Anda di halaman 1dari 12

FISIOLOGI KULIT DAN

HUBUNGAN DENGAN
SISTEM LAIN

Disusun oleh :
Ika Aulia Rahmi 1706007463
Varda Arianti 1706125336
HOMEOSTATIS
SISTEM TUBUH UTAMA YANG
FAKTOR-FAKTOR
BERKONTRIBUSI UNTUK
LINGKUNGAN INTERNAL :
HOMEOSTATIS :
• SISTEM SIRKULASI
• KONSENTRASI MOLEKUL ZAT-ZAT GIZI
• SISTEM PENCERNAAN
• KONSENTRASI O2 DAN CO2
• SISTEM RESPRASI
• KONSENTRASI ZAT-ZAT SISA
• SISTEM KEMIH
• PH
• SISTEM RANGKA
• KONSENTRASI AIR, GARAM-GARAM DAN
• SISTEM OTOT
ELEKTROLIT LAIN
• SISTEM INTEGUMENT (KULIT)*
• SUHU
• SISTEM IMUN
• VOLUME DAN TEKANAN
• SISTEM SARAF

• SISTEM ENDOKRIN

• SISTEM REPRODUKSI
FUNGSI KULIT
Kulit bersifat kedap air:
• Mencegah hilangnya cairan tubuh: Pada luka bakar yang luas peran kedap air
kulit sangat terganggu sehingga penderita sangat mudah mengalami dehidrasi
• Kita tidak menggembung penuh air bila berendam dalam air tawar ataupun
mengkerut bila berendam dalam air laut/asin
Sensasi
• Kulit merupakan organ sensorik yang hebat
• Banyak badan akhir saraf yang meneruskan rasa nyeri, tekanan, sentuhan, dan suhu

Panas Badan-badan Ruffini Dermis&subkutan


Dingin Badan-badan Krause Dermis
Badan taktil Meissner Papila dermis
Rabaan
Badan Merkel Ranvier Epidermis
Tekanan Badan Paccini Epidermis

Pengaturan suhu tubuh (termolegulasi)


• Suhu tubuh relatif tetap ( dalam keadaan sehat sedikit meningkat pada petang hari, saat
berolahraga, menjelang ovulasi)
• Keseimbangan antara produksi panas tubuh dan kehilangan panas
• Keseimbangan ini diatur oleh hipotalamus dan termoreseptor pada kulit.
• Penurunan suhu tubuh dilaksanakan dengan pelepasan panas melalui kulit secara radiasi,
konveksi, dan penguapan
• Saat kepanasan: vasodilatasi pbl darah dermis radiasi panas ke permukaan kulit yg tdk
tertutup pakaian, penyerapan panas oleh pakaian, dan aliran udara di permukaan tubuh.
• Tubuh juga didinginkan dengan penggunaan panas untuk proses penguapan keringat
• Saat suhu tubuh menurun karena terpapar cuaca dingin kontraksi otot (menggigil)
vasokonstriksi pembuluh darah dermis aliran darah di permukaan tubuh berkurang
mengurangi kehilangan panas tubuh
Fungsi Metabolisme
• Pada kulit terdapat substansi 7-dehidrokolesterol
• Sinar uv
7-dehidrokolesterol B
Vit D3 ( Calcitriol )
• Vit D3 bersama dengan kalsium dan fosfor dibutuhkan dalam perombakan
dan pemeliharaan tulang
Sistem skeletal
- Kulit mengaktifkan vitamin D3 (calcitriol) yang akan membantu penyerapan kalsium dan fosfor di
saluran cerna. Kalsium dan fosfor berfungsi unuk membangun dan memelihara tulang.
- Sistem skeletal menyediakan dukungan struktural untuk kulit.

Sistem limfatik dan imunologi


- Kulit adalah pertahanan pertama dalam imunitas, menyediakan sawar mekanik dan sekret kimia untuk
menghalau penetrasi mikroba.
- Sel-sel Langerhans pada epidermis berperan dalam imunologi dengan cara pengenalan antigen terhadap
agen asing.
- Makrofag memfagosit mikroba yang berhasil mempenetrasi permukaan kulit.
- Sistem limfatik melindungi integumen dengan menyediakan makrofag tambahan dan memobilisasi
limfosit.
Gambar: Jaringan limfoid terkait kulit
Sistem muskular
- Kulit, melalui produksi vitamin D3 (calcitriol) membantu menyediakan ion kalsium yang
berguna untuk kontraksi otot.
- Kontraksi otot di daerah kulit muka menghasilkan ekspresi wajah.

Sistem saraf
- Ujung saraf pada kulit akan menghantarkan sinyal terkait sentuhan, tekanan, suhu, dan nyeri.
- Sistem saraf pusat mengatur aliran darah dan pengeluaran keringat untuk termoregulasi.
- Sistem saraf menstimulasi kontraksi muskulus arektor pili untuk menegakkan rambut.

Sistem endokrin
- Keratinosit pada kulit membantu mengaktivasi vitamin D menjadi calcitriol, sebuah hormon
yang mempermudah penyerapan kalsium dan fosfor di saluran cerna.
- Hormon seks menstimulasi aktivitas kelenjar sebasea, mempengaruhi pertumbuhan, distribusi
lemak subkutan, dan aktifitas kelenjar keringat.
- Hormon adrenal mengatur aliran darah di dermis dan membantu memobilisasi lemak di
adiposit
Sistem kardiovaskular
- Perubahan kimia setempat di kulit (dermis) akan menyebabkan perubahan vaskular (melebar
atau menyempit) yang mempengaruhi aliran darah setempat.
- Sistem kardiovaskular menyediakan oksigen dan nutrien, menghantarkan hormon dan sel-sel
imun.
- Pembuluh darah menghantarkan karbondioksida, sampah metabolisme, dan toksin.
- Sistem kardiovaskular menyediakan panas untuk mengatur suhu kulit.

Sistem pernapasan
- Rambut hidung berfungsi menyaring partikel debu dari udara yang dihirup.
- Stimulasi pada ujung saraf nyeri dapat mengubah laju pernapasan.
- Sistem pernapasan menyediakan oksigen untuk jaringan dan mengeliminasi karbondioksida

Sistem pencernaan
- Kulit mengaktifkan vitamin D3 (calcitriol) yang akan membantu penyerapan kalsium dan
fosfor di saluran cerna.
- Sistem pencernaan menyediakan nutrien untuk sel dan simpanan lipid di adiposit
Sistem saluran kemih
- Ginjal menerima sebagian hormon vitamin D dari kulit dan mengubahnya menjadi calcitriol
- Ekskresi sampah metabolisme melalui kelenjar keringat turut berperan dalam menentukan
jumlah ekskresi melalui tubulus ginjal.

Sistem reproduksi
- Ujung saraf di kulit dan subkutan berespon terhadap stimulus erotik dan berkontribusi terhadap
kepuasan seksual.
- Gerakan menghisap bayi pada puting susu ibu menstimulasi ujung saraf di kulit dan
menyebabkan keluarnya ASI.
- Kelenjar susu (modifikasi dari kelenjar keringat) memproduksi ASI.
- Kulit mengalami pelebaran (hiperplasia) selama kehamilan terkait pertumbuhan fetus.
- Hormon-hormon seks mempengaruhi distribusi rambut, sel adiposa dan perkembangan
kelenjar payudara.