Anda di halaman 1dari 28

ERLINDAWATI, SKM, MPHM

SEKSI KESEHATAN KELUARGA DAN GIZI


DINAS KESEHATAN ACEH
PENDAHULUAN
• Standar Nasional PKPR adalah dokumen
tertulis yang berisi berbagai persyaratan mutu
PKPR  input, proses, output
• Standar Nasional PKPR adalah pedoman
pengendalian mutu yang digunakan oleh
fasilitas kesehatan untuk meningkatkan dan
menjamin mutu PKPR yang telah
dilaksanakan.
• Untuk dapat menggunakan standar ini, fasilitas
kesehatan harus terlebih dahulu mampu
melaksanakan PKPR.
KRITERIA PUSKESMAS MAMPU
MELAKSANAKAN PKPR
• Memberikan pelayanan konseling pada semua
remaja yang memerlukan konseling yang kontak
dengan petugas PKPR.
• Melakukan pembinaan pada minimal 1 (satu)
sekolah dalam 1 (satu) tahun di sekolah umum
atau sekolah berbasis agama  minimal
melaksanakan kegiatan KIE di sekolah binaan
minimal 2 kali dalam setahun.
• Melatih konselor sebaya di sekolah minimal
sebanyak 10% dari jumlah murid sekolah binaan.
PUSKESMAS
MAMPU
LAKSANA •Alat ukur mutu
PKPR •Memastikan
dihasilkannya layanan
PKPR dengan mutu
yang sama dan
konsisten.

•SDM kesehatan
•Fasilitas Kesehatan
•Remaja
•Jejaring
•Manajemen Kesehatan
Standar Nasional PKPR mengatur
5 aspek yang berkaitan dengan
penyelenggaraan PKPR
1. SDM kesehatan
2. Fasilitas kesehatan
3. Remaja
4. Jejaring, dan
5. Manajemen Kesehatan
1. SDM KESEHATAN
MASALAH:
• Tenaga kesehatan tidak memiliki pengetahuan,
sikap dan keterampilan untuk memberikan
pelayanan kesehatan yang ramah remaja.
• Petugas pendukung tidak memiliki pengetahuan
dan sikap untuk mendukung pelayanan
kesehatan yang ramah remaja.
• Sebagian besar petugas puskesmas tidak sadar
akan nilai-nilai pribadinya terkait dengan
permasalahan kesehatan remaja yang dihadapi.
2.FASILITAS KESEHATAN
MASALAH:
• Belum semua Puskesmas menyediakan
pelayanan yang sesuai kebutuhan remaja,
dengan prosedur yang mudah dan
berkualitas
• Tata ruang untuk pelayanan dan Sarana
Kesehatan yang ada di Puskesmas kurang
menarik dan terkesan hanya untuk orang
sakit.
3.REMAJA

MASALAH:
• Remaja dan masyarakat tidak memiliki
informasi mengenai layanan kesehatan
peduli remaja di Puskesmas.
• Layanan Puskesmas tidak sesuai
dengan kebutuhan remaja.
4. Jejaring
Masalah:
• Masih kurangnya kepedulian dan dukungan
dari stakeholder terhadap permasalahan
remaja.
• Masyarakat terutama orang tua kurang
memahami kebutuhan remaja dan belum
mendapatkan informasi tentang PKPR.
• Remaja kurang dilibatkan dalam
pengembangan dan pelaksanaan PKPR.
5. MANAJEMEN KESEHATAN
Masalah:
• Kurangnya dukungan kebijakan dari setiap
jenjang administratif untuk PKPR.
• Belum lengkapnya Standar dan pedoman
serta rencana aksi dalam penyelenggaraan
PKPR
• Belum optimalnya sistem manajemen dalam
PKPR (Pencatatan, Pelaporan, Evaluasi,
pemantauan dan sistem rujukan)
ORIENTASI TUJUAN

 Mengidentifikasi
kekurangan dan
kelemahan dalam
menyelenggarakan
PKPR.
PENGUMPULAN
AKSI KOREKSI
DATA
 Melakukan upaya yang
spesifik untuk
menanggulangi
kekurangan dan
kelemahan dalam
penyelenggaraan PKPR.
 Meningkatkan mutu
PKPR yang
diselenggarakan secara
berkesinambungan.
PEMANTAUAN DAN PENILAIAN ORIENTASI Pengumpulan
Data

Pengolahan
PEMANTAUAN Data
Rencana Aksi
Koreksi
PELAKSANAAN AKSI (workplan)
KOREKSI

• Penilaian kembali
tingkat pemenuhan
EVALUASI Standar
• Proses = pemantauan
Komponen Standar yang diukur
Standard Komponen Standard
Standard 1 Pengetahuan dan Kompetensi Petugas
SDM Kesehatan Pelayanan Konseling Remaja
Standard 2 Paket Pelayanan Kesehatan
Fasilitas Kesehatan Prosedur, Tata Laksana dan Alur Pelayanan
Standard 3 Kegiatan Pemberian Informasi (Pelayanan KIE)
Remaja Kegiatan Konselor Sebaya
Standard 4 Pemetaan Pemangku Kepentingan
Jejaring Peningkatan Partisipasi Remaja
Kegiatan Advokasi
Standard 5 Pencatatan dan Pelaporan
Manajemen Kesehatan Kegiatan Supervisi, Pemantauan dan Evaluasi
Sistem Rujukan
INSTRUMEN PEMANTAUAN TERBATAS TINGKAT PEMENUHAN SN PKPR

