Anda di halaman 1dari 42

TENGGOROKAN DAN LEHER DALAM

(THT-PART 3)
OLEH
DR. WIDYA EMILIANA
TIM UKMPPD UNIVERSITAS
MALAHAYATI
ANATOMI
4
ADENOID
 Jaringan limfoid di dinding nasofaring
 Letak di dinding posterior, tidak berkapsul
 Bagian dari cincin Waldeyer
 Pada anak sampai pubertas
 Umur 12 tahun mengecil
 Umur 17 – 18 tahun menghilang

 Fungsi:
Sistem pertahanan tubuh pertama (lokal) sal. nafas
memproduksi limfosit
Membentuk antibodi spesifik (Ig)

5
7
TONSIL
TONSILITIS AKUT
 Definisi : Infeksi akut jaringan tonsil

 Etiologi :
 Virus (tersering)
 H. influenzae
 Strep. beta-hemolitikus (30 – 40%)

 Insiden :
 Anak 5 – 10 tahun (sering)
 Dewasa

9
10
11
 Diagnosa banding :
DIFTERI TONSIL  pseudomembrane sampai
keluar tonsil , Bull neck
 Penyulit :
1. Lokal
- Peritonsilitis (infiltrat peritonsil)
- Abses peritonsil
- Abses parafaring
2. Sistemik (Strep. beta-hemolitikus)
- Glomerulonefritis akut
- Penyakit jantung rematik
- Endokarditis bakterial sub akut 12
 Pengobatan :

 istirahat ANTIBIOTIKA
 makan lunak  BERAT :
 minum hangat PP 2x0.6 – 1.2 juta IU/hr im 
 analgesik / antipiretik Fenoksimetil pen. 4x500mg/hr
( asetosal, parasetamol selama 10 hari
 3 – 4 x 500 mg )
 RINGAN :
Fenoksimetil penisilin
7.5 – 12.5 mg/kgbb/hari
4x sehari selama 10 hari

13
 Bila terjadi komplikasi :

1. Abses peritonsil  pungsi – insisi

2. Abses parafaring  pungsi – insisi

3. Sistemik  tonsil sbg fokal infeksi 


indikasi tonsilektomi

14
TONSILITIS KRONIS

 Definisi :

Infeksi kronik jaringan tonsil  kelanjutan dari infeksi


akut berulang tonsil atau infeksi sub klinis

 Hipertrofi folikel  tonsil membesar

Pada anak  sering disertai hipertrofi adenoid 

disebut ADENOTONSILITIS KRONIS


15
17
FARING
FARINGITIS AKUT
Naso/Epifaryng, Oro/Mesofaring, Laryngo/hypofaring

 Infeksi akut pada mukosa faring dan jar. limfoid faring


 Etiologi :
- Virus : rhino v., corona v.,
v. influenza A & B, parainfluenza,
adeno v., resp. syncytial v., entero v.
- Bakteri : streptokokus beta hemolitikus
grup A, B, C dan G, stafilokokus,
hemofilus, neisseria sp, korine bakterium sp, dll.
 Sering bersamaan dengan infeksi akut sal. nafas atas :
rinitis akut, nasofaringitis, tonsilitis
akut

20
FARINGITIS AKUT TONSILOFARINGITIS AKUT

21
FARINGITIS KRONIK NON SPESIFIK

 Etiologi :
Beberapa sumber infeksi yg dicurigai berhubungan dengan
faringitis kronik non spesifik : sinusitis kronik, gingivitis, bronkiektasis,
bronkitis kronis, karies gigi, iritasi dari rokok atau asap industri
Gambaran Klinis :
- rasa tidak enak yg lama di tenggorok
- nyeri saat menelan
- kd2 ada rasa sakit di telinga

22
FARINGITIS KRONIK SPESIFIK

Etiologi :
Sifilis, tuberkulosis, toxoplasmosis, lepra, skleroma, jamur

Gambaran Klinis :
Gejala tgt penyebab
Mis. ok. - Sifilis : dimulai dgn papula yg kmd pecah 
ulkus yg tdk nyeri
- Tuberkulosis : lesi multipel yg sangat nyeri

23
24
ABSES LEHER DALAM
UKMPPD FKUNMAL BATCH 3 2017
MALIGNANCY
UKMPPD FKUNMAL BATCH 3 2017
LATIHAN SOAL
Seorang anak 11 tahun mengeluh demam 2 hari. Sejak
demam ia juga mengalami nyeri menelan disertai batuk.
Pemeriksaan fisik tanda vital normal kecuali suhu 38,2 C.
Pemeriksaan rongga mulut didapatkan tonsil T2-T2
hiperemis dengan folikel berwarna keputihan. Kripta tidak
melebar, detritus (-).
Diagnosa ?
Tatalaksana ?
Pemeriksaan Penunjang untuk menentukan causa ?

UKMPPD FKUNMAL BATCH 3 2017


Setelah dilakukan swab tenggorok, dari
pewarnaan gram didapatkan bakteri cocus gram
positif.
Untuk menentukan jenis bakteri penyebab
direncanakan untuk dilakukan kultur.
Media apa yang tepat ?
Selanjutnya didapatkan zona hemolisis total
disekitar koloni. Bakteri ?
Komplikasi ?
Asumsikan anak tersebut ditemukan selaput
putih yang menutupi tonsil dan sulit untuk
diangkat.
Apa yang Anda harapkan dari pemeriksaan gram
?
Kultur pada media ?
Tatalaksana ?
Komplikasi ?
Setahun kemudian, anak tersebut kembali kontrol
ke tempat Anda. Ternyata setahun terakhir ia
sering mengalami nyeri tenggorokan. Dihitung-
hitung sekitar 4x/ tahun. Anak juga mengorok.
Saat ini tenggorokan terasa sangat nyeri.
Hasil pemeriksaan fisik: Tonsil hiperemis dengan
kripta melebar, uvula tampak deviasi ke kiri.
Diagnosa ?
Rencana tindak lanjut ?