Anda di halaman 1dari 55

PERANCANGAN

PERSIMPANGAN SEBIDANG
(1 sks)

Rabu, 09.00 – 09.50

Dr. Ir. I Wayan Suweda, MSP., MPhil.


Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik
Universitas Udayana
Bali - Indonesia
Materi
• Jenis-jenis Persimpangan
• Prasyarat Persimpangan
• Konflik-konflik pada
Persimpangan
• Perencanaan Persimpangan
Sebidang
Jenis-jenis
Persimpangan
PERSIMPANGAN JALAN

Definisi:
Perpotongan
antara 2 ruas
jalan atau lebih 4
• Persimpangan: simpul dalam
jaringan transportasi dimana dua
atau lebih ruas jalan bertemu, di
sini arus lalin mengalami konflik.
• Ada dua jenis persimpangan, a.l.:
a. Persimpangan Sebidang
b.Persimpangan Tak Sebidang
(Simpang Susun)
Persimpangan Sebidang
Menurut jenis fasilitas pengatur lalu lintasnya
(sistem pengaturan), persimpangan sebidang
dibedakan menjadi dua bagian, yaitu :
1. Simpang Tak bersinyal (unsignalised
intersection)
- Simpang tanpa prioritas
- Simpang dgn prioritas
- Simpang dgn channelisation
- Bundaran/roundabouts
2. Simpang Bersinyal (signalised intersection)
Contoh
Persimpangan Sebidang
Persimpangan sebidang bercabang 3
Persimpangan Sebidang bercabang 4
Persimpangan Sebidang bercabang banyak
Bundaran (Rotary Intersection)
Persimpangan tak sebidang
(Simpang Susun/Interchange)

Persimpangan tak sebidang/susun/


interchange: persimpangan di mana dapat
dilakukan perpindahan dari satu kaki
persimpangan ke kaki lainnya melalui akses
yang terhubung tidak sebidang, seperti di
Simpang Dewa Ruci, Kuta.
Bentuk-bentuk
Persimpangan tak Sebidang
1. Interchange
2. Simpang Susun Bertumpuk
3. Jembatan Semanggi
4. Simpang Ketupat (Diamond Interchange)
5. Fly Over
6. Underpass
Prasyarat
Persimpangan
Prasyarat Persimpangan
a.Geometri Persimpangan jalan
b.Lampu Lalu lintas
c. Rambu Jalan
d.Marka Jalan
e.Pulau Jalan
f. Jarak Pandang
g.Drainase
1. Lampu lalu lintas
Lampu lalu lintas adalah lampu yang
mengendalikan arus lalu lintas yang
terpasang di persimpangan jalan, tempat
penyeberangan pejalan kaki (zebra cross),
dan tempat arus lalu lintas lainnya.
2. Rambu Lalu Lintas
Berdasarkan jenis pesan yang disampaikan,
rambu lalin dibagi menjadi 4, yaitu:
a. Rambu Peringatan

b. Rambu Larangan
c. Rambu Perintah

d. Rambu Petunjuk
3. Marka Jalan
Suatu tanda yg berada di permukaan Jalan /
di atas permukaan Jalan, meliputi peralatan
atau tanda yg membentuk garis membujur,
garis melintang, garis serong, serta lambang
yg berfungsi untuk mengarahkan arus Lalin
dan membatasi daerah kepentingan Lalin.
Contoh Marka jalan:

Yellow Box????
Prioritas Pengaturan Persimpangan
Jenis2 pengaturan berdasarkan tingkat arus
dpt dilakukan dgn cara2 sbb.:
1. Pengaturan dengan pemberian
kesempatan jalan
2. Dengan rambu Yield
3. Dengan rambu Stop
4. Kanalisasi Simpang
5. Dengan Bundaran
6. Pembatasan Belok
7. Dengan Lampu Lalu Lintas
8. Dengan Persimpangan Tak
Sebidang
Konflik-konflik
pada
Persimpangan
PERSIMPANGAN JALAN
• Permasalahan Utama pada persimpangan adalah
KONFLIK antar pergerakan lalu lintas
• Dampak;

28
4 JENIS
1. Cross Conflict
2. Diverging
3. Converging
4. Weaving
Diverging (memisah)
Konflik Persimpangan
Konflik Persimpangan
Berdasarkan sifatnya konflik
dibedakan menjadi 2 type yaitu :
1. Konflik Primer
2. Konflik Sekunder
KONFLIK PADA SIMPANG
• SIMPANG 3 PRIORITAS DAN SIMPANG 4 DENGAN APILL

