Anda di halaman 1dari 76

Konstruksi

Jaringan
Tegangan Rendah

1
3/13/2019
MATERI
Alat Kerja Peralatan Keselamatan Kerja dan Alat Ukur

Komponen Jaringan Tegangan Rendah

Konstruksi Jaringan Tegangan Rendah

Teknik Jaringan Tegangan Rendah

SOP Pemeliharaan dan K3

Praktek Pemeliharaan Kubikel

2
MATERI PEMBEKALAN

Alat Kerja Peralatan Keselamatan Kerja dan Alat Ukur 2 Jp


Komponen JTR 2 Jp
Konstruksi SPTL_TR & JTR 2 Jp
Teknik Pemeliharaan JTR 4 Jp
SOP Pemeliharaan dan K3 2 Jp

3
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

JaringanDistribusiTeganganRendah
 Adalah bagian hilir dari suatu sistem tenaga
listrik.
 Melalui jaringan distribusi ini disalurkan tenaga
listrik kepada para pemanfaat/pelanggan listrik.

PersyaratanJTR
 Memenuhi kualitas teknis pelayanan
 Memenuhi persyaratan aman terhadap
pengguna dan akrab terhadap lingkungan.
 Konfigurasi SUTR umumnya berbentuk RADIAL

13/03/2019
4
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

KonstruksiJTR :

1. SUTR KabelPilin

2. SUTR BareConductor

3. SKTR

13/03/2019
5
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

SUTR KabelPilin(twisted cable) dikonstruksikan


pada:

1. Tiang yang berdiri sendiri Panjang tiang 9 meter


Penanaman tiang = 1/6 kali panjang tiang

2. Di bawah jaringan SUTM

3. Pada dinding bangunan

13/03/2019
6
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
Komponen utama konstruksi JTR
1. Tiang Beton 1. Connector press type
2. PHB dengan Kendali 2. Elektroda Pembumian
3. Penghantar Kabel Pilin Udara 3. Penghantar Pembumian
(NFA2Y) Penghantar Kabel Bawah 4. Pipa galvanis
Tanah (NYFGBY) 5. Turn buckle
4. Tension bracket 6. Guy-wire insulator
5. Strain clamp 7. Ground anchor set
6. Suspension bracket 8. Steel wire
7. Suspension Clamp 9. Guy-Anchor
8. Stainless steel strip 10. Collar bracket
9. Stopping buckle 11. Terminating thimble
10. Link 12. U –clamp
11. Plastic strap 13. Connector Block
12. Joint sleeve Press Type ( Al –Al ;Al
–Cu )

13/03/2019
7
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

SpesifikasiTeknis Material SUTR

13/03/2019
8
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Konstruksi SUTR dipakai tiang beton atau tiang


besi
 Panjang Tiang = 9 meter
 Kekuatan bebankerja (workingload) Tiang
Beton:
 200daN,
 350daN
 500daN
 Angka faktor keamanan tiang = 2
 Pada titik yang memerlukan pembumian
dipakai tiang beton yang dilengkapi dengan
terminal pembumian
13/03/2019
9
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
Pemilihan kemampuan mekanis tiang SUTR
1. Fungsi tiang
 Konstruksi Tiang awal
 Konstruksi Tiang lurus
 Konstruksi Tiang persilangan
 Konstruksi Tiang Penegang
 Konstruksi Tiang sudut)
2. Ukuran penghantar
3. Jarak andongan (Sag)
4. Tiupan angin
PemilihankemampuanmekanistiangSUTR
 Tiang Besi dipergunakan untuk konstruksi pada lingkungan dimana Tiang
Beton tidak mungkin dipasang
 Penggunaan tiang beton H-type tidak direkomen-dasikan karena tingkat
kesulitan pemasangannya ,dan lain-lain pertimbangan 1
13/03/2019 0
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Beban MekanisTiang

 Beban mekanis akibat berat penghantar ,


pengaruh tiupan angin dan beban-beban
mekanis lainnya perlu diperhitungkan
khususnya pada tiang awal,tiang sudut dan
tiang akhir.

 Jumlah total beban gaya mekanis pada tiang


tidak boleh melebihi beban kerja tiang.Jika
melebihi,maka perlu dipasang konstruksi
topang (guywire,strutpole).

