Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN KEGIATAN POKJA UKM

MONITORING SPM GIZI


PUSKESMAS SAMBIREJO

Bulan September 2017


Pencapaian
No Indikator Target Ket
Mar Apr Mei Jun Jul Agt Spt
1 Persentase Pemberian Makanan pendaping 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
ASI(MP-ASI) pd anak usia 6-24 bln klg miskin

2 cakupan gizi buruk mendapat perawatan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

3 Persentase Rumah tangga mengkonsumsi 93% 85%


garam beryodium
4 Cakupan bayi,balita,bumil dan bufas 80% - - - - - - -
mendapat suplemen zat gizi mikro

5 Persentase Balita 6-59 bln mendapat Vitamin 92% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
A dosis tinggi
6 cakupan balita yang ditimbang berat 86% 89,28% 89,77% 91,13% 90,89% 91,79% 91,77% 92,31%
badannya (D)
7 Cakupan Balita gizi buruk GAKIN yang 100% - - - - - - -
ditangani sesuai standar
8 Surveilans gizi termasuk sistem kewaspadaan 100% - - - - - - -
dini KLB Gizi buruk
9 Bumil/Bufas miskin mendapaat suplementasi 100%
zat gizi makro(food suplemen)

10 Persentase ibu hamil KEK yang mendapat 65%


makanan tambahan
11 Persentase ibu hamil KEK yang mendapat 90%
tablet tambah darah
12 Persentase bayi<6 bulan yang mendapat ASI 65% 63,6% 64,6% 63,5% 66% 63% 61%
Eksklusif
13 Persentase Bayi baru lahir mendapat inisiasi 44% 65,22% 66,67% 71,19% 80,59% 71,19% 64,44% 78,00%
Menyusu Dini( IMD)
14 Persentase balita kurus yang mendapt makanan 80% 100%
tambahan
15 persentase remaja putri yang mendapat tambah 20%
darah
16 Persentase balita yang ditimbang Berat 86% 89,28% 89,77% 91,13% 90,89% 91,79% 91,77% 92,31%
badannya (D )
17 Persentase ibu nifas mendapat Vit A dosis tinggi 92% 88,7% 117% 106% 108% 108% 80,4%
18 Persentase bayi BBLR 10% 8,9% 1,6% 1,6% 1,6% 1,7% 2,2%
19 Persentase Balita mempunyai Buku KIA/KMS 86% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
20 Persentase Balita yang naik berat badannya (N) 86% 78,72% 79.98% 81,37% 81,65% 80,22% 82,28% 81,38%
21 Persentase Balita yang Tidak naik Berat 19% 21,3% 20% 18,6% 18% 19% 17,7%
badannya
22 persentase balita yang ditimbang yang tidak naik 4% 2,9% 2,8% 1,5% 3,2% 1,7% 1,5%
BB nya 2 kali berturut- turut
23 Pensentase balita di bawah garis Merah (BGM ) 4% 2,29% 2,32% 2,31% 2,26% 2,16% 1,96% 1,92%
24 Persentase ibu Hamil Anemia 30%
IDENTIFIKASI MASALAH GIZI
PUSKESMAS SAMBIREJO
TAHUN 2017

No Kegiatan Capaian Target Masalah


1 Pemberian ASI Eksklusif 61% 65% Kurang informasi tentang ASI
masih rendah eksklusif di masyarakat
2 Persentase Rumah tangga 85% 93% Kurang informasi tentang garam
mengkonsumsi garam beryodium di masyarakat
beryodium
3 Persentase Balita yang naik 82,28 86% Kurang informasi di masyarakat
berat badannya (N) tentang gizi seimbang
TABEL IDENTIFIKASI MASALAH
U S G
NO MASALAH TOTAL
(Urgency) (Seriousnes) (Growh)
1. Kurang informasi tentang 5 5 4 14
ASI eksklusif di
masyarakat
2. Kurang informasi tentang 3 3 3 9
garam beryodium di
masyarakat
3. Kurang informasi di 4 4 3 11
masyarakat tentang gizi
seimbang
DIAGRAM SEBAB AKIBAT DARI ISHIKAWA (FISHBONE)
TABEL CARA PEMECAHAN MASALAH
NO PRIORITAS PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH TERPILIH KETERANGAN
MASALAH MASALAH
1. Pemberian ASI Manusia:  Penyuluhan ASI eksklusif di Penyuluhan ASI eksklusif di
eksklusif masih  Tingkat pendidikan masyarakat Masyarakat masyarakat
rendah rendah  Pelatihan Kader
 Pengetahuan ASI eksklusif rendah
 Kesadaran ibu untuk menyusui
kurang
 Kader kurang pelatihan
Metode:  Gerakan kerjasama linsek Gerakan kerjasama linsek
 Belum maksimalnya penyuluhan  Penambahan kader /
kepada sasaran petugas gizi
 Kurangnya pengawasan terhadap
pelaksanaan ibu yang memberi
ASI eksklusif
Lingkungan:  Penyuluhan ASI eksklusif di Pemberian reward kepada ibu yg
 Kurangnya dukungan suami dan Masyarakat memberi ASI eksklusif
keluarga  Jam istirahat khusus ibu
 Kurangnya waktu pemberian ASI menyusui
bagi ibu bekerja  Pemberian reward kepada
ibu yg memberi ASI
eksklusif
Dana:  Kerjasama dengan pihak Kerjasama dengan pihak Swasta
 Ekonomi masyarakat kurang Swasta
 Dana yang kurang untuk kader  Bantuan dana dari Pemda
Sarana:  Pembuatan Baner dititik Pembuatan Baner dititik yang
 Sarana promkes (pamflet, poster, yang sering dilewati masy. sering dilewati masy.
spanduk, banner) kurang  Membuat pojok laktasi
 Ruang khusus laktasi ditempat kerja  Pemberian tablet pelancar
tidak ada ASI
 Pemenuhan tablet pelancar ASI
PRIORITAS CARA PEMECAHAN MASALAH

EFEKTIFITAS EFISIENSI MxIxV


NO ALTERNATIF CARA PEMECAHAN MASALAH
M I V C C
1. Penyuluhan ASI eksklusif di Masyarakat 5 5 5 2 62,5 (1)
Pelatihan kader 5 5 4 4 25 (2)
Gerakan kerjasama linsek 4 3 4 4 12 (6)
2.
Penambahan kader / petugas gizi 3 3 3 3 9 (7)
3. Pemberian reward kepada ibu yg memberi
5 4 4 4 20 (3)
ASI eksklusif
Jam istirahat khusus ibu menyusui 3 3 3 4 6,75 (9)
4. Kerjasama dengan pihak Swasta 5 3 2 2 15 (5)
Bantuan dana dari Pemda 4 3 2 3 8 (8)
5. Pembuatan Baner dititik yang sering dilewati
4 3 2 4 6 (10)
masy.
Membuat pojok laktasi 3 3 2 4 4,5 (11)
Pemberian tablet pelancar ASI 4 4 4 4 16 (4)