Anda di halaman 1dari 28

MODEL KEPERAWATAN

KELUARGA
PENDAHULUAN
• Teori dan model keperawatan merupakan dasar
dalam melakukan askep keperawatan

• Teori memberi ciri, penjelasan, atau memprediksi


fakta dari fenomena –fenome didalam keperawatan

• Teori memberikan suatu hubungan timbal balik


dengan praktik atau praktik perlu didasari teori dan
sebaliknya.
LANJUTAN
• Teori kep mendasari praktik kep keluarga dan praktik
kep keluarga memfasilitasi perkembangan teori kep
keluarga

• Teori, praktik dan riset saling mempengaruhi satu


dengan yg lain

• Klein & White (1996 dlm Friendman, 1998)


– Fungsi teori menyediakan pengetahuan utk meningkatkan
pelayanan/praktik kep thd keluarga
Konseptual model
Konsep : jelaskan fenomena
Proposisi: jelaskan hubungan antar konsep

Teori
Lebih konkrit daripada konseptual
Model.

Model/Teori
kep keluarga
Dikembangkan dari berbagai
Teori yg mendukung
FAMILY NURSING THEORY

Nursing models/ Family social


theory science
Family theories
nursing
theories

Family therapy theories


Perbedaan antara teori keperawatan, teori
sosial dan teori terapi keluarga

Kriteria Teori keperawatan Teori sosial Teori terapi


keluarga

Tujuan Menuntun praktek Menjelaskan Menjelaskan


keperawatan mulai fungsi dan disfungsi &
pengkajian s.d dinamika menuntun
evaluasi keluarga tindakan terapeutik
Fokus Keperawatan Antar disiplin Terapi perkawinan
ilmu & keluarga
(kondisi patologis)
Target Keluarga sehat & Keluarga normal Keluarga
populasi sakit (keadaan bermasalah
normal)
NURSING THEORIES/MODELS

 Teori Perkembangan Dunvall


Neuman’s system conceptual model
 Orem’s self-care model
 Roy’s adaptation model
 King’s interacting systems model
 Teori lainnya :
- Nightingal - Friedeman
TEORI KEPERAWATAN
1. Teori Perkembangan (Dunvall)
• Teori ini memandang siklus kehidupan keluarga
• Interaksi dalam keluarga akan mengalami
perubahan dgn berubahnya siklus kehidupan
• Menurut Duvall, siklus keidupan keluarga akan
mengalami perubahan seiring dgn perubahan
dlm klrg tersebut, shg menurut tugas
perkembangan yg berbeda
LANJUTAN
• Keberhasilan pencapaian tugas perkembangan
mengarah pada kebahagiaan dan keberhasilan tugas
selanjutnya

• Kegagalam pencapaian tugas perkembangan


mengarah pada ketidakbahagiaan, penolakan, atau
kesulitan dalam mencapai tugas selanjutnya
LANJUTAN
• Duvall (1979) membagi tugas perkembangan keluarga
sbg berikut :
– Pasangan pemula (baru menikah)
– Keluarga dengan menggu kelahiran anak
– Keluarga dengan mempeunyai bayi
– Keluarga dengan anak prasekolah
– Keluarga dengan anak usia sekolah
– Keluarga dengan anak remaja
– Keluarga dengan anak dewasa (melepaskan anak
kemasyarakat)
– Keluarga dengan tahapan berdua kembali/pertengahan
– Keluarga dengan usia lanjut
KELUARGA PEMULA ATAU
PASANGAN BARU MENIKAH
• Dimulai saat dua insan dewasa
mengikat janji melalui
pernikahan
• Tugas perkembangan keluarga :
– Saling memuaskan antar
pasangan.
– Beradaptasi dgn keluarga besar
masing-masing pihak
– Merencanakan jumlah anak
– Meperjelas peran masing-
masing pasangan
KELUARGA DENGAN MENUNGGU
KELAHIRAN ANAK

• Tugas perkembangan
keluarga :
– Mempersiapkan biaya
persalinan
– Mempersiapkan mental
calon org tua
– Mempersiapkan berbagai
kebutuhan anak
KELUARGA DENGAN MEMPUNYAI
BAYI
• Tugas perkembangan keluarga :
– Memberikan ASI sbg kebutuhan
dasar bayi
– Memberikan kasih sayang
– Mulai mensosialisasikan dgn
lingkungan keluarga besar masing-
masing pasangan
– Pasangan kembali melakukan
adaptasi kr kehadiran anggota
keluarga
– Mempertahankan hubungan
dalam rangka memuaskan
pasangan
KELUARGA DENGAN ANAK
PRASEKOLAH
• Tugas perkembangan keluarga:
– Menanamkan nilai-nilai dan norma
kehidupan
– Menanamkan keyakinan beragama
– Mengenalkan kultur keluarga
– Memenuhi kebutuhan bermain anak
– Membantu anak bersosialisai dgn ling
sekitar
– Menanamkan tangguang jawab dlm
lingkup kecil
– Memperhatikan dan memberikan
stimulasi bagi pertumbuhan dan
perkembangan anak
KELUARGA DENGAN ANAK USIA
SEKOLAH
• Tugas perkembangan keluarga:
– Memenuhi kebutuhan sekolah anak
– Membiasakan belajar teratur
– Meperhatikan anak saat
menyelesaikan tugas sekolah
– Memberikan pengertian pada anak
bahwa pendidikan sangat penting
utnuk masa depan
– Membantu anak bersosialisasi lebih
luas dgn ling sekitar
KELUARGA DENGAN ANAK REMAJA
• Tugas perkembangan
keluarga:
– Memberikan perhatian yg lebih
pada anak remaja
– Bersama-sama mendiskusikan
tentang rencana sekolah atau
kegiatan luar sekolah
– Memberikan kebebasan dlm
batasan tanggung jawab
– Mempertahankan komunikasi
terbuka
KELUARGA DENGAN ANAK DEWASA
(MELEPASKAN KE MASYARAKAT)