13/03/2019 11
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
KEKUATAN MEKANIS TIANG AWAL/UJUNG UNTUK SALURAN TUNGGAL
Jarak gawang 45 meter, panjang andongan 1 meter, tiang 9 meter

No Ukuran Kekuatan Tiang (daN)


Penghantar
1 (3 x 35 + N) mm2 350 daN
2 (3 x 50 + N) mm2 350 daN
3 (3 x 70 + N) mm2 500 daN
KEKUATAN MEKANIS TIANG SUDUT UNTUK SALURAN TUNGGAL
Jarakgawang45 meter, panjangandongan1 meter, tiang9 meter
No Ukuran Penghantar 30 45 60 90

1 (3 x 35 + N) mm2 200 daN 200 daN 350 daN 500 daN

2 (3 x 50 + N) mm2 200 daN 350 daN 350 daN 500 daN

3 (3 x 70 + N) mm2 350 daN 350 daN 500 daN 500 daN


13/03/2019 12
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
TIANG BESI

13/03/2019 13
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Kekuatan Diameter (mm)


Tiang
Da Db
200 daN 170 290
350 daN 180 310
500 daN 190 337

13/03/2019 14
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

13/03/2019 15
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Penghantar
 Jenis penghantar : Kabel pilin udara (NFA2Y)
alumunium twisted cable dengan inti alumunium
sebagai inti penghantar Fasa dan almelec /
alumunium alloy sebagai Netral.

 Penghantar Netral (N) dengan ukuran 3x35+N


,3x50+N ,3x70+N berfungsi sebagai pemikul
beban mekanis kabel atau messenger.

 Untuk kepentingan handling transportasi ,


panjang penghantar tiap haspel kurang lebih
1000m. 1
13/03/2019 6
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Dua jenis komponen pole bracket :


1)Suspension bracket
 Dipergunakan pada tiang sudut dengan
sudut lintasan s/d 30
 Breaking capacity 700 daN-Material :
AlumuniumAlloy
 Ikatan pole bracket pada tiang memakai
stainless teel strip atau baut galvanized
M30
 Posisi Pole Bracket 15 cm dari ujung
tiang

2)Tension bracket,
 Dipergunakan pada tiang ujung
dan tiang sudut
 Breaking capacity 1000 daN
 Material : Alumunium Alloy
13/03/2019 17
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

1. Suspension Clamp-dipakai
pada tiang dengan sudut
lintasan jaringan sampai
dengan 30o
 Bagian penghantar yang
digantung: Penghantar
netral

2. Strain Clamp/clamp tarik-


dipakai pada Pole Bracket tipe
Tension Bracket
 Bagian penghantar yang dijepit:
Penghantar netral
13/03/2019 18
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

3. Stainless steel strip


Pengikat Pole Bracket pada tiang yang
diikat matikan dengan stopping buckle.
Dibutuhkan Stainless steel strip lebih
kurang 120 cm untuk tiap tiang.

4. Stopping buckle

Pengunci Stainless steel strip


Pengikat Pole Bracket

5. Plastic strap/Plastic Tie


Mengikai kabel TIC
13/03/2019
19
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Untuk tiang yang tidak dilengkapi fasilitas


pembumian ,penghantar yang diperlukan adalah
Kawat Tembaga (BC).
Sambungan penghantar BC dengan penghantar
netral jaringan menggunakan bimetal joint

13/03/2019 20
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

KONSTRUKSI SALURAN UDARA


TEGANGAN RENDAH (SUTR)

13/03/2019 21
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

3. Sudut 5. Akhir
2. Pencabangan
1. Lurus
3 5.

2
4.
1.

4. Seksi
13/03/2019 22
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
Konstruksi bagian atas

 Konstruksi bagian penghantar bertumpu (poletop


construction) dibedakan berdasarkan fungsi tiang

 Bagian penghantar saluran udara kabel pilin yang


diikat atau digantung adalah penghantar netralnya
yang terbuat dari alumunium alloy.

 Penghantar fasa yang terbuat dari alumunium tidak


memikul beban mekanis kecuali beratnya sendiri.

 Jika kabel terurai ,harus diperbaiki kembali dengan


jarak puntiran (pitch) tidak lebih dari 60 cm atau diikat
dengan plastic-strap.
13/03/2019 23
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Jarak antara tiang atau gawang


 Jarak antar tiang pada SUTR <50 meter.
 Kekuatan / beban kerja (workingload) tiang :200
daN;350 daN;500 daN dengan faktor keamanan 2
(breaking load =2xworking load).

 Konstruksi khusus ,pada bagian bawah pangkal untuk


sistem Multi Grounded Common Neutral (Jateng),
dilengkapi plat baja anti karat yang dihubungkan
dengan penghantar pembumian.