33
AKIBAT
DARI POLA PERGERAKAN

MACET DAN KECELAKAAN


MACET
• Kondisi macet
• kecelakaan
TUJUAN PERANCANGAN

• Memenuhi syarat Geometri Jalan


• Melancarkan Pergerakan Lalu Lintas
• Menyediakan Kapasitas yang cukup
untuk lalu lintas yang memasuki
persimpangan
• Mengurangi tundaan
• Mengurangi Kecelakaan dan polusi
Keberadaan simpang pd suatu
jaringan jalan, ditujukan agar
kend bermotor, pejalan kaki,
dan kend tidak bermotor
dapat bergerak dalam arah
yang berbeda dan pada waktu
yang bersamaan.
• KENDARAAN RENCANA
• RADIUS PUTAR
FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN
• PERGERAKAN KENDARAAN
– RADIUS SIMPANG ?M
– RADIUS BELOK (JEJAK RODA)
– JARAK PANDANG

41
perancangan
• Simpang 3
DATA
• Data Topografi : Situasi
• Data Lalu Lintas
– LHR (survai 3 x 24 jam) jalan Utama
– LHR (survai 3 x 24 jam) jalan Minor
• Kendaraan rencana
• Kecepatan rencana
CONTOH DESAIN
• Patung Sapi Lombok
• desain
DATA EKSISTING LAYOUT PERSIMPANGAN MATAHARI

JALAN
PB. SUD
TROTO

IRMAN
AR
ROBINSON DE
NP ASAR MALL

TRAFFIC LIGHT TROTOAR


TAMAN

JALAN PUPUTAN
JALAN DEWI TRAFFIC LIGHT
SART IKA
TAMAN
TAMAN

TROTOA
TROTOAR

R
TROTO

TRAFFIC LIGHT
AR

TRAFFIC LIGHT
TRAFFIC LIGHT

MATAHARI DE
PARTEMENT
STORE
TAMA
N

EKSISTING LAYOUT
MATAHARI JUNCTION
at JL. PB. SUDIRMAN /JL. PUPUTAN / DEWI SARTIKA
USULAN DESAIN LAYOUT PERSIMPANGAN MATAHARI

JALAN
PB. SUD
ROBINSON DE
NPASAR MAL

TROTO
L

IRMAN
AR
TRAFFIC LIGHT TROTOAR
TAMAN

JALAN PUPUTAN

TAMAN

JALAN DEWI
SARTIKA

TROTOA
TROTOAR

R
TROTO

TRAFFIC LIGHT
AR

TRAFFIC LIGHT TAMA


N

MATAHARI DE
PARTEMENT
JALAN

STORE
PB. SU
DIRMA

DESAIN LAYOUT
MATAHARI JUNCTION
N

at JL. PB. SUDIRMAN /JL. PUPUTAN / DEWI SARTIKA


• Contoh lain
• desain
Rancangan klungkung
• existing
• desain
Pertanyaan

• Apakah persimpangan dan jenis persimpangan sebidang


• Apakah jenis Data untuk perencanaan
• Bagaimana Persyaratan Standar Geometrik Persimpangan
– Lebar Lajur
– Lebar trotoar
– Lebar Median Minimum untuk penempatan tiang APILL
– Radius simpang min
– Radius Jejak roda kendaraan (Vehicle path)
• Apa perlengkapan persimpangan
PERKULIAHAN
• Kuliah -1; Pembukaan, lingkup perkuliahan
• Kuliah - 2; Review Persimpangan dan Tipe
Pengendalian
• Kuliah - 3; Teknik Pemilihan Persimpangan Sebidang
Tipe Prioritas dan Dengan APILL
• Kuliah – 4; Standar Geometrik Persimpangan
Sebidang,
• Kuliah – 5; Perlengkapan Persimpangan
• Kuliah – 6; Prosedur / Tahapan Perencanaan
DAFTAR PUSTAKA
• Departemen Pemulkiman dan Prasarana Wilayah (2002),
Tatac ara Perencanaan Geometrik Persimpangan Sebidang -
Pt.T-02-2002.B.
• Departemen Pemulkiman dan Prasarana Wilayah (2004),
Perencanaan Bundaran Persimpangan Sebidang, Pd.T-20-
2004-B
• Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Pekerjaan
Umum (1997), Manual Kapasitas Jalan Indonesia.
• Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Pekerjaan
Umum (1997), Tata Cara Perencanaan Geoemtrik Jalan Antar
Kota.
• http://binamarga.pu.go.id/referensi/nspm/tata_cara563.pdf.
• Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Pekerjaan
Umum (1988), Standard Specification For Geometric of
Urban Road.
• Petunjuk Pelaksanaan Undang – Undang Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan 1993.
Sekian
&
Selamat belajar!!