METODE INSTRUMEN SUMBER DATA


KUESIONER PIMPINAN
PUSKESMAS PIMPINAN PUSKESMAS
WAWANCARA KUESIONER PETUGAS PETUGAS/TIM PKPR
PKPR
KUESIONER PETUGAS PETUGAS PENDUKUNG :
PENDUKUNG loket, lab, obat,

REMAJA : umum dan


KUESIONER REMAJA
OBSERVASI koselor sebaya, min. 3 org

KUESIONER PENGAMATAN SARANA PRASARANA,


DOKUMEN

TRIANGULASI DATA
BARIS : Butir pertanyaan
MATRIKS REKAPITULASI
PEMENUHAN SN-PKPR
KOLOM : sumber data dan Skor

Skor 1 : ya atau ada


Skor 0 : tidak/tidak tahu atau tidak ada
Jumlahkan skor setiap butir pertanyaan dari seluruh sumber
data di kolom skor
Jumlahkan skor setiap komponen hitung % tingkat
pemenuhannya
Jumlahkan skor dari seluruh komponen dari setiap aspek
Standar  hitung % tingkat pemenuhannya
1.2. Pelayanan Konseling Remaja Pimpinan Puskesmas Petugas PKPR Petugas Pendukung Dokumen/Observasi Remaja Skor
1.2.1 Apakah ada tenaga kesehatan di Puskesmas yang 0
terlatih Konseling Remaja? (mis. yang tercakup
dalam Pelatihan PKPR, Pelatihan Konselor Sebaya,
atau pelatihan atau orintasi konseling remaja lainnya)
Puskesmas menyediakan pelayanan konseling di 0
dalam gedung
1.2.2 Ada jadwal tetap 0
1.2.3 Dapat melayani permintaan konseling di 0
luar jadwal dengan perjanjian
1.2.4 Dapat melayani permintaan konseling di 0
luar jadwal secara mendadak
Puskesmas menyelenggarakan pelayanan konseling 0
di luar gedung
1.2.5 Ada jadwal tetap 0
1.2.6 Dapat melayani permintaan konseling di 0
luar jadwal dengan perjanjian
1.2.7 Dapat melayani permintaan konseling di 0
luar jadwal secara mendadak
1.2.8 Puskesmas memiliki alat bantu audio-visual yang 0
memadai untuk digunakan dalam memberikan
pelayanan konseling remaja
1.2.9 Petugas kesehatan menggunakan alat bantu audio- 0
visual dalam memberikan pelayanan konseling
1.2.10 remaja
Puskesmas memiliki pedoman untuk memberikan 0
pelayanan konseling remaja
1.2.11 Pedoman tersebut SELALU digunakan dalam 0
memberikan pelayanan konseling remaja
1.2.12 Tenaga kesehatan memiliki sikap yang
menyenangkan ketika memberikan pelayanan 0

1.2.13 konseling remaja yang diberikan petugas kesehatan


Informasi/nasehat 0
dalam konseling bermanfaat dan sesuai dengan
harapan remaja
1.2.14 Alat bantu audio-visual yang digunakan dalam 0
pelayanan konseling menarik dan sesuai selera
1.2.15 Remaja merasa mudah untuk memperoleh 0
pelayanan konseling
Skor Maksimal 38
Skor yang dicapai 0
Tingkat Pemenuhan Standar Pelayanan Konseling Remaja 0
(= Skor yang dicapai/skor makssimal *100%)
PEMENUHAN STANDAR 1 : SDM KESEHATAN
Skor Maksimal 60
Skor yang dicapai 0
Tingkat Pemenuhan Standar 0
SDM Kesehatan

(= Skor yang dicapai/skor


makssimal *100%)
PENGOLAHAN DATA :

PENILAIAN/INTERPRETASI:
Paripurna apabila mencapai ≥80%  hijau
Optimal apabila mencapai 60% - 79%  kuning
Minimal apabila mencapai <60%  merah

SUSUN WORK PLAN/RENCANA KERJA


PENYUSUNAN RENCANA AKSI :

MATRIKS RENCANA AKSI/WORKPLAN


BERSAMA-SAMA PROV, KAB/KOTA, PUSKESMAS
UPAYA PERBAIKAN THD KOMPONEN YANG TIDAK
MEMENUHI STANDAR : pilihan dan bertahap

PELAKSANAAN AKSI KOREKSI/PENINGKATAN MUTU

EVALUASI
Kegiatan yang saling melengkapi di tingkat
nasional, propinsi, kab/kota, puskesmas

•Memberikan arahan
Tingkat Nasional •Memberikan metode & perangkat
•Memberikan dukungan & material

•Berperan untuk menjembatani tingkat


nasional dan tingkat kab/kota
Tingkat Propinsi
•Berperan sebagai fasilitator di
kab/kota

Tingkat Kab/Kota •Mendukung tempat pelayanan


kesehatan

•Mendukung kegiatan masyarakat


Tingkat Puskesmas
KESIMPULAN
• Standar Nasional PKPR  suatu upaya yang
berkesinambungan,sistematis dan objektif dalam
memantau dan menilai mutu PKPR yang
diselenggarakan Puskesmas.

• Pemenuhan Standar Nasional PKPR di Puskesmas


 TANGGUNG JAWAB BERSAMA
(pusat, provinsi, kab/kota, puskesmas)

Anda mungkin juga menyukai