 Pemilihan jenis beban kerja tiang disesuaikan dengan


fungsi tiang (tiang tengah ,tiang awal / ujung ,tiang
sudut ,tiang peregang) dan berdasarkan pengaruh
gaya-gaya mekanis maksimum pada tiang. 24
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
Penyangga Tiang (PoleSupport)
 Untuk menambah kemampuan beban kerja tiang atau
mengurangi penggunaan tiang dengan beban kerja besar
,dipakai penyangga tiang dengan beban kerja dasar
(200daN).
 Penyangga tiang dapat berupa topang tarik (guywire)
atau topang tekan (strut pole) dengan sudut miring
penyangga >60º. Atau menggunakan variasi penyangga
( span guy wire/ kontramast ). Penyangga tiang tidak
digunakan pada tiang awal jaringan.
 Tiang beton tidak dipakai sebagai topang tekan (Strut
Pole).
 Pada system multi ground commonnetral ,konstruksi
topang tarik tidak memakai isolator guy-wire (toei
insulator ) namun dibumikan bersama-sama penghantar
25
13/03/2019 netral diatas tiang.
KONSTRUKSI TIANG PENYANGGA

No Komponen
1 Suspension Clamp
Bracket
2 Suspension Clamp
3 Stainless Steel Strip
7
0,75 m
4 Stopping Buckle
5 Plastic Srtap
6 Tiang Beton / Besi
7 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 26
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG SUDUT

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
7
3 Stainless Steel Strip
0,75 m
4 Stopping Buckle
5 Plastic Srtap
6 Tiang Beton / Besi
7 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 27
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG AWAL / AKHIR

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
10
10
3 Stainless Steel Strip
0,75 m
4 Stopping Buckle
5 Plastic Srtap
6 PVC 2 “50 Cm
7 Link
8 Dead End Tubes
9
9 Tiang Beton / Besi
10 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 28
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG PADA GARDU DISTRIBUSI

No Komponen
1 Tension Bracket
7 2 Strain Clamp
3 Stainless Steel Strip
0,75 m
4 Stopping Buckle
5 Plastic Srtap
6 Tiang Beton / Besi
7 Konduktor / Twisted
6 Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 29
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG PENYANGGA SILANG

No Komponen
7
1 Suspension Clamp
3 1 Bracket
2
2 Suspension Clamp
4
3 Stainless Steel Strip
0,75 m
4 Stopping Buckle
5
5 Plastic Srtap
6 Tiang Beton / Besi
7 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 30
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG PENYANGGA & SUDUT SILANG

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
10
3 Stainless Steel Strip 0,75 m
4 Stopping Buckle
5 Plastic Srtap
6 Compresiont Connector All
70/50
7 Suspension Clamp Bracket
8 Suspension Clamp

9 Tiang Beton / Besi

9
10 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010
31
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG SUDUT SILANG

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
3 Stainless Steel Strip 0,75 m
4 Plastic Srtap
8
5 Stopping Buckle
6 Compresiont Connector All
70/50
7 Tiang Beton / Besi
8 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 32
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG PENEGANG

No Komponen

7
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
3 Stainless Steel Strip 0,75 m
4 Stopping Buckle
5 Plastic Srtap
6 Tiang Beton / Besi
7 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 33
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG PENCABANGAN

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
3 Suspension Clamp Bracket
4 Suspension Clamp
5 Stainless Steel Strip 0,75 m
10
6 Stopping Buckle

7 Plastic Srtap

8 Compresiont Connector All


70/50

9 Tiang Beton / Besi


9 10 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 34
3/13/2019
KONSTRUKSI TIANG PENCABANGAN

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
3 Stainless Steel Strip 0,75 m

8
4 Plastic Srtap
5 Stopping Buckle
6 Compresiont Connector All
70/50
7 Tiang Beton / Besi
8 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 35
3/13/2019
KONSTRUKSI PENYAMBUNGAN KUNDUKTOR TC & AAAC ( T C )

No Komponen
1 Tension Bracket
2 Strain Clamp
3 Stainless Steel Strip 0,75 m

8
4 Plastic Srtap
5 Stopping Buckle
6 Compresiont Connector All
70/50
7 Tiang Beton / Besi
8 Konduktor / Twisted
7
Insulated Cable ( TIC)

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 36
3/13/2019
KONSTRUKSI PEMBUMIAN

