat Pengolahan Sampah Terpadu RTH : Ruang Terbuka Hijau
Integrasi Perencanaan Pembangunan
Infrastruktur Permukiman
KPJM
KERANGKA PENGELUARAN JANGKA MENENGAH

KPJM adalah Salah satu alat ( tool ) strategis untuk melakukan alokasi
pendanaan belanja anggaran yang proses penyusunannya berdasarkan
pada suatu kebijakan tertentu, yaitu keputusan yang akan menimbulkan
implikasi belanja anggaran di masa mendatang dengan proyeksi jangka
waktu yang lebih dari 1 (satu) tahun anggaran (Permenkeu 143/PMK-02/2015)

Prakiraan Maju :
Prakiraan maju adalah perhitungan kebutuhan dana untuk
tahun anggaran berikutnya dari tahun yang direncanakan
guna memastikan kesinambungan program dan kegiatan
yang telah disetujui dan menjadi dasar penyusunan anggaran
tahun berikutnya .
Manfaat
KPJM
1. Meningkatkan tranparansi alokasi sumber daya anggaran yang
lebih baik (allocative efficiency);
2. Meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran (to improve
quality of planning) berupa keterkaitan antara kebijakan,
perencanaan dan penganggaran (antara KPJM, RKP, dan APBN);
3. Memperbaiki fokus terhadap kebijakan prioritas (best policy
option);
4. Meningkatkan prediktabilitas (predictability) dan kesinambungan
pembiayaan suatu program/kegiatan;
5. Memudahkan kerja perencanaan pada tahun-tahun berikutnya.
Ilustrasi
Penerapan KPJM

2019
2020 2021 2022

2017 2018 2019 2020 2021

2017 2018 2019


Kedudukan RPIJM dan KPJM
dalam Proses Perencanaan

Perencanaan Perencanaan
Jangka Menengah Tahunan

KPJM
RPIJM MP
SIPPA BIDANG RKA-K/L DIPA
CK Provinsi

 RPJMN/ Renstra
 Direktif Presiden
 Komitmen Menteri
 Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
 Multi Years Contract
 PHLN
 Masukan Eksternal
 Usulan berdasarkan Dokumen
Perencanaan Terkini (RKP, SSK,
RISPAM, dll)
Kebijakan Prioritas Penganggaran Program

3KEGIATA 4
KEGIATAN
PRIORITAS
N MYC & USULAN
PHLN EKSTERNAL

2
HASIL

5
ARAHAN
KOMITME KONREG KETERPADU
N KEM- (USULAN AN SEKTOR
PUPR KEGIATAN (BPIW)
TA 2019)

DIREKTIF PEMENUHAN
RENSTRA/ MEMORANDU
PRESIDEN RPJMN M PROGRAM

6
PROPINSI

1
Jumlah Kegiatan Propinsi
Business Jatim tahun 2019
Infograph

Provinsi Jawa Timur


SEKTOR RPIJM KPJM MP PRAKONREG
PKP 250 459 39 22
PBL 140 233 20 19
PSPLP 480 860 37 42
PSPAM 317 736 26 9
JUMLAH 1.187 2.288 122 92

900

800
3.31% 2.49%
700 32.18%
600

500

400

300 62.02%
200

100

0
RPIJM KPJM MP PRAKONREG RPIJM KPJM
MP PRAKONREG
Evaluasi Penganggaran SIPPa Jatim tahun 2019
Business Infograph

Provinsi Jawa Timur


SEKTOR RPIJM KPJM MP PRAKONREG
PKP 797.678.868 3.099.212.310 183.629.500 146.280.000
PBL 271.296.300 531.913.000 99.300.000 125.300.000
PSPLP 690.987.927 1.434.395.723 75.011.575 130.411.575
PSPAM 1.836.705.275 3.386.553.278 212.255.652 353.792.000
JUMLAH 3.596.668.370 8.452.074.311 570.196.727 755.783.575

