Anda di halaman 1dari 13

EVIDENCE BASED MIDWIFERY

MUTU PELAYANAN KEBIDANAN


Disusun oleh kelompok 3
Dosen pembimbing Ria rahmatullah, sst
Pengertian Evidence-Based
Practice
Gambril
(2000)

EBP sebagai suatu proses


yang melibatkan
pembelajaran atas arahan
diri sendiri yang
mengharuskan pekerja
profesional bisa
mengakses informasi
Tujuan EBP
memberi alat, berdasarkan bukti-
bukti-bukti terbaik yang ada, untuk
mencegah, mendeteksi dan menangani
gangguan kesehatan dan kepribadian
(Stout & Hayes, 2005 & Haynes, 1998)
Artinya bahwa dalam memilih
suatu pendekatan pengobatan dan
kepribadian, kita hendaknya secara
empiris melihat-lihat kajian penelitian
yang telah divalidasikan secara empiris
yang menunjukkan keefektifan suatu
pendekatan terapi tertentu pada diri
individu tertentu.
Ciri-ciri Evidence-Based Practice

• Terdiri atas bukti penelitian dan


pengalaman klinis.
• Ada keterampilan yang dilibatkan dalam
membaca literatur
• Cara penggunaan informasi
• Bagian dari penggunaan EBP adalah
kemampuan mengevaluasi secara
mandiri
• Pertimbangan klinis berbasis bukti
didasarkan pada gagasan tentang
perilaku dan peran profesional dan
terutama dipedomani oleh suatu sistem
nilai bersama.
Kelebihan Evidence-Based Practice

• memperoleh pengetahuan
dan informasi sebanyak-
banyaknya
• mengembangkan
pedoman praktis yang
bermutu
• meneruskan proses
pembelajaran diri sendiri
sehingga dihasilkan
kemungkinan pengobatan
terbaik bagi klien
Keterbatasan Evidence-Based Practice

• Keterbatasan ekonomi
• Literatur yang relevan mungkin
tidak dapat diakses
Perkembangan Keilmuan Midwifery Yang
Berhubungan Dengan Evidence Based Practice
Tingginya kasus kesakitan dan
kematian ibu di banyak negara
berkembang, terutama
disebabkan oleh perdarahan Dapat
pascapersalinan, eklamsia, dicegah
sepsis dan komplikasi
keguguran.

Melalui upaya pencegahan yang efektif,


beberapa negara berkembang dan hampir
semua negara maju, berhasil menurunkan angka
kesakitan dan kematian ibu ke tingkat yang
sangat rendah
Asuhan Kesehatan Ibu selama
dua dasawarsa terakhir terfokus
pada :
• Keluarga berencana
• Asuhan antenatal terfokus
• Asuhan pasca keguguran
• Persalinan yang Bersih dan
Aman serta Pencegahan
Komplikasi
• Penatalaksanaan
Komplikasi yang terjadi
sebelum, selama dan setelah
persalinan.
Fokus asuhan persalinan
normal adalah persalinan bersih
dan aman serta mencegah
terjadinya komplikasi . Hal ini
merupakan pergeseran paradigma
dari menunggu terjadinya dan
kemudian menangani komplikasi,
menjadi pencegahan komplikasi.
Persalinan bersih dan aman serta
pencegahan komplikasi selama dan
pascapersalinan terbukti mampu
mengurangi kesakitan atau
kematian ibu dan bayi baru lahir.
Beberapa contoh dibawah ini adalah
perkembangan keilmuan kebidanan yang
berhubungan dengan evidence based practice.

• Gentle Birth
Getntle birth adalah konsep persalinan
yang santun, tenang, dan alami yang bertujuan
untuk mempersiapkan ibu hamil agar tetap
tenang dan rileks saat melahirkan.
• Water birth
Melahirkan dalam air (water birth),
adalah suatu metode melahirkan secara normal
melalui vagina di dalam air. Perbedaan lainnya
adalah pada persalinan di atas tempat tidur,
calon ibu akan merasakan jauh lebih sakit jika
dibandingkan dengan persalinan menggunakan
metode water birth. Ada
• Lotus Birth
Lotus Birth, atau tali pusat yang tidak
dipotong, adalah praktek meninggalkan tali
pusat yang tidak diklem dan lahir secara utuh,
daripada ikut menghalangi proses fisiologis
normal dalam perubahan Wharton’s jelly yang
menghasilkan pengkleman internal alami dalam
10-20 menit pasca persalinan.
Prinsip Asuhan Kebidanan Yang Berdasarkan
Evidence Based Practice
Sesuai dengan evidence based practice,
pemerintah telah menetapkan program
kebijakan asuhan kehamilan sebagai berikut:
• Kunjungan ANC minimal 4 kali Kunjungan
(TM 1 : sebelum 4 miggu ) , (TM 2 : 14-28
minggu) , (TM 3 : 1. 28-36 mingggu , 2.36
minggu )
• Pemberian suplemen mikronutrien
• Imunisasi TT 0,5 cc
• 10 T dalam pemeriksaan kehamilan dan 4
Terlalu
• Perkiraan hemoglobin pada kehamilan
• Perkiraan Tinggi Fundus Uteri
• Hipotensi Pada Saat Berbaring Terlentang.
• Pentingnya Deteksi Penyakit Bukan
Penilaian/Pendekatan Risiko.
TERIMA KASIH