Anda di halaman 1dari 38

MINI PROJECT

UPAYA PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH


DAN SEHAT BAGI SISWA SISWI DI
SDN TAMBAK BITIN 1, DAHA UTARA,
HULU SUNGAI SELATAN,
KALIMANTAN SELATAN

Disusun Oleh:
dr. Arkan Adi Widiya
dr. Rositania Manyang Budiharjo
dr. Saidah Mafisah
dr. Suci Mukaddimatul Jannah Amir

Pendamping:
dr. Yessie Ingriany
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah


kebiasaan/ perilaku positif yang dilakukan oleh setiap
komponen lingkungan sekolah yang dengan kesadarannya
untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya serta
aktif dalam menjaga lingkungan sehat di sekolah.

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah


merupakan kebutuhan mutlak seiring dengan banyaknya
penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (6 – 10
tahun), yang ternyata umumnya berkaitan dengan perilaku
hidup bersih dan sehat.
Identifikasi Masalah
• Rendahnya tingkat pengetahuan dan
pemahaman anak sekolah dasar tentang
perilaku hidup bersih dan sehat.
• Jumlah anak sekolah penderita penyakit
infeksi yang terus meningkat akibat kurangnya
pengetahuan serta penerapan perilaku hidup
bersih dan sehat sehari-hari.
Tujuan
• Meningkatkan pengetahuan, perubahan sikap
serta kemandirian perorangan setiap siswa
dalam membiasakan perilaku hidup sehat
dalam kehidupan sehari-hari.
Manfaat
Meningkatkan pengetahuan mereka tentang PHBS
Meningkatkan status kesehatan anak

Terciptanya sekolah yang bersih dan sehat


Meningkatnya semangat proses belajar-mengajar
Menjadi percontohan sekolah sehat bagi daerah
lain.

Salah satu kegiatan promosi kesehatan


BAB II
Tinjauan
Pustaka
INDIKATOR PHBS

Mencuci Tangan

Jajan di kantin sekolah yang sehat

Membuang sampah pada tempatnya

Mengikuti kegiatan olahraga di sekolah


INDIKATOR PHBS

Menimbang BB dan mengukur TB setiap bulan

Bebaskan diri dari asap rokok

Memberantas jentik nyamuk di sekolah

Buang air kecil dan air besar di jamban sekolah


6
langkah
mencuci
tangan
BAB III
Metode
SDN
Tambak
Bitin 1

Total 9 Agustus
Sampling 2018
Pengumpulan
Data

Siswa- Data
siswi kelas primer
V dan IV (kuesioner)
Analisis Data

• Data diperoleh berupa data kuantitatif,


dimana hubungan sebab-akibat dianalisa
berdasarkan tinjauan pustaka dan
dideskripsikan secara naratif.

Pelaksanaan Solusi

• Bentuk intervensi yang dilakukan adalah


berupa kunjungan ke sekolah untuk
melakukan penyuluhan/edukasi langsung
kepada siswa-siswi
BAB IV
HASIL
PROFIL UMUM
Puskesmas Negara merupakan salah satu
puskesmas yang berada di Kabupaten Hulu
Sungai Selatan yang terletak di wilayah
Kecamatan Daha Utara tepatnya di Desa
Tambak Bitin, Kecamatan Daha Utara,
Kabupaten Hulu Sungai Selatan,
Kalimantan Selatan.
KEADAAN GEOGRAFI

LUAS WILAYAH
Sebelah • Kecamatan Babirik,
Utara Kabupaten HSU

Sebelah • Kecamatan Daha Selatan,


Selatan Kabupaten HSS

Sebelah • Kecamatan Danau


Barat Panggang, Kabupaten HSU

Sebelah • Kecamatan Labuan Amas,


Timur Kabupaten HST
ADMINISTRASI WILAYAH
Wilayah kerja Puskesmas Negara
terdiri dari 12 desa dan dengan kondisi
daerahnya (75%) dataran rendah,
(35%) sungai atau rawa, dan suhu
udara berkisar (24oC) - (35oC).
KEADAAN PENDUDUK

3,000
1,254
2,500 1,199
2,000 947 1,000 1,086
870
1,500 733
1,372 651
585
1,215 573
1,000 533 1,006
1,048 961
875 PEREMPUAN
575 654 701 377 594 743
500 LAKI-LAKI
370
0
KEADAAN PERILAKU PENDUDUK
× Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

DESA STBM

4
STBM
BELUM STBM
8
× Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
MURUNG RAYA 1 120
BALAH PAIKAT 6 120
SUNGAI GARUDA - 120
SUNGAI MANDALA 8 120
MANDALA M MASJID 24 120
BARUH KEMBANG 36 120
120 DI PANTAU
PAKAPURAN KECIL 7
120 BER-PHBS
PANGGANDINGAN 35
TAMBAK BITIN 27 120
PAKAN DALAM 32 120
PARAMAIAN 17 120
PANDAK DAUN 4 120
- 50 100 150
SUMBER DAYA KESEHATAN
× SARANA KESEHATAN
No Sarana Jumlah
1 Puskesmas 1 (Rawat Inap 10
Tempat tidur)
4 Puskesmas
Rawat Jalan
2 Pustu 3 Buah
3 Poskesdes 12 Buah
4 Ambulance 2 Buah
5 Rumah Sakit Type D 1 Buah
6 Rumah Sakit Type B 1 Buah
7 Praktek Dokter Swasta 2 Buah
8 Rumah Sakit Swasta 2 Buah
SUMBER DAYA KESEHATAN
TENAGA KESEHATAN