5.65%
3,500,000,000

4.26% 26.89%
3,000,000,000

2,500,000,000

2,000,000,000

1,500,000,000

63.19%
1,000,000,000

500,000,000

0
RPIJM KPJM
RPIJM KPJM MP PRAKONREG MP PRAKONREG
Jumlah Kegiatan dan Penganggaran Usulan RPIJM Kab/Kota
Business
Propinsi Jatim Infograph
tahun 2020
RPIJM Kab/Kota
SEKTOR PKP PBL PSPLP PSPAM
KEGIATAN 41 24 63 105
ANGGARAN 161.497.000 72.050.000 156.201.000 561.378.917

16.98% 17.60%

7.58% 45.06% 10.30%

59.02% 16.42%

27.04%

PKP PBL PSPLP PSPAM


PKP PBL PSPLP PSPAM

ANGGARAN KEGIATAN
Jumlah Kegiatan dan Penganggaran Usulan RPIJM Kab/Kota
Business
Propinsi Jatim Infograph
tahun 2020
Jumlah Kegiatan dan Penganggaran Usulan RPIJM Kab/Kota
Business
Propinsi Jatim Infograph
tahun 2020
Status Dokumen Rencana Program Investasi Jangka
Menengah
Masa Berlaku
No. Kabupaten/Kota Dokumen RPIJM Masa Berlaku
No. Kabupaten/Kota Dokumen RPIJM
1 Kabupaten Bangkalan 2015-2019
20 Kabupaten Pasuruan 2015-2019
2 Kabupaten Banyuwangi 2017-2021
21 Kabupaten Ponorogo 2017-2021
3 Kabupaten Blitar 2018-2022
22 Kabupaten Probolinggo 2018-2022
4 Kabupaten Bojonegoro 2018-2022
23 Kabupaten Sampang 2018-2022
5 Kabupaten Bondowoso 2015-2019 24 Kabupaten Sidoarjo 2015-2019
6 Kabupaten Gresik 2015-2019 25 Kabupaten Situbondo 2015-2019
7 Kabupaten Jember 2014-2018 26 Kabupaten Sumenep 2017-2021
8 Kabupaten Jombang 2018-2022 27 Kabupaten Trenggalek 2016-2020
9 Kabupaten Kediri 2018-2022 28 Kabupaten Tuban 2017-2021
10 Kabupaten Lamongan 2018-2022 29 Kabupaten Tulungagung 2017-2021
11 Kabupaten Lumajang 2017-2021 30 Kota Batu 2015-2019
12 Kabupaten Madiun 2018-2022 31 Kota Blitar 2017-2021
13 Kabupaten Magetan 2018-2022 32 Kota Kediri 2018-2022
14 Kabupaten Malang 2015-2019 33 Kota Madiun 2015-2019
15 Kabupaten Mojokerto 2017-2021 34 Kota Malang 2015-2019
16 Kabupaten Nganjuk 2015-2019 35 Kota Mojokerto 2018-2022
17 Kabupaten Ngawi 2018-2022 36 Kota Pasuruan 2015-2019
18 Kabupaten Pacitan 2016-2020 37 Kota Probolinggo 2015-2019
19 Kabupaten Pamekasan 2017-2021 38 Kota Surabaya 2018-2022
Database Dokumen Rencana Program Investasi Jangka
Menengah

STATUS SK KUMUH KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR


Luas Kawasan Kumuh (Ha)
700
608.60
600

500

400
303.97
300
215.47 226.20
192.18 193.56
200 150.05
125.67 145.89
109.9494.28 119.39
104.26
100 82.34 66.8385.83 60.91
40.9056.66 42.95 49.28
25.98 30.00
54.41
14.07 15.7620.63
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

1. Kabupaten Nganjuk 12. Kota Probolinggo 23. Kabupaten Mojokerto


2. Kabupaten Tulungagung 13. Kabupaten Lamongan 24. Kabupaten Malang
3. Kabupaten Trenggalek 14. Kota Kediri 25. Kabupaten Pamekasan
4. Kabupaten Ponorogo 15. Kota Pasuruan 26. Kabupaten Blitar
5. Kabupaten Madiun 16. Kota Malang 27. Kabupaten Pasuruan
6. Kabupaten Lumajang 17. Kabupaten Pacitan
7. Kabupaten Banyuwangi
8. Kabupaten Situbondo
18. Kabupaten Sidoarjo
19. Kabupaten Kediri
Luas Kumuh 2014 : 3.542,29 Ha
9. Kabupaten Bondowoso 20. Kabupaten Probolinggo Sisa Kumuh 2017 : 2.342,87 Ha = 66,14%
10. Kabupaten Gresik 21. Kota Surabaya
11. Kabupaten Jombang 22. Kota Mojokerto Sumber: Satker Bangkim Jawa Timur, 2018
Database Dokumen Rencana Program Investasi Jangka
Menengah