9 No Material
7
1 Ground Rood
2 Grounding Clamp
3 Stainless Steel Strip
6 0,75 m
Bila tiang 4 Tiang Beton / Besi
beton 5 5 Pipa pelindung
menggunakan
Type E 6 Konduktor / cable
4 ground
7 Compresiont Connector
All 70/50
8
3 8 Tiang Beton / Besi
9 Konduktor / Twisted
Insulated Cable ( TIC)
2

1
37
3/13/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
KONSTRUKSI GUY WIRE / TOPANG TARIK-1
No Komponen
1 Tiang
2 Single arm band
3 Turnbukle / spancroven
4 Steeldraad
5 Guy insulator
6 Pipa pelindung
7 Wire clip
8 Performet Grip
9 Ancor rood
10 Ancor block

38
13/03/2019
KONSTRUKSI HORIZONTAL GUY WIRE / KONTRAMAST
No Komponen No Komponen
1 Tiang 6 Pipa pelindung
2 Single arm band 7 Wire clip
3 Turnbukle / spancroven 8 Performet Grip
4 Steeldraad 9 Ancor rood
5 Guy insulator 10 Ancor block

SESUAI KEPUTUSAN DIREKSI PT PLN (Persero)


NOMOR : 473.K/DIR/2010 39
3/13/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
KONSTRUKSI STRUT POLE / TOPANG TEKAN

No Material
1 Tiang
2 Single arm band 6 “
3 Single arm band 8 “
4 Single arm band 10 “
5 Cross Arm
6 Gaspipj 3 “ 3 m
7 Beton Bloc

40
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

H-Type Connector

41
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
Jarak Aman (Safety Distance)
No Objek JarakAman(meter)
1 Permukaan jalan raya utama 6
2 Permukaan jalan lingkungan 5
3 Halaman penduduk/ tanah kosong 4
4 Balkon rumah 1,5 (tidak terjangkau tanga )
5 Menara/tower/papan reklame 2.5
6 . Atap rumah 1
7 SaluranTelkom non optik 2.5
8 SUTM (under-built) 1.2
9 Permukaan sungai saat air pasang 2 meter diatas tiang layar tertinggi
perahu
10 Jalan kereta api Sebaiknya dihindari/tidak
dianjurkan
42
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

KONSTRUKSI PERLINTASAN DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI

 Dengan saluran udara dengan tegangan rendah tidak kurang dari 100Cm
 Dengan saluran udara tegangan menengah tidak kurang dari 250 Cm
 Jarak aman H tidak kurang dari 600 Cm

43
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
JARAK AMAN SALURAN UDARA TENAGA LISTRIK DENGAN
KABEL TELEKOMUNIKASI

Tinggi jarak aman H


 Jalan Utama > 600Cm
 Jalan Lingkungan > 500 Cm
 Tanah kosong / Halaman > 400 Cm

44
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
JARAK AMAN KONSTRUKSI SALURAN UDARA TENAGA LISTRIK
DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI

45
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

JARAK AMAN SALURAN TENAGA LISTRIK DENGAN SALURAN


KABEL OPTIK TELEKOMUNIKASI

46
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
SALURAN UDARA TEGANGAN RENDAH -BATAS LINTASAN
JARINGAN

47
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
JARAK AMAN LINTASAN DENGAN JALUR KERETA API

48
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

KONSTRUKSI JALUR GANDA JTR Dan UNDERBUILT TM-TR

 Jarak antar saluran > 30 cm untuk jaringan kabel pilin


(twisted cable) dan 60 cm untuk penghantar tak
berisolasi.
 Jika SUTR berada dibawah jalur yang sama dengan
SUTM A 3C dan melintasi pohon ,penghantar SUTR
tidak boleh menyentuh dahan pohon.
 Pada konstruksi saluran udara dibawah JTM
(underbuilt), jarak antar penghantar TR dan TM > 1,2
meter.

49
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

KONSTRUKS IJTR CAMPURAN (KONSTRUKSI JTR DENGAN


JARINGAN TELEMATIKA SI & PJU)

 Penempatan jaringan telematika dan


PJU harus pada sisi tiang yang
berlainan dengan JTR.

 Jarak antara JTR dengan jaring


Telekomunikasi > 100 cm

 Direlokasikan hanya ada satu saluran


telekomunikasi pada tiang JTR.