LAKI- PEREM-
JENIS PROFESI JUMLAH
LAKI PUAN
01. DOKTER 1 2 3
02. PERAWAT 8 7 15
03. TERAPIS GIGI DAN MULUT
- 2 2
(PERAWAT GIGI)
04. BIDAN - 15 15
05. APOTEKER - 1 1
06. TEKNIS KEFARMASIAN
- 2 2
(FARMASI NON APOTEKER)
07. KESEHATAN MASYARAKAT - 1 1
08. KESLING - 2 2
09. GIZI - 3 3
10. AHLI TEKNOLOGI
- 1 1
LABORATORIUM
11. PEREKAM MEDIS - 1 1
TOTAL 9 37 46
DATA KESEHATAN
SEKOLAH

Sekolah Dasar Negeri Tambak


Bitin 1 berada di dalam wilayah
kerja Puskesmas Negara.
Berikut distribusi jumlah siswa SDN
Tambak Bitin 1.
Kelas Siswa Siswa Jumlah
Perempuan Laki-Laki
1 12 5 17 siswa
2 11 14 25 siswa
3 8 9 17 siswa
4 9 14 23 siswa
5 10 14 24 siswa
6 12 13 25 siswa
Jumlah Seluruh Siswa SDN Tambak Bitin 1 131 siswa
Tingkat
pengetahuan siswa-
siswi tentang PHBS
sudah cukup. Hal ini
dapat dinilai dari
nilai jawaban hasil
pretest tentang
materi dasar
PHBS.
× Sebelum × Setelah
penyuluhan, tingkat mendapatkan
pengetahun siswa- penyuluhan, tingkat
siswi SDN Tambak pengetahuan
Bitin 1 mengenai mereka meningkat
PHBS di sekolah menjadi 91%.
adalah sebesar
75%.
Tingkat Pengetahuan Siswa Siswi
Kelas IV dan V SDN Tambak Bitin 1
tentang PHBS di Sekolah

100%
90%
80%
70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%
Sebelum Penyuluhan Sesudah Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan
BAB V tentang PHBS sangat
menarik perhatian
siswa siswi
Diskusi
Mereka sangat antusias
mendengarkan dan
mempraktekkan setiap materi
yang dibawakan.
Susunan Kegiatan PHBS
- Perkenalan
- Menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan
- Melakukan pretest
- Pemberian materi seputar PHBS
Pemutaran video cuci tangan
- Sesi tanya jawab
- Review materi bersama
- Praktek cuci tangan menggunakan handwash
dan handrub
- Melakukan post test
- Pemberian doorprize dan sesi foto bersama
Evaluasi
Dilakukan dengan
pemberian pre-test
dan post-test Target ini
didapatkan dari hasil
pre-test dan post-
test anak yang
mendapatkan nilai
diatas 8.
HASIL
pengetahuan
siswa ttg PHBS:
75% meningkat
menjadi 91%.
Hasil Evaluasi
pengetahuan mengenai PHBS di sekolah sebelum
diadakan penyuluhan sudah cukup.

Akan tetapi,
- Mereka masih belum mampu menjabarkan
secara lengkap tindakan apa saja yang
termasuk PHBS di sekolah
- Banyak dari mereka belum mempraktekkan
secara langsung PHBS di sekolah
Dengan adanya
penyuluhan ini,
pengetahuan siswa-siswi
tentang PHBS di sekolah
meningkat.

mereka juga dapat


mempraktekkan secara
langsung contoh PHBS di
sekolah seperti kegiatan
mencuci tangan yang
benar.
- Dibutuhkan kerjasama dari pihak guru dan seluruh
pegawai sekolah dalam rangka mengawasi praktik PHBS
di sekolah sehari-hari.

- peran serta pihak sekolah dalam menyediakan sarana dan


prasarana sekolah yang memadai, seperti penyediaan
keran air, tempat sampah, kantin sehat dan jamban sehat
FOTO KEGIATAN
GAMBAR 1. PENYULUHAN PHBS G A MB AR 2. S UA S AN A S A AT
DI SEKOLAH MAT ERI P HB S
GAMBAR 3. GAMBAR 4. SISWI YANG JUGA
PERAGAAN CARA MEMPRAKTEKKAN
MENCU CI TANG AN CARA MENCUCI TANGAN
GAMBAR 5. MENCUCI GAMBAR 6. FOTO BERSAMA KEPALA
TANGAN MENGGUNAKAN
SABUN DAN AIR SEKOLAH DAN SISWA SISWI KELAS
MENGALIR I V DA N V S D N TA MBA K B I T IN 1
THANKS!