PERDA BG

TIDAK ADA; 4 Kabupaten/Kota Yang Tidak


Memiliki Perda BG :
1. Kabupaten Blitar
2. Kabupaten Malang
3. Kabupaten Situbondo
ADA; 34
4. Kota Batu

33 KABUPATEN/KOTA YANG TELAH MEMILIKI PERDA BG

Sumber: Satker PBL Prov. Jatim, 2018


Database Dokumen Rencana Program Investasi Jangka
Menengah

Masterplan Persampahan, Limbah dan Drainas


MASTER PLAN PERSAMPAHAN MASTERPLAN AIR LIMBAH MASTER PLAN DRAINASE

12 10
20 18
26 28

Ada Tidak Ada Ada Tidak Ada


Ada Tidak Ada

Kabupaten/Kota Yang Tidak Masterplan Sama Sekali :


1. Kabupaten Bangkalan 5. Kabupaten Probolinggo
2. Kabupaten Blitar 6. Kabupaten Situbondo
3. Kabupaten Jember 7. Kabupaten Sumenep
4. Kabupaten Pasuruan 8. Kota Batu

Sumber: Satker PLP Prov. Jatim, 2018


Database Dokumen Rencana Program Investasi Jangka
Menengah

LEGALISASI RISPAM

Kabupaten/Kota Yang Telah


Ada; 6 Legalisasi RISPAM :
1. Kabupaten Banyuwangi
2. Kabupaten Madiun
3. Kabupaten Pamekasan
4. Kabupaten Probolinggo
Tidak Ada; 32 5. Kota Malang
6. Kota Mojokerto

SEMUA KABUPATEN/KOTA DI PROV.JATIM MEMPUNYAI


DOKUMEN RISPAM, NAMUN HANYA 6 KABUPATEN YANG TELAH
DISAHKAN BERDASARKAN PERBUP
Sumber: Satker PSPAM Prov. Jatim, 2018
Capaian Pelayanan Infrastruktur
Bidang Cipta Karya Tahun 2017
80.00

70.00

60.00

50.00

40.00

30.00

20.00

10.00

0.00
Si s a Kawas a n Kumuh Ai r Mi num Ai r Li mba h Pers a mpa han Dra i na s e
Leading Sektor Rencana Program Investasi Jangka
Menengah
PENGERTIAN TUJUAN
SIPPa SIPPa
Sistem Informasi 1. Dalam Rangka
yang Berbasis TIK Mengendalikan Proses
(Teknologi Informasi Perencanaan dan
dan Komunikasi) Penganggaran
yang Mengelola Tahunan Mulai dari
Proses Perencanaan Penyusunan RPIJM,
Serta Penyusunan KPJM, Memorandum
Program dan Program, Usulan
Anggaran Bidang Konreg, Hasil Konreg,
Cipta Karya Sampai Usulan Renja
K/L
2. Dalam Rangka
Perubahan Paradigma
Pengelolaan
Database
Perencanaan dan
Siklus Perencanaan Program
& Anggaran

Pemutakhiran
KPJM

2018 2019
 Menjaring  Menyelenggarakan  MemMenyusun  Mengkonsolidasi  Melakukan
Usulan Sinkorinsasi dan usulan program hasil Penelitian
Program dari Propinsi memverifkasi Musrenbangprop RKAKL
Kab/Kota  Menyusun dan Usulan untuk disampaikan (bersama
(bersama Memverifkasi Konsolidasi Dinas Propinsi dalam Sektor)
Sektor) Memorandum Data & Konreg forum Musrenbangnas  Menyebarlua
 Mengevaluasi Program Propinsi (bersama  Menjaga pemenuhan skan DIPA
Usulan program (bersama Sektor) Sektor) readiness criteria (kegiatan
(bersama Sektor)  Membawa hasil usulan kegiatan yang didanai)
 Menyusun Konreg dlm (bersama Sektor) kepada
Longlist Usulan proses Kab/Kota
KERANGKA PENGEMBANGAN
SIPPa
KERANGKA PENGEMBANGAN
SIPPa
PERAN STRATEGIS APLIKASI
SIPPa SIPPa Mampu
Menyatukan Data
Dasar Perencanaan
(Wilayah Kumuh,
Rawan Air, Rawan
SIPPa Sebagai Satu- Sanitasi, KSK, dll)
satunya Aplikasi Dalam Satu Sistem
Sekaligus Data Yang Sama Dengan SIPPa Menyediakan Berbagai
Center Perencanaan Perencanaan Macam Format Laporan Dan
Dan Penganggaran Kegiatan Rekap Yang Dapat
Yang Meliputi Dipergunakan Untuk
Semua Sektor Yang Informasi Bagi Pimpinan

