Anda di halaman 1dari 18

LIMPASU, 3 JANUARI 2019

 Sebagai salah satu fasilitas pelayanan publik,


puskesmas dituntut untuk dapat memberikan
pelayanan kesehatan yang berkualitas pada
semua masyarakat. Pelayanan kesehatan
yang dibutuhkan saat ini, tidak hanya
menunjang kemudahan akses namun juga
harus mendukung peningkatan mutu dalam
pelayanan serta dapat menjamin
keselamatan pasien.
 Pelayanan yang bermutu dan berkualitas dapat
diwujudkan apabila ada standar yang jelas sebagai
pedoman dalam pelaksanaan dan pengawasannya.
 Dalam mewujudkan hal itu, maka Puskesmas harus
terakreditasi dengan baik dan perlu diselenggarakan
berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh,
berjenjang dan terpadu, salah satunya dengan
menguatkan peran Puskesmas dalam penyelenggara
upaya kesehatan dasar. Agar Puskesmas dapat
menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola
dengan baik, seperti kinerja pelayanan, proses
pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan.
1. Meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan
anak;
2. Meningkatnya pengendalian penyakit;
3. Meningkatnya akses dan mutu pelayanan
kesehatan dasar dan rujukan terutama di
daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan;
4. Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan
universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan
kualitas pengelolaan SJSN Kesehatan,
5. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan,
obat dan vaksin;
6. Meningkatkan responsivitas sistem kesehatan
 Fasyankes yang menyelenggarakan upaya
kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan
perseorangan tingkat pertama, dengan lebih
mengutamakan upaya promotif dan
preventif, untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya di
wilayah kerjanya.
 “Terwujudnya pelayanan kesehatan
dasar yang bermutu demi
tercapainya kemandirian
masyarakat dalam berprilaku hidup
sehat di wilayah kerja Puskesmas
Limpasu”.
 Meningkatkan manajemen dan mutu
pelayanan kesehatan.
 Meningkatkan terciptanya kemandirian
dan peran serta masyarakat dalam
pembangunan di bidang kesehatan
 Meningkatkankerjasamalintas program
dan lintas sektor.
“PELAYANAN
KESEHATAN YANG
TERBAIK ADALAH
KOMITMEN KAMI”.
 MemantapkanPerencanaan Program
Kesehatan
 Pengorganisasian lintas Program yang baik
 Evaluasi Hasil Kenerja yang baik
 Optimalisasi tenaga, Sarana dan Prasarana
 Peningkatan SDM melalui diklat, baik formal
maupun informal
 Pemantapan pelaksanaan Good Government
 Meningkatkan mutu UKBM (Usaha
Kesehatan Berbasis Masyarakat)
 Meningkatkan masyarakat yang ber PHBS
(Prilaku Hidup Bersih dan Sehat)
 Meningkatkan Pemanfaatan sarana dan
prasarana pelayanan kesehatan oleh
masyarakat
 Lokakarya Mini (Bulanan, Triwulan,
dantahunan)
 Meningkatkan kerjasama Tim /
pemantapan koordinasi lintas sektor
 Dimensi Aspek Sasaran Pelayanan
Kesehatan, yaitu :
 1.Tingkat Promotif
 2.Tingkat Preventif
 3.Tingkat Kuratif
 4.Tingkat Rehabilitatif
•Sasaran :Kelompok orang sehat
•Tujuan : Mampu meningkatkan
kesehatannya
•Dalam suatu populasi 80% - 85% orang yg
benar-benar sehat (Survei di negara
berkembang) diharapkan memelihara
kesehatannya sehingga jumlahnya dapat
dipertahankan
 Sasaran : Kelompok orang sehat & kelompok
high risk (bumil, bayi, obesitas, PSK dll)
 •Tujuan : Mencegah kelompok tersebut agar
tadak jatuh sakit
 Primary Prevention
 Sasaran : Para penderita penyakit, utamanya
penyakit kronis (DM, TBC, Hipertensi)
 Tujuan : Mencegah penyakit tersebut agar
tidak menjadi lebih parah
 Secondary Prevention
 Sasaran : Para penderita penyakit yg baru
sembuh (recovery) dr suatu penyakit
 Tujuan : Segera pulih kembali kesehatannya
& / mengurangi kecatatan seminimal
mungkin
 Tertiary Prevention
A. Peran evaluasi. Membantu Mengevaluasi kegiatan yang berkaitan
dengan perannya di dalam akreditasi puskesmas. Mis. kegiatan
imunisasi, lintas sektor dapat membantu mengevaluasi capaian,
kendala dan membantu memecahkan masalahnya.
B. Peran informasi. Memberikan informasi perkembangan di
masyarakat atau di populasinya mengenai perkembangan kegiatan
puskesmas.
C. Peran supervisi. Membantu puskesmas dalam mensupervisi.
D. Peran inovatif. Peran ini membantu puskesmas dalam menelurkan
ide-ide dalam pengembangan inovatif kegiatan puskesmas.
E. Peran partisipatif. Peran ini mencakup segala hal berkaitan dengan
ke ikut sertaan lintas sektor dalam semua kegiatan puskesmas.