Anda di halaman 1dari 23

PT.

PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)


PELABUHAN MALAHAYATI

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||11
Malahayati
Lhokseumawe

Kuala Langsa
Aceh Pkl.Susu
Meulaboh Belawan
Malaysia
BICT/TPKDB
Kuala.Tanjung

TB Asahan
Sumatera
Bg. Siapi-Api
Utara
Dumai
Sibolga
Indonesia Bengkalis Pulau Sambu
S.Pakning Tj. Uban
G.Sitoli Riau Tj.Pinang
Pekanbaru TB.Karimun Batam Sei Kolak Kijang
Slt.Panjang
Kuala Enok
Sumatera Rengat Tembilahan
Barat

PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)


WILAYAH OPERASIONAL PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)
PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) memiliki 16 cabang pelabuhan dan 11 pelabuhan kawasan yang berada di Selat Malaka yang
merupakan jalur pelayaran tersibuk di dunia. Selain itu juga, pelabuhan yang berada di wilayah kerja PT Pelindo I memiliki hinterland yang
didominasi oleh komoditas ekspor seperti kelapa sawit, karet, bahan tambang, plastik and bahan kimia, dst.

Malahayati
Lhokseumawe Cabang
Utama
Calang Kelas I
Kuala Langsa
Aceh Pkl.Susu Kelas II
Meulaboh Belawan
Malaysia Kelas III
BICT/TPKDB
Kuala.Tanjung Kelas IV

TB Asahan Kelas V
Sumatera
Bg. Siapi-Api Kawasan
Utara
Dumai Sedang dilakukan
Sibolga
Indonesia Bengkalis Pulau Sambu pengembangan
S.Pakning Tj. Uban
G.Sitoli Riau Tj.Pinang
Pekanbaru TB.Karimun Batam Sei Kolak Kijang
Slt.Panjang
Kuala Enok
Dalam permohonan untuk
Sumatera Rengat Tembilahan pengoperasian
Barat
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||33
HINTERLAND ACEH
PROVINSI ACEH memiliki beberapa komoditi dominan yang terdistribusi di berbagai kabupaten/kotamadya antara lain kelapa
sawit, bahan kimia, produk mineral dan barang-barang kebutuhan pangan.
Top
Commodities Market
with share of Market Share of
zone and Production Major Share of Sumatra
Banda Aceh Sumatra (%) Size (IDR bn) Municipalities1) Zone (%) (%)

Aceh Besat Palm Oil Aceh Singkil 39% 1.30%


Lhokseumawe
Pidie Jaya 14%
Bireun Aceh Tamiang 29% 0.95%
Pidie
Aceh Utara
97%
8,750
86%
Bener Meriah Aceh Barat 14% 0.47%
Aceh Jaya
3%
Aceh Timur
Aceh Barat Aceh Tengah Chemicals & Aceh Utara 84% 2.89%
Allied Industries
Aceh
Tamiang 1,225 Langsa 15% 0.50%
Nagan Raya 88% 97%
Gayo Lues
12%
Aceh Jaya ~1% 0.01%
3%
Aceh Barat Daya

Mineral Products Aceh Besar 78% 0.78%


Aceh
Selatan 74
Aceh Tenggara Aceh Tamiang 18% 0.18%
99% 99%

1% 1% Aceh Selatan ~4% 0.04%

Kota Subu Foodstuffs Lhokseumawe 45% 0.03%

57 Pidie Jaya 19% 0.01%


Aceh
Singkil 99% 100%
Aceh Besar 13% 0.01%
1% 0%
Total production of commodity in Sumatra Total production in Zone 1 Total production of commodity
Capital province Capital regency International port National port in Zone 1
1) Top producing municipality for each commodity
Source: Indonesia Industrial Estate Directory 2012, Roland Berger analysis PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||44
PELABUHAN MALAHAYATI Lampiran Surat :
Nomor :
PROVINSI ACEH Tanggal :

Pelabuhan Malahayati

LOKASI PELABUHAN MALAHAYATI HIERARKI PELABUHAN


UPT Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan RIPN 2011 Pelabuhan Pengumpan Regional
Kelas IV Malahayati RIPN 2015 Pelabuhan Pengumpan Regional
Kota/Kabupaten Aceh Besar RIPN 2020 Pelabuhan Pengumpan Regional
Provinsi Aceh RIPN 2030 Pelabuhan Pengumpan Regional

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||55
PREVIEW PELABUHAN MALAHAYATI