50
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
KONSTRUKSI PEMBUMIAN

 Konstruksi Pembumian Penghantar Netral jaringan


dibumikan pada setiap jarak 200 meter
 .Dipasang Pada satu tiang setelah tiang awal dan satu
tiang sebelum tiang akhir
 Dalam hal tidak diperoleh tahanan tanah yang
dipersyaratkan, maka jumlah elektroda pembumian
ditambah atau dipasang kawat laba-laba (mesh) seluas
40 cm x 40 cm.
 Nilai Tahanan Pembumian Max 10 Ohm
 Khusus pada sistem Jawa Tengah (Multi Ground
Common Netral). Pembumian penghantar netral
jaringan pada tiapa-tiap tiang, namun tidak memakai
elektroda bumi.
51
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

PENGHANTAR PEMBUMIAN

PenghantarTembaga pembumian

Penampang Fasa Penampang Pembumian


Cu 25 mm2 Cu 16 mm2
Di atas Cu 25 mm2 SeparuhdariukuranpenampangFasa

52
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
ELEKTRODA PEMBUMIAN

Elektroda pembumian dari jenis elektroda batang sebagai berikut:

1) Jenis Insuno
Batang besi diameter 10 mm dilapis tembaga ,dengan cincin
tembaga sebagai terminal dengan panjang > 1,8 meter.

2) Pipa Galvanis

 Pipa galvanis dengan diameter 1,5 inci dengan cincin tembaga


,panjang 2,75 meter.
 Penghantar tembaga langsung kebagian bawah pipa, dikeluarkan
20 cm diatas ujung pipa,dililitkan ,dan dilapisi timah solder.
 Sambungan penghantar pembumian pada elektroda memakai
sepatu kabel yang dilapisi timah solder (di”pertin”) sebelum dan
sesudah pengikatan.
 Untuk sambungan antar penghantar harus memakai joint sleeve
yang dipress 53
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
KONSTRUKSI KHUSUS

Konstruksi pada dinding bangunan

 Konstruksi saluran udara kabel pilin pada dinding


bangunan (konstruksi pada ruko, rukan, pasar) jarak
antar bracket < 6 meter.
 Jarak antara kabel dengan lantai bangunan > 3 meter.
 Semua bagian ujung jaringan ditutup dengan insulating
tape dan mekanikal proteksi (pipaPVC).
 Tidak ada penghantar yang terkena dinding bangunan
dan jarak dengan dinding > 10 cm.

54
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Konstruksi SUTR disekitar SUTT


 Persilangan JTR dengan SUTT tidak direkomendasikan.
 Konstruksi saluran udara pararel dengan SUTT jika tiang
rubuh tidak boleh mengenai garis batas vertical
penghantar transmisi pada permukaan tanah.

Konstruksi SUTR melintasi sungai


 Persilangan dengan sungai hanya diizinkan bila lebar
bentangan sungai tidak lebih dar i50 meter
 Harus memperhatikan jarak aman jaringan SUTR dengan
lalu lintas pengguna aliran sungai.

55
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

SALURAN KABEL TANAH


TEGANGAN RENDAH (SKTR)

56
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH
PENGHANTAR (KABEL)
Jenis kabel yang dipakai adalah jenis kabel bawah tanah berpelindung
mekanis NYFGbY dengan ukuran penampang dan KHA padat = 30° C dan
kedalaman penggelaran bawah tanah 70 cm
Jenis Kabel Ukuran Penampang KHA
NYFGbY 4 x 95 mm2 275 A
4 x 70 mm2 228 A
Jenis dan KHA 4 x 50 mm2 185 A
Kabel tanah SKTR
4 x 25 mm2 128 A
KHA kabel akan berkurang apabila digelar lebih dari satu kabel pada satu jalur
/ parit berdasarkan faktor koreksi
Jarak antar Kabel Jumlah Kabel
Faktor Koreksi 1 2 3 4 5 6 7
KHA Kabel tanah
untuk Berbagai FaktorKoreksi
Jumlah Gelaran Bersentuhan 0,79 0,69 0,63 0,58 0,55 0,50 0,50
Kabel
7 cm 0,85 0,75 0,68 0,64 0,60 0,56 0,56
57
13/03/2019 25 cm 0,87 0,79 0,75 0,72 0,69 0,66 0,66
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

58
13/03/2019
KONSTRUKSI JARINGAN TEGANGAN RENDAH

SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK


TEGANGAN RENDAH

59
13/03/2019
DIAGRAM GARIS TUNGGAL
Merupakan gambaran sederhana dari suatu sirkit
Yang menunjukkan bagian–bagian pentingnya saja
Namun dapat menggambarkan cara operasi dan
Fungsi kelompok dasri suatu instalasi listrik.
Sirkit biasanya digambarkan dalam bentuk garis
Tunggal dan huruf atau simbol yang sesuai.
220V/50Hz
kWh
MCB PHB

