Anda di halaman 1dari 22

PENDAHULUAN

• Vitiligo : “ bukan peny. Kosmetik”  terapi optimal tergantung


subtipe, persentase luas (BSA), efek kualitas hidup & persepsi
penyakit

• Waktu terapi  prediktor penting keberhasilan t.u vitiligo


segmental

• Perawatan medis u/ repigmenting vitiligo yg disetujui FDA (-)

• Area kecil : terapi topikal  area >5-10% BSA : fototerapi


KORTIKOSTEROID TOPIKAL (BUKTI LEVEL II)
• Steroid topikal : pertimbangkan lokasi lesi & usia

• Kortikosteroid poten/ultrapoten : wajah, leher & intertriginosa 


anak2 : midpotency/inhibitor kalsineurin

• Rejimen : aplikasi harian/ 2xsehari dlm siklus dg “hari libur” 


minimal risiko ES

• Studi bukti kurang


INHIBITOR KALSINEURIN TOPIKAL (BUKTI LEVEL II)

• Forum Dermatologi Eropa : inhibitor kalsineurin topikal 2x sehari


u/ lesi kepala leher  lini pertama

• Tacrolimus jangka panjang : risiko kanker

• Fotoproteksi digunakan saat pemberian imunosupresi topikal

• Kalsineurin topikal diberikan saat “hari libur/off” pd terapi steroid


topikal
FOTOTERAPI
• 2 indikasi fototerapi : penyakit luas (>5-10% BSA) & menyebar
cepat

• Fototerapia : area terlibat >> kecil, aktivitas >> sedikit dlmm bbrp
kasus  efikasi superior

• Hindari terapi topikal/tabir surya sebelum terapi sinar UV


PSORALEN + FOTOTERAPI SINAR UV
• PUVA : rejimen fototerapi pertama u/ vitiligo  kekurangan :
kepatuhan << , ES : mual , risko Ca kulit

• Cochrane : PUVA lebih rendah dr NB-UVB dlm mencapai >75%


repigmentasi vitiligo

• PUVA dipertimbangkan pd fototipe Fitzpatrickkulit yg >> gelap a/


resisten terapi
NB-UVB
• NB-UVB : menginduksi diferensiasi melanosit & produksi melanin
 terapi lini pertama vitiligo luas & progresif

• Aman u/ anak-anak & ibu hamil serta menyusui

• Tingkat repigmentasi 40-100%  dosis : 200 mJ/2-3x/mgg 


peningkatan dosis 20-30% tercapai eritema pink terang

• 6 bulan non-responsif : hentikan terapi

Post terapi NB-UVB


59 pasien segmental : respon baik pd laser
excimer,tacrolimus topikal, kortiosteroid sistemik
FOTOTERAPI UVB YANG DITARGETKANjangka pendek slm 6 bln  50% dg repigmentasi
>75%

• Foto terapi yg di targetkan : laser excimer & lampu excimer 


lesi <10 % dr BSA

• Terapi u/ pasien yg menghindari penggelapan kulit  efektif


repigmentasi tp penstabilan vitiligo gagal

Setelah terapi laser


excimer

Sebelum terapi laser


excimer
IMUNOSUPRESI ORAL (BUKTI LEVEL III-2)
• Steroid oral (oral minipulse (OMP)): stabilisasi peny. Progresif
cepat  efektifitas << & 69% ES

• Regimen :

• Betametason /deksametason dosis rendah 3-6 bln bersamaan


fototerapi

• Dosis awal : 5mg 2 hr berturut2/minggu


CONT......
IMUNOSUPRESAN DAN BIOLOGIK LAIN

• Antietumor necrosis factor : siklofosfamid 5 mg/12jam/PO 


repigmentasi pd 29 pasien  remisi spontan jarang

PERAWATAN LAIN

Analog Vitamin D (Bukti Level III-I)

• Kombinasi Kalsipotrien + terapi lain (t.u fototerapi) :


mempersingkat waktu repigmentasi & paparan kumulatif
CONT.......
Studi Efikasi Komparatif

• Studi komparatif : 49% repigmentasi dg clabetasol & 41% dg


tacrolimus  perbedaan signifikan (-)

• Studi 3 kel lain : perbedaan (-) u/ terapi tacrolimus, clobetasol a/


salep plasebo  lesi pd wajah respon >> baik

• Studi lain : efektifitas krim clabetasol & pimecrolimus sebanding


STUDI EFIKASI KOMPARATIF
NB-UVB vs PUVA

• 64% NB-UVB (2 kali seminggu) memiliki peningkatan >50% di BSA


& dipertahankan 12 bulan terakhir

• Pemakain 3x seminggu : respon sebanding antar kedua kelompok

Terapi Kombinasi

• Kombinasi antioksidan sblm NB-UVB : repigmentasi >75%


dibanding plasebo
STUDI EFIKASI KOMPARATIF
Bukti Untuk Rejimen Pengobatan

• Tidak ada perbedaan dlm tingkat akhir repigmentasi antara 2


frekuensi dosis

• Peningkatan berdasar durasi terapi : 3 bln (25%), 6 bln (50%), 9 bln


(75%)

Sebelum terapi NB-UVB Setelah terapi NB-UVB


STUDI EFIKASI KOMPARATIF
Terapi Maintanance

• Risiko rekurensi pd tahun pertama : 445  terapi maintanance :


tacrolimus o,1% topikal (2x seminggu)  mempertahankan
repigmentasi : 96%

Repimentasi post terapi Hasil setelah terapi


topikal maintanance 13 bulan
TEKHNIK TEKHNIK PEMBEDAHAN
• Repigmentasi meningkat 68% pd bbrp jenis vitiligo dg hny 1 sesi
terapi

PEMILIHAN PASIEN

• Pasien dg respon superior terhadap intervensi bedah

• Koebnerisasi, lesi confetti, vitiligo inflamasi & trikemia vitiligo


TEKHNIK TEKHNIK PEMBEDAHAN
CANGKOK JARINGAN

• Minipunch : penempatan spesimen biopsi punch ukuran 1-1,5 mm  alat


praktis & teknik sederhana namun sulit u/ lesi luas  risiko jar. Parut

• Suction Blister Epidermal Grafting : teknik sederhana, risiko scar rendah


 kelemahan risiko pelepuhan hemoragik

Sebelum terapi minipunch Suction Blister Epidermal


Setelah terapi minipunch Grafting
NCES : peningkatan >> superior & kualitas
TEKHNIK TEKHNIK PEMBEDAHAN repigmentasi >> baik dari Blister

CANGKOK SELULER

• Pencangkokan Non-Cultured Epidermal Suspension (NCES) :


transplantasi keratinosit melanosit : standar cangkon vitiligo
dunia

• Hasil kosmetik + pencocokan warna bagus

Sebelum terapi NCES Setelah terapi NCES


ALGORITMA PENGOBATAN
ALGORITMA PENGOBATAN
DEPIGMENTASI
• Monobenzylether Hidroquinone (MBEH) : terapi umum
depigmentasi & satu2nya yg disetujui FDA

• Waktu depigmentasi lengkap : 4-12 bulan

• Mequinol : turunan fenol mirip MBEH dg onset depigmentasi >>


lambat
RINGKASAN
• Beragam penatalaksanaan harus diberikan kepada pasien sesuai
indikasi

• Stabilisasi penyakit dg mengurangi penghancuran melanosit autoimun


& stimulasi regenerasi melanosit kemungkinan memberikan hasil
terbaik

• Patogenesis penyakit ini telah membuka jalan pengobatan baru yang


menarik yang dapat menandai revolusi dalam pengobatan vitiligo di
masa depan