Anda di halaman 1dari 10

TEKNIK PENULISAN KUTIPAN

PENGAMBILAN
BAHAN PUSTAKA

KUTIPAN

MENYERTAKAN NAMA PENULIS,


TAHUN, HALAMAN

DAFTAR RUJUKAN

VALIDITAS KARYA ILMIAH


TUJUAN MENGUTIP DARI BAHAN PUSTAKA

MENYAMPAIKAN INFORMASI

MENUNJUKKAN KESELARASAN INFORMASI

MEMBANDINGKAN PENDAPAT, DATA/FAKTA,


PENDAPAT AHLI

MEMPERJELAS GAGASAN
KUTIPAN LANGSUNG

KUTIPAN TIDAK LANGSUNG


JENIS KUTIPAN
KUTIPAN YANG SEBAGIANNYA
DIHILANGKAN

KUTIPAN DALAM KUTIPAN


JENIS KUTIPAN

 KUTIPAN LANGSUNG
 kutipan yang ditulis dengan sama sekali tidak
mengubah teks yang dikutip
 KUTIPAN TIDAK LANGSUNG
 kutipan yang dilakukan dengan menyertakan
adanya perubahan pada teks yang dikutip.
 KUTIPAN DALAM KUTIPAN
 KUTIPAN YANG SEBAGIANNYA DIHILANGKAN
KUTIPAN LANGSUNG
 KUTIPAN PENDEK (KURANG DARI 40 KATA)
a. Identitas didahulukan, misalnya:
Chaer (2002:102) menyebutkan bahwa “fonologi
merupakan bidang kajian linguistik yang
mempelajari, menganalisis, dan membicarakan
runtunan bunyi-bunyi bahasa”.
Menurut Chaer (2002:102), “fonologi merupakan
bidang kajian linguistik yang mempelajari,
menganalisis, dan membicarakan runtunan bunyi-
bunyi bahasa”.
b. Identitas diakhirkan, misalnya:
“Fonologi merupakan bidang kajian linguistik yang
mempelajari, menganalisis, dan membicarakan
runtunan bunyi-bunyi bahasa” (Chaer, 2002:102).
KUTIPAN LANGSUNG
 KUTIPAN PANJANG (LEBIH DARI 40 KATA) 
a. Ditulis terpisah dari teks yang mendahului
b. Ditulis 1,2 cm dari garis tepi kiri dan kanan
c. Rata kanan-kiri, spasi tunggal
d. Identitas kutipan
Contoh:
Lebih lanjut Sujanto (1988:60) menjelaskan sebagai berikut.

Keterampilan menulis itu merupakan suatu proses pertumbuhan


melalui banyak latihan. Untuk mendapatkan keterampilan menulis
tidak cukup dengan mempelajari tata bahasa dan mempelajari
pengetahuan tentang teori menulis, apalagi hanya menghapalkan
definisi istilah-istilah yang terdapat dalam bidang karang-mengarang.
Keterampilan menulis tumbuh dengan latihan-latihan dengan
mengatasi kecemasan dan kebimbangan menuju kepada kepercayaan
diri sendiri.
KUTIPAN TIDAK LANGSUNG

 Diungkapkan dengan bahasa penulis sendiri


 Bisa jadi berupa sebuah rangkuman
 Contoh
Lebih lanjut, berdasarkan urutan proses
terjadinya bunyi bahasa itu, Chaer (2002)
membedakan fonetik menjadi tiga jenis,
yaitu fonetik artikulatoris, fonetik akustik,
dan fonetik auditoris.
KUTIPAN YANG SEBAGIAN DIHILANGKAN

 Kalimat/paragraf yang dikutip panjang


 Butuh beberapa kalimat/ bagian kalimat untuk
dihilangkan
 Digantikan dengan tanda titik tiga/empat kali
pada bagian yang dihilangkan
 Contoh
“Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan
pendidikan di sekolah…diharapkan sudah
melaksanakan kurikulum baru” (Manan,
1995:278).
KUTIPAN DALAM KUTIPAN
 Bahan yang dikutip merupakan kutipan dari bahan lain
 Identitas yang ditulis adalah identitas bahan ke dua
 Contoh
Manan (dalam Asim, 1995:315) menyatakan bahwa
mahasiswa tahun ketiga lebih baik daripada mahasiswa
tahun keempat.
 Nama yang digunakan adalah nama pemilik pendapat
 Identitas buku yang digunakan adalah identitas
pengutip (Asim mengutip pendapat Manan) sehingga
jika kita mengutip, yang digunakan adalah pendapat
Manan dalam buku Asim.