Anda di halaman 1dari 29

Rekayasa Teknologi Sanitasi

Pengolahan Limbah Cair dan Limbah Padat

By kelompok 1
Tingkat 3 Program Studi DIV Kesehatan Lingkungan
POLTEKKES KEMENKES JAKARTA II
Anggota Kelompok :
▰ Cindy Setia W P23133116005
▰ Fenty Ramadhanti S P23133116013
▰ Hilda Adila P23133116014
▰ Luthfi Yoga Pratama P23133116019
▰ Nur Aini Utami P23133116029
2
PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN REKAYASA TEKNOLOGI


2. PENGERTIAN DAN MANFAAT REKAYASA TEKNOLOGI
SANITASI
3. KONSEP REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI PENGOLAHAN
LIMBAH CAIR
4. JENIS REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI PENGOLAHAN
LIMBAH CAIR
5. KONSEP REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI PENGOLAHAN
LIMBAH PADAT (SAMPAH)
6. JENIS REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI PENGOLAHAN
LIMBAH PADAT (SAMPAH)
3
1
PENGERTIAN REKAYASA TEKNOLOGI

4
Pengertian Rekayasa Teknologi

Rekayasa Teknologi (Engineering Technology) adalah suatu aktivitas


profesi dimana ilmu pengetahuan tentang matematika dan lmu-ilmu
alam (fisika) yang diperoleh melalui pendidikan, pengalaman dan hasil
dari praktek penelitian, ditujukan untuk mengembangkan teknologi
yang ada agar bermanfaat bagi kepentingan kemanusiaan.

5
2
PENGERTIAN DAN MANFAAT
REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI

6
Pengertian Rekayasa Teknologi Sanitasi

Rekayasa teknologi sanitasi adalah pengembangan dan


penerapan teknologi dibidang sanitasi yang efektif dan efisien
ditujukan untuk meningkatkan pengelolaan yang ramah
lingkungan, akses yang lebih luas bagi manusia, kontinuitas
layanan, perlindungan dan pelestarian sumber daya alam.

7
Manfaat Rekayasa Teknologi Sanitasi

▰ Meningkatkan keefektifan dan keefisienan teknologi sanitasi


▰ Mempermudah masyarakat dalam pengelolaan sanitasi
▰ Meningkatkan kualitas dalam pengelolaan sanitasi

8
3
KONSEP REKAYASA TEKNOLOGI
SANITASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

9
Konsep Rekayasa Teknologi Sanitasi Pengolahan Limbah Cair

Limbah cair adalah zat buangan


berwujud cair yang timbul dari sisa
aktivitas manusia.

10
Fitoremediasi merupakan system tanaman tertentu yang bekerja sama dengnan mikroorganisme dalam
media (tanah, koral dan air) yang dapat mengubah zat kontaminan (polutan) menjadi kurang atau tidak
berbahaya bahkan berguna secara ekonomi. Melalui proses :

▰ Phytoaculumation: tumbuhan menarik zat kontaminan dari debu sehingga berakumulasi disekitar akar tumbuhan.
▰ Rhytofiltration : proses pengendapan zat kontaminan oleh akar untuk menempel pada akar tanaman.
▰ Phytostabilitation : penempelan zat kontaminan pada akar yang tidak mungkin terserap ke dalam batang
tumbuhan.
▰ Rhyzodegradetion: penguraian zat kontaminan oleh aktifitas mikroba yang pada sekitar akar tumbuhan.
▰ Phytodegradetion: dilakukan tumbuhan unutk menguraikan zat kontaminan agar menjadi bahan yang tidak
berbahaya.
▰ Phytoudatization : proses menarik dan transpirasi zat kontaminan olehtumbuhan dalam bentuk Iarutan terurai.

11
4
JENIS REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

12
Alat Pengolah Limbah Tempe dengan Tanaman
Genjer

Tempe sudah diakui mempunyai peranan yang besar dalam usaha meningkatkan gizi
masyarakat, terutama bagi golongan menengah ke bawah. Disamping itu industri tempe
merupakan industri rumah tangga dan dikerjakan secara tradisional, dan telah mampu
menyerap tenaga kerja. Jumlah pabrik tempe yang banyak dan sebagian besar mengambil
lokasi di sekitar sungai ataupun selokan guna memudahkan proses pembuangan limbahnya,
akan sangat menoeman' lingkungan perairan disekitarnya. Hal ini dapat terjadi karena belum
adanya upaya penanggulangan limbah 13
Tanaman Genjer
Menghasilkan zat allelopathy (akar) yang
bersifat antibiotik → membunuh bakteri
coli

Tanaman Genjer bermanfaat mengatasi


pencemaran, baik polusi yang disebabkan oleh
limbah cair rumah tangga maupun limbah industri.
Akar tanaman genjer mampu menyerap :
- nitrogen (52%) - Cr (9.4%)
- fosfat (55%) - Cu (29%)
logam

- zat organik (67%), - Zn (26,7%)


- daya hantar listrik (10%)
14
Alat dan Bahan
ALAT BAHAN

• Box dari kaca berukuran 500m x 25cm x 26cm terbagi


menjadi 3 bagian. Bagian pertama untuk bak sedimentasi • Tanaman air Genjer
berukuran 10cm x 25cm x260m. bagian kedua untuk bak • Air
reaktor berukuran 320m x 25cm x 26cm ,dan bagian ketiga • AirLimbah
untuk bak saringan berukuran 8cm x 25cm x 26cm. • Lem kaca
• Drum
• Pipa akuarium
• Stop kran
• Dop akuarium
• Bor
• Cutter/ gunting
• Gergaji
• Penggaris
• Kerikil
• Botol yakult 15
16
Arsinum(Air Siap Minum)
Teknologi Pengubah Air Banjir Jadi Air Minum
Pembuatan satu unit alat ini tergolong cukup tlnggi yaitu sebesar Rp 125 juta hmgga Rp 160 juta.
Namun hal ini akan menjadi investasi jangka panjang dan sangat bermanfaat untuk digunakan di
daerah terpencil. Sejauh ini, penerapan teknologi dengan daya guna yang unggul ini baru diaplikasikan
pada beberapa daerah kepulauan yang kesulitan mendapat air bersih.

