Anda di halaman 1dari 16

KONSEP

POSKESDES
OLEH:
KELAS 3.1
KELOMPOK 12
1. PUTU RISKA INDAH MENTARI (P07120016001)
2. NI LUH GEDE YUPITA ASTRI SURYANDARI (P07120016002)
POKOK BAHASAN
 Pengertian dari Poskesdes.
 Tujuan dari Poskesdes.
 Fungsi Poskesdes.
 Manfaat Poskesdes.
 Organisasi Poskesdes.
 Proitas Pengembangan Poskesdes.
 Ruang Lingkup Kegiatan Poskesdes.
 Sumber Daya Poskesdes.
 Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Poskesdes.
PENGERTIAN POSKESDES
 Poskesdes adalah upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang
dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan atau menyediakan pelayanan
kesehatan dasar masyarakat desa.
 Pelayanan pokesdes meliputi upaya promotif, preventif dan kuratif yang
dilaksanakan oleh tenaga kesehatan terutama bidan dengan melibatkan kader
atau tenaga sukarela.
 Pembentukan POSKESDES didahulukan pada desa yang tidak memiliki rumah
sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu (PUSTU), dan bukan ibu kota
kecamatan atau ibu kota kabupaten.
(Depkes RI, 2006)
TUJUAN POSKESDES
 Tujuan Umum :
Terwujudnya masyarakat sehat yang siaga terhadap permasalahan kesehatan di
wilayah desanya.
 Tujuan Khusus :
1. Terselenggaranya promosi kesehatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan
masyarakat tentang kesehatan.
2. Terselenggaranya pengamatan, pencatatan dan pelaporan dalam rangka
meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap resiko dan
bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama penyakit menular
dan penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa atau KLB serta
faktor-faktor resikonya
3. Tersedianya upaya pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan
kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya di bidang kesehatan.
4. Terselenggaranya pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan oleh masyarakat
dan tenaga professional kesehatan.
5. Terkoordinasinya penyelenggaraan UKBM lainnya yang ada di desa.
FUNGSI POSKESDES
1. Sebagai wahana peran aktif masyarakat di bidang kesehatan
2. Sebagai wahana kewaspadaan dini terhadap berbagai resiko dan masalah
kesehatan.
3. Sebagai wahana pelayanan kesehatan dasar, guna lebih mendekatkan kepada
masyarakat serta meningkatkan jangkauan dan cakupan pelayanan kesehatan.
4. Sebagai wahana pembentukan jaringan berbagai UKBM yang ada di desa.
MANFAAT POSKESDES
1. Bagi masyarakat :
a. Permasalahan di desa dapat terdeteksi dini, sehingga bisa ditangani cepat
dan diselesaikan, sesuai kondisi potensi dan kemampuan yang ada.
b. Masyarakat desa dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar yang
dapat dijangkau (secara geografis).
2. Bagi kader :
a. Kader mendapatkan informasi awal di bidang kesehatan.
b. Kader mendapatkan kebanggaan bahwa dirinya lebih berkarya bagi warga
desanya.
3. Bagi puskesmas :
a. Memperluas jangkauan pelayanan puskesmas dengan mengoptimalkan
sumber data secara efektif dan efisien.
b. Mengoptimalkan fungsi puskesmas sebagai penggerak pembangunan
berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat
pelayanan setrata pertama.

4. Bagi sektor lain


a. Dapat memadukan kegiatan sektornya di bidang kesehatan
b. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan lebih afektif dan
efisien.
ORGANISASI POSKESDES
 Prinsip pengorganisasian Poskesdes adalah dikelola oleh masyarakat yang
dalam hal ini kader dengan bimbingan tenaga kesehatan
1. Tenaga Poskesdes
a. Tenaga masyarakat
b. Tenaga kesehatan
2. Kepengurusan
3. Kedudukan dan hubungan kerja
Kedudukan dan hubungan kerja digambarkan sebagai berikut
PRIORITAS PENGEMBANGAN POSKESDES
 Mengingat Poskesdes merupakan salah satu upaya memeratakan pelayanan
kesehatan yang sekaligus wahana partisipasi masyarakat, maka prioritas
pengembangannya adalah:
1. Desa/Kelurahan yang tidak terdapat sarana kesehatan (Puskesmas dan
Rumah Sakit). Adapun desa yang masih terdapat Puskesmas Pembantu
masih memungkinkan untuk dikembangkan Poskesdes.
2. Desa di lokasi terisolisir, terpencil, tertinggal, perbatasan atau kepulauan.
 Sebagai langkah awal pengembangan dapat diutamakan pada desa yang sudah
terdapat Polindes (Pondok Bersalin Desa).
RUANG LINGKUP KEGIATAN POSKESDES
 Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh poskesdes meliputi promotif,
preventif dan kuratif (pengobatan) sesuai dengan kompetensi. Kegiatan
pelayanan kesehatan tersebut di kelompokkan menjadi kegiatan utama dan
kegiatan pengembangan. Kegiatan utama pelayanan kesehatan bagi
masyarakat desa, adalah :
1. Pengamatan epidemiologis
2. Penanggulangan penyakit,
3. Kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dan kegawat daruratan
kesehatan.
4. Pelayanan kesehatan dasar, sesuai dengan kompetensi
 Kegiatan Poskesdes lainnya yang merupakan kegiatan pengembangan yaitu
promosi kesehatan, penyehatan lingkungan, dan lain-lain. Sebagai bentuk
pertanggungjawaban, maka kegiatan di Poskesdes didukung dengan
pencatatan dan pelaporan.
 Adapun kegiatan pengembangan meliputi promosi kesehatan untuk :
1. Peningkatan keluarga sadar gizi,
2. Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),
3. Penyehatan Lingkungan
SUMBER DAYA POSKESDES
1. Poskesdes diselenggarakan oleh tenaga kesehatan (minimal seorang bidan),
dengan dibantu oleh sekurang-kurangnya 2 (dua) orang kader.
2. Untuk penyelenggaraan pelayanan Poskesdes harus tersedia sarana fisik
bangunan, perlengkapan, dan peralatan kesehatan. Guna kelancaran
komunikasi dengan masyarakat dan dengan sarana kesehatan (khususnya,
Puskesmas), Poskesdes memiliki juga sarana komunikasi (telepon, ponsel, atau
kurir).
3. Pembangunan sarana fisik Poskesdes dapat dilaksanakan melalui berbagai cara,
yaitu dengan urutan alternative sebagai berikut:
a. Mengembangkan Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang telah ada menjadi
Poskesdes
b. Memanfaatkan bangunan yang sudah ada, yaitu misalnya Balai RW, Balai
Desa, Balai pertemuan desa, dan lain-lain.
c. Membangun baru, yaitu dengan pendanaan dari Pemerintah (Pusat atau
Daerah), Donatur, dunia usaha, atau swadaya msyarakat.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PEMANFAATAN POSKESDES
 Pengetahuan
 Pendidikan
 Pekerjaan
 Penghasilan
 Sikap
 Sarana dan Prasarana Poskesdes
 Jarak Tempuh
 Dukungan Keluarga
Any
question?
Thank you