Anda di halaman 1dari 11

RUMAH DAMPING (PASCA

REHABILITASI)
MANTAN PENGGUNA NARKOBA
DI KOTA PALU

ALAMSYAH
F221 13 084
Latar Belakang
Menurut data dari United Nation Office On Drungs and
Crime (UNODC) lebih dari 200 juta orang di seluruh
dunia telah menyalahgunakan narkoba. Indonesia
termasuk salah satu negara pengguna narkoba terbanyak
di dunia. Oleh karena itu pemerintah Indonesia
membentuk sebuah lembaga Badan Narkotika Nasional
(BNN) untuk menangani permasaalahan dan
pemberantasan narkoba sesuai dengan undang- undang
yang berlaku. Mengingat 1,5% dari penduduk indonesia
atau 2,9 sampai 3,6 juta telah terlibat dalam
penyalahgunaan narkoba.
Latar Belakang

 di Kota Palu sendiri dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan jumlah
pengguna Narkoba. utamanya pada Pelajar,Mahasiswa,Pegawai, dan
masyarakat lainya.
 Upaya yang dilakukan untuk memberi efek jera bagi pengguna narkoba yaitu
salah satunya adalah Rehabilitasi, yang nantinya akan mendapatkan
pelayanan rehabilitasi medis sebagai proses penyembuhan bagi pengguna
narkoba.
 Namun program rehabilitasi ini belum memberikan efek siknifikan untuk
menurunkan tingkat Kesadaran total bagi mantan pengguna narkoba. Hal ini
disebabkan mantan penyalahguna narkoba yang sudah menjalani rehabilitasi
setelah ia kembali ke lingkunganya yang tidak baik akibatnya tidak
menghasilkan efek jera bagi mantan pengguna narkoba,justru hanya
membuat mereka kembali lagi menggunakan narkoba.
 Oleh karena itu di butuhkan wadah yang dapat meningkatkan kualitas hidup
bagi para mantan pengguna narkoba di kota palu yang membawa para
mantan pengguna narkoba hingga titik berhenti total menggunakan Narkoba.
 Rumusan Masalah
 ”Bagaimana menciptakan desain Rumah Damping bagi mantan Penyalah
gunaan Narkoba di kota Palu dengan pendekatan Arsitektur Ekologi”
 Tujuan dan Sasaran Penelitian
 Tujuan
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsep dasar perancangan Rumah
damping di kota Palu dengan penerapan Arsitektur Ekologi sebagai
pendekatan terhadap desain bentuk bangunan.
 Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk menghasilkan
desain Rumah Damping yang memberikan kenyamanan bagi mantan
pengguna Narkoba di kota Palu dengan penerapan Arsitektur Ekologii sebagai
pendekatan terhada desain bentuk.
Pengertian Rumah
Damping

Rumah Damping adalah


Wadah untuk
meningkatkan kualitas
hidup bagi mantan
Pecandu Narkoba yang
bertujuan agar mantan
pecandu tidak kembali
menggunakan Narkoba
dan bisa kembali diterima
dilingkunganya.
Studi Banding Objek

Kaltim berada di urutan ke


tiga secara nasional, sebagai
provinsi dengan tingkat
pengguna dan
pengungkapan kasus
narkoba tertinggi.
Hal itulah yang membuat
BNNP Kaltim berupaya
menekan laju pertumbuhan
narkoba di Kaltim. Setelah
pada 2013 Kaltim
membangun Balai
Rehabilitasi Tanah Merah
berkat bantuan Pemprov
Kaltim dan BNN pusat, sejak
Desember 2015 didirikan
rumah pendamping.
Beberapa Kegiatan produktifitas di
rumah damping
Pengertian Ekologi  Ekologi adalah ilmu yang
pelajari interaksi antara organisme denga
n lingkungannya dan yang lainnya.
 Pengertian Arsitektur ekologi
 Arsitektur ekologis merupakan
pembangunan berwawasan lingkungan,
dimana memanfaatkan potensi alam
semaksimal mungkin.
 Kualitas arsitektur biasanya sulit diukur,
garis batas antara arsitektur yang
bermutu dan yang tidak bermutu.
Kualitas arsitektur biasanya hanya
memperhatikan bentuk bangunan dan
konstruksinya, tetapi mengabaikan yang
dirasakan sipengguna dan kualitas
hidupnya.
STUDI BANDING
GREEN SCHOOL
Green School berlokasi di Banjar Saren,
Desa Sibang Kaja, pusat Kota Denpasar.
Sekolah ini digagas oleh John Hardy,
John Hardy menjelaskan bahwa ide
dasar pembangunan sekolah adalah
untuk menerapkan ajaran Trihita Karana.
Oleh karena itu, tidak ada bahan
buatan pabrik atau zat kimia yang
dipergunakan di sekolah ini.
Green school ini hanya menggunakan
material bambu, alang-alang, rumput
gajah, dan tanah liat di atasnya. Bisa
dipastikan, semua material konstruksi
nya merupakan material alam dengan
nilai lokal dan dapat didaurulang. Ini
merupakan bentukan penting sebagai
konsekuensi dari penerapan konsep
desain ekologi terkait penyelamatan
bumi tersebut.
 Metode Penelitian
 Metode yang akan digunakan dalam proses perancangan ini adalah data
Kuantitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh atas dasar
pengamatan atau pengukuran dengan menggunakan skala ,angka atau
numerik
 Sedangkan sumber data yang akan digunakan merupakan data primer
dan data sekunder.
LATAR BELAKANG
- Perlunya sarana yang mampu mewadahi mantan pecandu Narkoba
agar produktif dan bisa melupakan masalalunya dengan Narkoba.

JUDUL

RUMAH DAMPING
DI KOTA PALU

RUMUSAN MASALAH

Bagaimana Desain Rumah Damping dengan penerapan tema Arsitektur


Ekologi sebagai pendekatan terhadap bentuk bangunan.

TUJUAN

Desain Rumah Damping


Di Kota Palu

TINJAUAN ANALISIS PENGUMPULAN DATA


PUSTAKA DATA
1.Observasi
2.DataPerpustakaan
KONSEP 3.studiLiteratur
PERENCANAAN DAN 4. Dokumentasi
PERANCANGAN

REKOMENDASI DESAIN

DESAIN VISUALISASI
( GAMBAR& MAKET )