Anda di halaman 1dari 14

Analisis Pengendalian

Keakurasian Penimbangan
Produk Gula
Studi Kasus
 Peneliti menggunakan tahap penelitian observasi terkait
pengamatan dan pencatatan langsung terhadap ukuran
produk gula MK kemasan 1 kg. Dari hasil wawancara
diketahui bahwa produk gula MK kemasan 1 kg
dikategorikan reject bila berat produk kurang dari 998
gram dan lebih dari 1015 gram. Batas toleransi berat
gula tersebut merupakan ketentuan yang menjadi
standar perusahaan.
 Tabel di bawah ini memuat data berat gula dengan
banyak subgroup observasi sebanyak 25 yang terdiri dari
30 pengukuran sampel berat gula dimana total
keseluruhan sampel sebanyak 750 sampel produk gula MK
kemasan 1kg.
Subgrup Data Berat Gula
Subgrup Data Berat Gula
Subgrup Data Berat Gula
Pembuatan Peta Kontrol Std. Deviasi
1. Menentukan S (simpangan baku) dari setiap subgroup/data sampel untuk setiap
kali observasi
ത 2
σ(𝑥𝑖 − 𝑋)
𝑆=
𝑛−1

Standar deviasi (S) untuk observasi 1 dan seterusnya di dapat dengan perhitungan:

(1010 − 1005.2)2 + (1005 − 1005.2)2 + ⋯+ (1004 − 1005.2)2


𝑆=
30−1

456,8
𝑆= 29

𝑆 = 3,97 𝑔𝑟𝑎𝑚
1. Menentukan garis
pusat (CL)

σ𝑔
𝑖=1 𝑆𝑖
𝑆ഥ = 𝑔

127,07
= 25

𝑆ഥ = 5.08
2. Menentukan Batas
Kendali Atas

𝑈𝐶𝐿 𝑆 = 𝐵4 × 𝑆ഥ
𝑈𝐶𝐿 𝑆 = 1.40 × 5.08 =
7.11

3. Menentukan Batas Kendali Bawah

𝐿𝐶𝐿 𝑆 = 𝐵3 × 𝑆ഥ

𝐿𝐶𝐿 𝑆 = 0.60 × 5.08 = 3.05


Peta Kendali S
ditemukan adanya
data pada observasi
ke-12 ada diluar batas
pengendalian
disebabkan karena
sebab khusus, maka
dilakukan revisi. Data
yang keluar dari batas
kendali (UCL dan LCL)
dibuang atau tidak
disertakan.
Peta Kontrol S (Revisi 1)

Center Line (CL) Batas Kendali Bawah

ഥ=
 𝑆
127,07−10.78 • 𝐿𝐶𝐿 = 𝐵3 × 𝑆ഥ
25−1
• 𝐿𝐶𝐿 = 0.60 × 4.85 = 2.91
 𝑆ഥ = 5.08

Batas Kendali Atas (UCL)


 𝑈𝐶𝐿 = 𝐵4 × 𝑆 ഥ
 𝑈𝐶𝐿 = 1.40 × 4.85 = 6.78
Peta Kontrol S (Revisi 1)
masih ditemukan
adanya data pada
observasi ke-12 diluar
batas karena ada
sebab khusus, maka
dilakukan revisi lagi
(tahap 3). Data yang
keluar dari batas
kendali (UCL dan LCL)
dibuang atau tidak
disertakan.
Peta Kontrol S (Revisi 2)

Center Line (CL) Batas Kendali Bawah


ഥ=
𝑆
116.29−6.93 • 𝐿𝐶𝐿 = 𝐵3 × 𝑆ഥ
24−1
• 𝐿𝐶𝐿 = 0.60 × 4.75 = 2.85
 𝑆ഥ = 4.75

Batas Kendali Atas (UCL)


 𝑈𝐶𝐿 = 𝐵4 × 𝑆 ഥ
 𝑈𝐶𝐿 = 1.40 × 4.75 = 6.66
Peta Kontrol S (Revisi 2)
Peta Kendali Rata-Rata
Penggunaan peta kendali rata-rata digunakan bersama dengan peta
kendali standar deviasi. Untuk menentukan apakah sampel rata-rata berat
gula kemasan 1 kg sudah sesuai dan berada dalam kendali atau tidak
adalah dengan membuat peta kendali rata-rata.

1. Garis Sentral (CL) 2. Batas Kendali Atas (UCL)

𝑔
σ𝑖=1 𝑥𝑖
𝑈𝐶𝐿 = 𝑋ഥ + 𝐴3 × 𝑆ഥ
𝑋ഥ =
𝑔 𝑈𝐶𝐿 = 1004.32 + 0.55 × 4.75 = 1006.94
𝑋ഥ =
3. Batas Kendali Bawah
25112.60−1004.67−1008.53
25−1−1 𝐿𝐶𝐿 = 𝑋ഥ + 𝐴3 × 𝑆ഥ

23099.4 𝐿𝐶𝐿 = 1004.32 − 0.55 × 4.75 = 1002.71


𝑋ഥ = = 1004.32
23
Peta Kendali Rata-Rata