Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN

HIPOGLIKEMIA
Arie kusumaningrum
HIPOGLIKEMI :

- Penurunan kadar glukosa darah atau penurunan utilisasi glukosa oleh


jaringan tubuh yang dapat menimbulkan tanda2 dan gejala2 klinis.

- Bervariasi secara individual ( 45 – 75 mg/dl)

- Batas terendah kadar glukosa darah  70 mg/dl

- Hipoglikemi bila < 50 mg/dl

- Kadar glukosa darah < 70 mg/dl dipakai sebagai dasar tatalaksana hipoglikemi
terbaru

- Wanita lebih sering

- Usia lanjut lebih mudah terkena


Gejala2 dan tanda2 hipoglikemi :

- Adrenergik :
 Akibat penurunan kadar glukosa darah yang cepat

- Neuroglikopenik :
 Akibat kadar glukosa otak yang rendah

Gejala2 adrenergik mengawali perubahan2 neurobehavior


pertanda awal hipoglikemi.
Tanda2 dan Gejala2 Hipoglikemi :

Susunan Syaraf Pusat :


• Sakit kepala
• Bingung
• Perubahan kepribadian

Kardiovaskular :
• Palpitasi

Saluran Cerna :
• Rasa lapar
• Mual muntah
• Rasa penuh

Adrenergik :
• Berkeringat
• Cemas
• Tremor
• Gugup
GEJALA2 DAN TANDA2 HIPOGLIKEMI :

ADRENERGIK :

- PUCAT
- KERINGAT DINGIN
- TAKHIKARDI
- RASA LAPAR
- CEMAS
- IRRITABILITAS
- SAKIT KEPALA NEUROGLIKOPENIK :
- PUSING
- BINGUNG
- SUARA PARAU
- TINGKAH LAKU ANEH
- KELELAHAN
- DISORIENTASI
- PENURUNAN KESADARAN
- KEJANG
- PENURUNAN RESPONS THD RANGSANGAN
Penyebab :

Hipoglikemi dapat disebabkan :

- Sekresi insulin yang berlebihan


- Dosis insulin atau OAD yg terlalu tinggi pada penderita DM
- Abnormalitas hipofisis atau kelenjar adrenal
- Abnormalitas simpanan karbohidrat atau produksi glukosa
oleh hati

Kelainan2 yg dapat menimbulkan hipoglikemi :

- Gangguan saluran cerna


- Idiopatik
- Puasa yang lama
- Insulinoma
- Kelainan endokrin
- Gangguan ekstrapankreas
- Kelainan hati
FAKTOR RISIKO HIPOGLIKEMI :

SERING :

-TERAPI INSULIN/ OAD YG TIDAK SESUAI DGN ASUPAN MAKANAN


- RIWAYAT HIPOGLIKEMI SEBELUMNYA
- ANESTESI UMUM
- ASUPAN ORAL YG KURANG
- SAKIT KRITIS :
- SIROSIS HATI
- PAYAH JANTUNG
- GAGAL GINJAL
- SEPSIS
- TRAUMA BERAT

JARANG :

- DEFISIENSI HORMON :
- CORTISOL, GROWTH HORMONE / KEDUANYA
- INSULINOMA
- ALKOHOLISME
- PENGURANGAN DOSIS STEROID TIBA2
- EMESIS
- PENGHENTIAN NUTRISI ENTERAL/ PARENTERAL
Patofisiologi :

- Metabolisme otak terutama tergantung pada ketersediaan glukosa

- Glukosa otak berasal dari :


- Simpanan glikogen didalam astrosit ( terbatas, hanya bbrp menit)
- Suplai glukosa dari aliran darah didalam SSP dan neuron
- Bila kadar glukosa darah menurun  otak merupakan organ utama yang
terpengaruh.

-Akibat hipoglikemi :
- < 65 mg/dl  penurunan fungsi mental ringan
- < 40 mg/dl  penurunan kesadaran sampai kejang
- < 20 mg/dl  Kerusakan neuron  KOMA
- Gangguan fungsi otak  menimbulkan gejala2 neuroglikopeni

-Mekanisme pertahanan tubuh :


- Peningkatan sekresi hormon2 antagonis insulin (counterregulatory
hormone) terutama glukagon, adrenalin, catecholamine, growth hormone
-  tanda2 adrenergik
-  meningkatkan glikogenolisis dan glukoneogenesis
Mortalitas / Morbiditas :
Keterlambatan pengobatan  sekuale  kematian

Akut :
- Koma, aritmia jantung, kematian

Kronis :
- Defisit neurologis permanen :
- Hemiparesis
- Gangguan memori
- Gangguan bicara
- Gangguan konsentrasi
- Ataksia
Algoritma Tatalaksana Hipoglikemi
menurut Lovelace Medical Center Diabetes Episodes of Care*
*Diabetes Spectrum 2006;18:1
GD  70 mg/dl

INFUS D10%
MENURUN BOLUS D40% 25 ml IV
KESADARAN

CEK GD
BISA BAIK @ 15 MNT
15-20 g KH ORAL
MAKAN

TDK BISA
CEK GD MAKAN KESADARAN
@ 15 MNT

INFUS D10%
MENURUN
BOLUS D40% 25 ml IV MEMBAIK
GD > 70 mg/dl GD  70 mg/dl
MONITOR KETAT
ULANG :
- SNACK DLM 30 MNT INFUS D10%
15-20 g KH ORAL BOLUS D40% 25 ml IV
- CARI PENYEBAB
- EDUKASI CARI PENYEBAB

CEK GD BISA TDK BISA


@ 15 MNT MAKAN MAKAN

15-20 g KH ORAL
GD > 70 mg/dl GD  70 mg/dl MONITOR KETAT
PENGKAJIAN KEPERAWATAN :
PENGKAJIAN DATA DASAR TERGANTUNG PADA BERAT &
LAMANYA KETIDAKSEIMBANGAN METABOLISME SERTA
EFEKNYA PADA FUNGSI ORGAN, MELIPUTI :
 AKTIFITAS/ISTIRAHAT
 SIRKULASI
 INTEGRITAS EGO
 ELIMINASI
 NUTRISI
 RASA NYAMAN/NYERI
 RESPIRASI
 KEAMANAN
 SEKSUALITAS
 PENDKES (LAMPIRAN)
PRIORITAS KEPERAWATAN

1. MENGEMBALIKAN KESEIMBANGAN CAIRAN


ELEKTROLIT & ASAM BASA
2. MEMULIHKAN METABOLISME
3. MENCEGAH KOMPLIKASI
4. MEMBERIKAN INFORMASI TTG PROSES
PENYAKIT, PROGNOSIS, SELF CARE,
KEBUTUHAN PERAWATAN & TINDAKAN
MASALAH KEPERAWATAN :

1. KEKURANGAN VOL CAIRAN


2. KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI :
KURANG DARI KEB TUBUH
3. RESTI INFEKSI
4. RESTI PERUBAHAN PERSEPSI SENSORI :
5. FATIQUE
6. KELEMAHAN
7. KURANG PENGETAHUAN
Tata laksana dan evaluasi
◦ Sesuai algoritme - SOP
◦ terimakasih