Anda di halaman 1dari 31

Outcomes of gastroschisis

early delivery
A systematic review and meta-analysis
Erwin Siregar
7x
kematian janin atau lahir mati
insidensi
1 / 4000

Terminasi saat
GASTROSCHISIS kehamilan
Kelainan kongenital pada dinding abdomen  usus janin berherniasi ke cairan amnion
36 minggu

Morbiditas
• Keperluan nutrisi pareteral total
• ↑ masa rawatan RS
Terminasi
awal
Masalah
respirasi

Mortalitas

KOMPLIKASI

(-) pedoman ― usia terminasi yang ideal


Kholestasis

Defisit
kognitif
Tujuan
Membandingkan outcome
pemberian makan pertama dan outcome neonatal antara

Preterm Aterm
MATERI DAN METODE
Strategi Pencarian
PubMed, MEDLINE, SCOPUS, Cochrane

Inggris

1/1990 – 03/08/2016

“Gastroschisis” DAN “delivery” ATAU


“obstetric delivery”
Kriteria Inklusi & Eksklusi
Semua bayi
Inklusi P gastroschisis

BBL gastroschisis
yang diterminasi
lebih awal
I
• Artikel sains dasar
BBL gastroschisis • Artikel komentar
C yang dilahirkan
secara ekspektan
• Laporan hewan
Primer: Hari asupan • Penelitian non-
pertama, lama TPN komparatif
Sekunder: Lama
rawatan, NEC, G.
kompleks, penutupan
O
pimer, kematian janin,
dan lahir mati
• (+) kelompok preterm
S & pembandingnya Eksklusi
• ≥ 1 outcome
Ekstraksi & Definisi Data
Ekstraksi

Jumlah
Lokasi & Tahun
Nama preterm Desain Hasil
periode publikasi
& kontrol
Ekstraksi & Definisi Data
Definisi

Kelahiran preterm elektif (KPE)


• Intensi untuk melakukan kelahiran elektif untuk
janin yang mengalami gastroschisis sebelum onset
kelahiran, biasanya < 37 minggu
Preterm
• G1: BBL gastroschisis dengan rencana KPE
• G2: BBL gastrischisis yang lahir preterm tanpa
intensi untuk dilahirkan sebelum onset partus; usia
gestasional sebagai cut-off
Kontrol
• G1: manajemen ekspektan / kelahiran spontan
• G2: kelahiran sesuai masa kehamilan

Asupan makan pertama


• Inisiasi pemberian makan enteral (baik per os
atau via selang makan)
Gastoschisis kompleks/komplikata
• Nekrosis / perforasi / volvulus / atresia intestinal
Kualitas Penelitian yang
Disertakan
CASP Randomised Controlled Trial Checklist ― RCT

Newscastle-Ottawa Scale ― kohort

Grup 1 Grup 2 Grup 3

• Pro/retro • Pro/Retro • Retro


• KPE • Cut-off • KPE
usia dan/atau
gestasional cut-off usia
gestasional
Analisis Statistik
Hubungan
• Odd ratio

Numerik
• Perbedaan rerata
Semua analisis
Meta analisis • Metafor 1.9-8
• Model efek randomisasi package in R 3.3.0
(pendekatan DerSimonian–Laird)
• Signifikan bila
Heterogenitas p < 0,05
• Uji I2

Bias publikasi
• Evaluasi visual pada funnel plot
HASIL
` `

`
Analisis Kualitatif preterm
• 1 RCT
kontrol
• 1 prospektif
1993 – 2016 • 16 retrospektif (-) signifikan

Eksklusikan untuk analisis kuantitatif


Analisis Kuantitatif
Asupan makan pertama

Hasil pool G1 dan G2 bertentangan

Kel. KPE secara signifikan membutuhkan jumlah hari ↓

Kel. preterm secara signifikan membutuhkan jumlah hari ↑


TPN

Hasil pool G1 dan G2 tidak signifikan


Usia gestasional

Pada kedua grup, kel. preterm secara


signifikan
↓ ↓ mempunyai UG lebih rendah
Lama rawatan

Hasil pool G1 dan G2 bertentangan

Kel. KPE secara signifikan membutuhkan lama rawatan ↓

Kel. preterm secara signifikan membutuhkan lama rawatan ↑


Lama penggunaan ventilator

Hasil pool G1 dan G2 tidak signifikan


Sepsis

Hasil pool G1 signifikan


Namun hasil pool G2 tidak signifikan

Kel. KPE secara signifikan mempunyai jumlah episode sepsis↓


BBL
• 9 penelitian
• Pool G1 (7) ― (-) signifikan
• Pool G2 (2) ― BBL preterm < kontrol

Gastroschisis kompleks
• 6 penelitian ― Baud et al: KPE lebih baik; lainnya (-) signifikan

NEC
• 4 penelitian ― (-) signifikan

Penutupan primer
• 7 penelitian
• G1 ― Hanya Moir et al: KPE lebih baik
• G2 ― Hanya Huang et al: kontrol lebih baik

Kematian janin & lahir mati


• 5 penelitian kematian janin, 8 penelitian lahir mati
• Hasil pool G1 & G2 ― (-) signifikan
DISKUSI
Primer: Asupan
O pertama, lama TPN

Asupan makan pertama


HasilDefinisi
analisispreterm
pooling yang
keduaberbeda hasil yang divergen
kelompokbertentangan
G2 cenderung  outcome preterm yang lebih jelek

Rancangan definisi  BIAS

TPN
Hasil analisis pooling kedua kelompok tidak signifikan
Usia gestasional & BBL
Preterm G2 ↓↓↓

=
Keadaan bayi preterm G2 lebih sakit (?)

Interpretasi risiko dan manfaat harus HATI-HATI

Saran: Penelitian RCT KPE


Penelitian ini
TIDAK DAPAT MENJAWAB
apakah KPE mempunyai outcome yang lebih baik

Variasi praktik

Penelitian selanjutnya ― fokus pada KPE


Kajian literatur yang luas

Metodologi terstruktur

Skoring terstruktur

Heterogenitas

Variasi

(-) analisis Kappa


Perbedaan data
akibat konversi
KESIMPULAN
Kelahiran preterm elektif memberikan outcome yang lebih baik
― asupan makan & sepsis

NAMUN

Efek ini HILANG


apabila usia gestasional digunakan sebagai parameter

Penelitian kelahiran preterm elektif yang bersifat


MULTI-INSTITUSIONAL
TERIMA KASIH