60
3/13/2019
PHB
220V/50Hz
kWh

MCB

Diagram garis tunggal sebaiknya disertai informasi


Sebagai berikut :
• Tegangan
• Jenis arus
• Frekuensi
• Luas penampang
• Jumlah kawat
• Pengenal
• Data karakteristik
• Simbol alat 61
3/13/2019
GAMBAR KONSTRUKSI Sambungan
PEMASANGAN SR TIPE A Pada Tiang
JTR
Sambungan
Pada APP

SLP

SMP

APP

tiang

3/13/2019 62
3/13/2019
Konstruksi Sambungan Rumah

KONSTRUKSI PEMASANGAN SR TIPE B


Tiang Atap
Kabel SR

APP Tiang TR

Rumah Tunggal Jalan JTR

63
3/13/2019
PEMASANGAN APP
Tiang / dinding
Pelindung
Lubang udara
Dinding
Lubang pandang
Daerah pemasangan
Lemari APP
Meter kWh
Klem beugel kanal
45 O

Pemasangan APP Pemasangan


1 Fase & 3 Fase APP tipe khusus
Sambungan langsung Sambungan tak langsung
(tanpa CT/PT) (dengan CT/PT)

64
3/13/2019
65
3/13/2019
SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK TANPA TIANG ATAP

JTR
TITK SAMBUNG

SR

SR

APP
APP

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010

66
3/13/2019
SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK TANPA TIANG ATAP

TITK SAMBUNG
SR
SR

APP

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010

67
3/13/2019
SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK MEMAKAI TIANG ATAP

JTR

TITK SAMBUNG

SR

APP

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010

68
3/13/2019
SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK MEMAKAI TIANG ATAP
JTR
TITK SAMBUNG
SR
SR

SR
APP
SR

SR

SR
SR

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010

Tarikan SR banyaknya 7 seri


Dengan penampang kabel sekurang-kurangnya berukuran 10 mm2

69
3/13/2019
KONSTRUKSI SAMBUNGAN RUMAH PERTOKOAAN

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010


Sambungan tenaga listrik pada rumah petak dengan menggunakan Hidraulic type connector
sebagai pencabangan
· Jumlah sambungan seri maksimum 5 sambungan
· Panjang kabel sampai dengan APP terakhir tidak lebih dari 30 meter 70
3/13/2019 · Tinggi APP minimal 1,5 meter dari lantai
KONSTRUKSI SAMBUNGAN RUMAH KABEL BAWAH TANAH

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010


Persyaratan konstruksi kabel bawah tanah sama dengan persyaratan konstruksi Saluran
Kabel
Bawah Tanah Tegangan Rendah
71
3/13/2019
Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010
Sambungan Tenaga Listrik dengan daya tidak lebih dari 25 A tidak disambung dari PHB Utama
(PHB motor)
· Jumlah jurusan keluar dari PHB sebanyak banyaknya 6 jurusan keluar dengan sambungan
tenaga listrik sekurang-kurangnya berukuran 10 mm2
72
3/13/2019
SAMBUNGAN RUMAH PANEL APP KOLEKTIF

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010


Sambungan Tenaga Listrik panel APP kolektif diluar bangunan pelanggan
· Sirkuit penghantar antara panel APP dengan PHB milik pelanggan milik PLN
sekurangkurangnya jenis NYY
· Konstruksi tidak menyeberang jalan raya 73
3/13/2019
SAMBUNGAN TENAGA LISTRIK KOLEKTIF PADA APARTEMEN

Sesuai SK DIR No. 474.K/DIR/2010


Sambungan Tenaga Listrik kolektif pada apartemen perumahan dengan panel APP kolektif
pada lokasi dinding 1 dan atau pada dinding diatas tanah
· penghantar antara panel APP dengan PHB milik pelanggan disediakan oleh pelanggan (sirkuit
utama pelanggan)
· Panjang kabel antara PHB kolektif sampai dengan PHB pelanggan tidak lebih dari 30 meter 74
3/13/2019 · Kabel sekurang-kurangnya jenis NYY
Sekian Penjelasan Singkat
Konstruksi Jaringan Tegangan
Rendah

75 75
3/13/2019
TERIMA KASIH
76
3/13/2019