01
Dapat Terpercaya
03 05
Dalam Pengambilan
Bagi Semua Stake Keputusan Dan Dapat
Holder Terkait Diakses Online Selama 24
Bidang Cipta Karya Jam Dari Manapun
Dari Kabupaten
Sampai Pusat
SIPPa Menyediakan
SIPPa Sebagai Alat
Untuk
Melembagakan
02 04 Tools Dalam Proses
Pemilihan Prioritas
Usulan Kegiatan
Siklus Tahunan (Melalui Scoring RC)
Perencanaan Dan
Penganggaran Di
Bidang Cipta Karya
Mulai Dari Tingkat
Kabupaten/Kota
Sampai Pusat
PEMBAGIAN PERAN
PENGGUNA
KEBIJAKAN DATA SIPPa
01 02 03 04
Data dasar yang RPIJM yang diisikan Data road Nomenklatur usulan
digunakan adalah ke dalam aplikasi
data yang sesuai
map dalam RPIJM
SIPPa adalah RPIJM disesuaikan disesuaikan dengan
dengan arah
2015 – 2019 (5 ADIK DJCK (nama
kebijakan dengan target
pembangunan tahun) original kegiatan, satuan,
atau revisi terakhir
RAD 100-0- sumber
infrastruktur
permukiman di 100 diinput pembiayaan, target
Indonesia dan oleh user outcome/pemanfaat
merupakan propinsi , dll)

05
data/dokumen yang
masih valid 06 07 08
Data hasil input Data hasil input Data-data Randal propinsi
data dasar RPIJM kab/kota tersebut harus memastikan
kab/kota dianggap dianggap sah sudah pengisian data
sah jika sudah
jika sudah terverifkasi oleh kab/kota
terverifkasi oleh sebelum
satker sektor terverifkasi oleh tepat waktu dan
randal propinsi pelaksanaan valid
propinsi dan
dan direktorat penyusunan
direktorat sektoral
KIP KPJM
S I P P ao
- MP
n l i K/Ln(trilateral,
- Renja e
musrenbang)
- RKAKL
- - Verfikasi
Data Dasar data dasar
isian kab/kota
- - Isian data
Transaksi data
dasar
- Monitoring
“given”
Program
Keterpaduan
SIPPa o
- RPIJM
f- KPJM
fline
- Update Data Dasar (kumuh, sanitasi, air
minum, produk perencanaan)
- Realisasi Pendanaan
- Program Keterpaduan
P E M U TA K H
SIAPA YANG TERLIBAT?

BA P P
E DA K
AB/
KO TA

DINAS TER RAN


KAIT DA L P
B I DA N G C I ROPI
P TA K A R YA NSI
APA YANG DILAKUKAN?
M e l e n g k a p i d a n m e n g u p d a t e D a t a D a s a r Pe r e n c
anaan
( D a t a P r o d u k Pe r e n c a n a a n d l l )

M e n g i d e n t i f i k a s i u s u l a n ke g i a t a n y a n g t e l a h t
erealisasi
( b a i k m e l a l u i A P B N, A P B D m a u p u n s u m b e r p e n d
anaan lainnya)

M e l e n g k a p i u s u l a n ke g i a t a n ke t e r p a d u a n t a h u
n 2 01 9
( t e r u t a m a m e l a l u i A P B D, S wa s t a , C S R m a u p u n s
wa d a y a m a s y a r a k a t )