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||66
KONDISI EKSISTING PELABUHAN MALAHAYATI
PROVINSI ACEH

• Dermaga 380 m’
• Gudang 1 Unit 800 m2
• Lapangan Penumpukan 23.991 m2
• Container Yard 8.000 m2
• Terminal Penumpang 510 m2
• Alur panjang 8 mile lebar 400 m
kedalaman 20 mLWS
• Luas kolam 156 m2 kedalaman 5 -
11 Mlws
• Sertifikat : ISPS Code
• 1 Unit HMC Capacity 150 Ton

• 1 Unit • 10 Unit • 1 Unit • 1 Unit • 6 Unit


PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||77
TRAFIK KAPAL PELABUHAN MALAHAYATI (TAHUN 2013-2017)

Kapal
Kapal
300
900,000
250 800,000
700,000
200
600,000
Call

GRT
150 500,000
400,000
100 300,000
200,000
50
100,000
0 -
2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017
Pelabuhan International (Call) 12 17 14 15 9 Pelabuhan International (GRT) 28,811 63,781 34,233 57,689 25,895
Pelabuhan Domestik (Call) 201 209 202 197 287 Pelabuhan Domestik (GRT) 854,914 772,070 819,076 536,852 627,686

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||88
TRAFIK BARANG PELABUHAN MALAHAYATI (TAHUN 2013-2017)

Petikemas Barang
450,000
7,000 400,000
6,000 350,000
300,000

Ton
5,000 250,000
200,000
4,000
Box

150,000
3,000 100,000
50,000
2,000 -
2013 2014 2015 2016 2017
1,000
Ekspor (Ton) 32,612 25,565 -
- Import (Ton) 16,517 22,513 20,932 18,705 18,555
2013 2014 2015 2016 2017 sd Sept
2018 Antar Pulau Muat (Ton) 6,222 17,174 50,688 70,885 58,500
Petikemas (Box) 494 114 - 4,954 6,933 5,967 Antar Pulau Bongkar (Ton) 35,820 258,588 406,530 297,555 260,332

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||99
KAPAL PETI KEMAS PT TEMAS LINE

Pelabuhan Tg. Priok


Kapal feeder Kapal Pendulum
Pelabuhan Malahayati

Minimal 2 call per bulan


Kapal feeder

Kapal feeder

Pelabuhan Cadangan Pelabuhan TPKDB-BICT Belawan


Pelabuhan Ujung Baru- Belawan
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||10
10
KAPAL PETIKEMAS PT SPIL

Kapal feeder
Pelabuhan Batam

Pelabuhan Malahayati Pelabuhan Dumai

Minimal 3 call per bulan Kapal Pendulum

Kapal feeder
Kapal feeder
Kapal feeder

Pelabuhan
Pelabuhan Tg. Priok
Tg. Priok

Pelabuhan
Ujung Baru- Belawan Pelabuhan Cadangan Pelabuhan TPKDB-BICT
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||11
11
Arah Pengembangan Pelabuhan Malahayati, Meulaboh dan Calang

Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan


1 2 3
General Cargo

Redevelopment
1 Malahayati Liquid Bulk ✓
Dry Bulk ✓ ✓
3 Calang
Container ✓
2 Meulaboh
General Cargo

Liquid Bulk ✓

Build
Dry Bulk ✓ ✓
Container ✓

> Dinas pariwisata Provinsi Aceh menginginkan > Melakukan asesmen pasar mencari mitra kerjasam
Rencana kapal cruiser (Halal Tourism) untuk dapat > Menyusun FS dan Rencana Induk Pelabuhan
lainnya: bersandar di Pelabuhan Malahayati Next Steps:
> Melakukan diskusi dengan pemilik kargo, industri dan
pemerintah daerah

PEMBANGUNAN
PELINDO I – PORTPELABUHAN INDONESIA
DEVELOPMENT | 12 I | 12
TAHAPAN PENGEMBANGAN TERMINAL PETIKEMAS KEPERINTISAN MALAHAYATI
TAHAP I (2015-2016)
• Telah selesai pembangunan
lapangan penumpukan seluas
8.000 m2
• Kapasitas lapangan penumpukan
35.000 TEUs
• Telah tiba 1 unit MHC
• Kajian short sea shipping Belawan
– Malahayati
• Sudah beroperasinya terminal
petikemas

2015 2016 2017 2018 2019


TAHAP II (2017-2019)
• Perluasan lapangan penumpukan (on
progress)
• Penambahan fasilitas gudang
• Pengadaan peralatanbongkar muat
sesuai kebutuhan (CC/MHC,
RTG/RS, Terminal Truck)
• Implementasi short sea shipping
Belawan Lhokseumawe - Malahayati
(on Progress)
• Sudah ditetapkan sebagai terminal
petikemas
• Implementasi Aplikasi Front End (on
Progress)
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||13
13
PELABUHAN MEULABOH
Lampiran Surat :
PROVINSI ACEH Nomor :
Tanggal :