Badan Penerapan Pengkajlan Teknologi (BPPT) memperkenalkan alat yang bisa 17


mengubah alr banjir menjadi air munum.
Menurut Imam Senyadl, salah satu perekayasa, alat yang bernama Ultraflltrasi dan
Arsenum ini dapat melakukan penyaringan mikrobakteri yang terdapat pada air
kotor sehingga air yang dmasukan bersih dan aman untuk dikonsumsi. Bukan
hanya mikroorganisme kecil yang tersaring. Alat ini juga bisa menghilangkan warna
air keruh dan bau.
Alat ini dapat menyaring kandungan garam, logam, bakteri dan pecahan bakteri
yang lebih kecil. Proses penyaringan ini juga tidak memakan waktu yang lama.
Proses ini terjadi secara instan ketika air kotor dimasukan ke dalam alat.

18
5
KONSEP REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI
PENGOLAHAN LIMBAH PADAT (SAMPAH)

19
Konsep Rekayasa Teknologi Sanitasi
Pengolahan Limbah Padat (Sampah)

Dalam ilmu kesehatan lingkungan, suatu pengelolaan sampah dianggap baik jika sampah
tersebut tidak menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit serta sampah tersebut tidak
menjadi media perantara menyebar luasnya suatu penyakit.
Menurut Cunningham (2004) tahap pengelolaan sampah modern terdiri dari 3R
(reduce, reuse, recycle) sebelum akhirnya dimusnahkan atau dihancurkan.

Tahap Pengelolaan Sampah Modern


(Sumber : Cunningham, 2004)

20
6
JENIS REKAYASA TEKNOLOGI SANITASI
PENGOLAHAN SAMPAH

21
5R & Lubang Resapan Biopori

1. Reduce
▰ Gunakan baterai yang dapat di charge kembali
▰ Jual/berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan
▰ ubah pola makan
▰ membeli barang dalam kemasan besar
▰ membeli barang dengan kemasan yang dapat di daur ulang
▰ bawa kantong/tas belanja sendiri ketika berbelanja
▰ tolak penggunaan kantong plastik
▰ gunakan tempat makanan
▰ pakai serbet/saputangan kain pengganti tisu 22
5R & Lubang Resapan Biopori

2. Reuse
▰ Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill)
▰ kurangi penggunaan bahan sekali pakai
▰ plastik kresek digunakan untuk tempat sampah
▰ kaleng/baskom besar digunakan untuk pot bunga/tempat sampah
▰ bekas kemasan plastik tebal isi ulang digunakan sebagai tas
▰ styrofoam digunakan untuk alas pot atau lem
▰ potongan kain/baju bekas untuk lap, keset, dll
▰ majalah atau buku untuk perpustakaan
23
5R & Lubang Resapan Biopori

3. Recycle
▰ mengubah sampah plastik menjadi souvenir
▰ lakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos
▰ mengubah sampah kertas menjadi lukisan atau mainan miniature.

4. Replace
Prinsip replace dilakukan dengan cara lebih memperhatikan barang yang
digunakan sehari-hari. Dan juga mengganti barang-barang yang hanya bisa
dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Prinsip ini mengedepankan
penggunaan bahanbahan yang ramah lingkungan seperti mengganti kantong
plastik dengan keranjang saat berbelanja, atau hindari penggunaan styrofoam 24
karena banyak mengandung zat kimia berbahaya.
5R & Lubang Resapan Biopori

5. Replace
Prinsip replant dapat dilakukan dengan cara membuat hijau lingkungan
sekitar baik lingkungan rumah, perkantoran, pertokoan, lahan kosong dan
lainlain. Penanaman kembali ini sebagian menggunakan barang atau bahan
yang diolah dari sampah.

Sedangkan metode lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam
tanah dengan diameter 10 cm dan kedalaman sekitar 100 cm, atau dalam kasus tanah dengan
permukaan air tanah dangkal, tidak sampai melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang diisi dengan
sampah organik untuk memicu terbentuknya biopori. Biopori adalah pori-pori berbentuk lubang
(terowongan kecil) yang dibuat oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman (Tim Biopori IPB, 2011).

25
RYCYCLE DRUM PENGOLAH SAMPAH

Recycle Drum = penghasil pupuk organik

Tabung ini ini merupakan modifikasi dari drum


plastik yang dioperasikan dengan cara
penampungan sampah organik dengan
mengendapkan didalam tabung yang tenutup
rapat dengan mengambil tetes sampah yang
sudah terendap berbentuk cairan. Penutup
pada recycle drum sebagai penutup untuk
menghindari bau dari pengolahan sampah.
26
BIOGAS

Biogas adalah suatu gas yang mudah terbakar


yang dapat dihasilkan dari kotoran
ternak/manusia, limbah industri/kota dan
limbah pertanian melalui proses fermentasi

Biogas ini terdiri dari beberapa unsur gas


seperti gas methane (CH4), Karbon Dioksida
(CO2), Hidrogen Sulfida (H2S) dan Amoniak
(NH3) ( Depdagri, 2008 : 1).

27
https://media.neliti.com
www.academia.edu
DAFTAR PUSTAKA https://journal.unnes.ac.id
www.kelair..bppt.go.id

28
THANKS!
Any questions?

29