M e n e t a p k a n ke g i a t a n y a n g a k a n d i u s u l k a n p a d
DATA DASAR DALAM SIPPa
Dit. P
SPAM
Kab/k
BP ota Dit. Ba
Rawa
S ngkimS
Data n Air Ku K kumu
Wila mu h
yah h Kab/ko
ta
KP Dit.
KP Sani
DT
PN DA tasi
PPLP
Kab/
kota
Kws
Rawan
TA Produ
k
Peren
B N Benca Per- cana K a b /
PB na W bata an k o t a
PS san
Neg
BP ara
BN
ALUR PROSES ?
SIPPa Online

1. Register Kab/Kota untuk user pengguna baru 3. Login Kab/Kota bila sudah memiliki username dan
password

4. Download Aplikasi dan Data

User Provinsi User Kab/Kota

Menginformasikan User login dan password

5. Install Aplikasi dan Restore


Data

Aplikasi SIPPa Offline


Tahapan Penggunaan aplikasi SIPPa: 6. Backup dan Upload Data

 Login kedalam aplikasi SIPPa online


masukan username dan password.
 Pilih menu “Upload/Download database”
kemudian download aplikasi SIPPa offline Catatan:
dan database (data usulan, data user dan  Register Hanya untuk pengguna
data dasar). aplikasi SIPPa baru/yang belum
 Installasi/pemasangan Aplikasi SIPPa mempunyai akses kedalam aplikasi
Offline (extract fle aplikasi dalam bentuk  Hasil
SIPPa.download berupa Aplikasi SIPPa
.zip, kemudian simpan folder aplikasi offline terbaru, data user, data
SIPPa_v3 pada drive C:/). usulan, data dasar dan data wilayah.
 Restore Data User terlebih dahulu
SUMBER DATA
PEMUTAKHIRAN KPJM
KAB/KOTA
STOK
PROG
RAM

RPI NO
JM N
RPI
KPJ JM
M
SUMBER DATA
PEMUTAKHIRAN KPJM
KAB/KOTA
RPIJM Non RPIJM
Usulan kegiatan Usulan kegiatan
yang belum dari Dokumen
di Sektor yang
Usulan belum tertuang
realisasikan
kegiatan TA dalam RPIJM (dan
Usulan
2018kegiatan TA belum di
realisasikan)
2019 yang
tidak diusulkan
dalam KPJM 2019
RPJMD
SUMBER DATA
PEMUTAKHIRAN KPJM
KAB/KOTA
Stok
Progra
mprogram
Usulan
M Ju Jul Sept N D

Pra ei n Agust Okt o


v
es

Konreg
2018 (yang Pemutakhir
an KPJM
tidak
terakomodir
dalam Renja
K/L 2019) dan
FOKUS DALAM SIPPa
2018
• Setiap usulan program yang belum terealisasi akan di
berikan tanda khusus pada aplikasi SIPPa offline
• (Usulan yang tidak di review dan diusulkan kembali ke
tahun 2020 oleh Kab/Kota, secara sistem dianggap tidak
prioritas)
• Usulan KPJM Kab/kota disertai surat pengantar yang
ditujukan kepada Ka Bappeda Propinsi (cc Randal
propinsi)
• Melengkapi usulan kegiatan keterpaduan tahun 2019
(terutama melalui APBD, Swasta, CSR maupun swadaya
masyarakat)
Kesimpulan
1. Pembangunan infrastruktur Bidang Cipta Karya dilaksanakan secara
bersama (concurrent) antara pemerintah daerah dan pusat untuk
mewujudkan

2. Dalam mendukung perwujudan permukiman yang layak huni, perlu


sinergitas RPJMN, Renstra Bidang Cipta Karya dan RPJMD sehingga
tercipta keterpaduan pembangunan yang sesuai dengan tujuan
amanat pembangunan nasional. Sedangkan di tingkat Provinsi dan
Kabupaten/Kota, Pemerintah Daerah diharapkan menyusun Rencana
Aksi Daerah Gerakan 100-0-100 dan RPIJM Bidang Cipta Karya.

3. Selain melalui usulan RPIJM, input KPJM juga dapat berasal dari
usulan eksternal seperti Direktif Presiden, Komitmen Menteri, MYC,
PHLN dan masukan eksternal lainnya.