Pelabuhan Meulaboh

LOKASI PELABUHAN MEULABOH HIERARKI PELABUHAN


UPT Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan RIPN 2011 Pelabuhan Pengumpan Regional
Kelas V Meulaboh RIPN 2015 Pelabuhan Pengumpan Regional
Kota/Kabupaten Aceh Barat RIPN 2020 Pelabuhan Pengumpan Regional
Provinsi Aceh RIPN 2030 Pelabuhan Pengumpan Regional

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||14
14
KONDISI EKSISTING PELABUHAN MEULABOH
PROVINSI ACEH

• Dermaga 50x8 m’
• Lapangan Penumpukan 3513 m2
• Inner Break Water : 151m

PROFIL PELABUHAN
• Kedalaman Dermaga (Jetty) : 6 MLWS
• Kedalaman Kolam : 7 MLWS
• Luas Kolam :
• Dermaga Lama : 3 MLWS

Peralatan
• 1 Unit • 2 Unit PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||15
15
TAHAPAN PENGEMBANGAN PELABUHAN MEULABOH

TAHAPAN PENGEMBANGAN

2015 2016 2017 2018 2019

TAHAP I (2015-2016) TAHAP II (2017-2019)


• Rehab berat dermaga • Pembuatan Instalasi Listrik Lapangan
• Pembangunan Pagar Batas Penumpukan (selesai)
• Perpanjangan Dermaga
• Pembangunan Gudang
• Penambahan fasilitas penumpukan
• Pembangunan Tangki Timbun CPO

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||16
16
KEGIATAN PERUSAHAAN TAMBANG BATUBARA DI MEULABOH

MUAT KAPAL BATUBARA DENGAN SISTEM SHIP TO SHIP TRANSFER


PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||17
17
RENCANA PENGEMBANGAN & PENGELOLAAN PELABUHAN CALANG (UPT)

Lokasi Pelabuhan Calang

 Lokasi : Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Jaya


 Potensi: Terminal Curah Cair CPO
 Skema kerjasama dengan KEMENHUB:
 Pelindo 1 membeli aset pelabuhan Calang
 UPP sebagai regulator/pengawas
 Operasional 100% oleh Pelindo
 Pelindo 1 mengembangan infrastruktur dan Layout & Fasilitas Eksisting Pelabuhan Calang
menyediakan peralatan bongkar muat
 Fee konsesi 0% selama 5 tahun pertama

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||18
18
RENCANA PENGEMBANGAN & PENGELOLAAN PELABUHAN CALANG (UPT)
Pengembangan fasilitas bongkar muat CPO
 Kapasitas terpasang 1,8 Juta Ton
 Kapasitas pompa 200 ton/jam Dermaga Multi
 Jumlah loading point 2 unit
 Daya angkut kapal 8.000 ton Purpose (Kapal
 Kapasitas tangki timbun 75 ribu ton Kargo / Tanker)
Tangki
Timbun
Rak Pipa
Dermaga
Kapal Ro/Ro
& Kapal Cepat

Power Plant

Layout Pengembangan Pelabuhan Calang


(Total investasi Rp 200 milyar ; Sumber dana Internal Pelindo 1; Masa konstruksi 6 bulan)
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||19
19
PELABUHAN KUALA TANJUNG

Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berlokasi di


Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Diproyeksikan menjadi
pelabuhan terbesar di wilayah barat Indonesia pada tahun 2023.

Biaya investasi mencapai Rp 43 triliun.

Pembangunan tahap I
Pembangunan dimulai sejak 2015
dan dibagi ke dalam empat tahap. Pembangunan trestle dan dermaga
yang mampu disandari mother
vessel, lapangan penumpukan peti
kemas berkapasitas 500.000 TEUs,
dan tangki timbun.

Pembangunan tahap kedua


Pembangunan kawasan industri seluas 3.000 hektare yang
akan menjadikan Kuala Tanjung sebagai international hub port
(2016-2018).
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||20
20
PELABUHAN KUALA TANJUNG

Pembangunan tahap ketiga


berupa pengembangan dedicated/hub port (2017-2019)

Pembangunan tahap keempat


merupakan pengembangan kawasan industri terintegrasi (2021-2023).

PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||21
21
PELINDO I –PELABUHAN
PEMBANGUNAN PORT DEVELOPMENT
INDONESIA I||22
22
https://www.facebook.com/pages/
Neetwork/240707325947259
TERIMA KASIH
https://www.facebook.com/Pelindo1

https://twitter.com/pelindo_1

https://www.pelindo1.co.id