• Tugas perkembangan keluarga :


– Membantu anak untuk mandiri
– Mempertahankan keintiman
pasangan
– Mempertahankan komunikasi
– Memperluas hubungan keluarga
antara ortu dgn menantu
– Menata kembali peran dan fungsi
keluarga setelah ditinggalkan
anak-anak
KELUARGA DENGAN TAHAPAN
BERDUA KEMBALI (PERTENGAHAN)
• Tugas perkembangan keluarga :
– Menjaga keintiman pasangan
– Merencanakan kegiatan yang
akan datang
– Tetap menjaga komunikasi dgn
anak-anak dan cucu
– Mepertahankan kesehatan
masing-masing pasangan
KELUARGA DENGAN TAHAPAN
MASA TUA/LANSIA

• Tugas perkembangan
keluarga :
– Saling memberikan perhatian
yg menyenangkan antar
pasangan
– Memperhatikan kesehatan
masing-masing pasangan
– Merencanakan kegiatan
untuk mengisi waktu tua
– Saling mengingatkan akan
adanya kehidupan yang kekal
setelah kehidupan ini
2. Teori sistem menurut Betty Neuman
 Keluarga dipandang sebagai klien dlm pelayanan
kesehata dan sbg sistem dgn subsistem didalamnya.
 Fokus : hubungan antar anggota keluarga , dimana
masing-masing anggota klrg bisa saja terpapar oleh
stressor yg dapat mempengaruhi keseimbangan dlm
keluarga tersebut.
 Contoh :
Seorang ayah mengalami stroke akan membuat masing-
masing anggota klrg merasakan perubahan dalam sistem
yang telah terbentuk
3. Dorothe Orem
– Orem terkenal dgn self care theory
– Teori ini memandang klrg bukan sbg klien tetapi
memandang bahwa klrg adalah sarana
memandirikan seseorang dalam pemeliharaan
fungsi kesehatan
– Perawat membantu klrg menuju perawatan
mandiri
– Contoh :
• Perawatan anggota keluarga ynag mengidap diabetes
melitus dgn tipe ketergantungan insulin, shg perlu
dilakukan penyuntikan insulin berkala diperlukan
pelatihan kemandirian klien dan klrg dalam melakukan
penyuntikan insulin tersebut.
4.Teori Adaptasi Roy
– Teori ini memandang keluarga sama halnya dgn
individu, kelompok, organisasi akan beradaptasi
thdp perubahan .
– Koping dijadikan strategi penyelesaian masalah
keluarga

5. King’s interacting systems model


– King memandang klrg sbg sekumpulan org yg
memiliki ikatan bersama dan menjalankan fungsi
sosialisasi antar anggota klrg. Menurut King klrg
adalah satu sistem sosial dan juga interpersonal
6. Teori keluarga sebagai pusat asuhan (family center
nursing) menurut Friedman
– Keluarga sebagai unit terkecil dari masy, sangat
mempengaruhi terhadap derajat kesehatan masy.
– Teori ini terintegrasi dalam teori sistem umum,
teori perkembangan keluarga, dan digunakan
sebagai model dan alat dalam pengkajian dasar
keperawatan keluarga.
• Menurut Friedmen (1988), terdapat 5 fungsi
dasar klrg :
– Fungsi afektif
– Fungsi sosial
– Fungsi reproduksi
– Fungsi ekonomi
– Fungsi perawatan keluarga/pemeliharaan
kesehatan
• Fungsi perawatan kesehatan  mempertahankan
keadaan kesehatan anggota keluarga agar tetap memiliki
produktifitas tinggi.

• Kemampuan keluarga dlm memberikan asuhan


kesehatan  tingkat kesehatan keluarga dan individu.

• Tingkat pengetahuan ttg sehat sakit  perilaku keluarga


dalam menyelesaikan masalah kesehatan keluarga.
• Fungsi ini dikembangkan menjadi tugas kesehatan
keluarga yaitu :
– Mengenal masalah kesehatan keluarga
– Membuat keputusan tindakan kesehatan yang tepat
– Memberi perawatan pada anggota keluarga yang
sakit.
– Mempertahankan atau menciptakan suasana rumah
yang sehat/ memodifikasi lingkungan rumah.
– Menggunakan fasilitas kesehatan yang ada
dimasyarakat
KELUARGA SEBAGAI PERHATIAN UTAMA
DALAM KEPERAWATAN KELUARGA

• Keluarga dipandang sbg sumber daya kritis dlm


penyampaian pesan-pesan kesehatan
• Klrg sebagai satu kesatuan dr sejumlah anggota klrg
• Hubungan yang kuat dalam keluarga dgn status
kesehatan anggotanya
• Keluarga sebagai tempat penemuan kasus dini
• Keluarga sbg sumber dukungan sosial bagi anggota
keluarga lainnya
--- THE END ---

Anda mungkin juga menyukai