Anda di halaman 1dari 13

Emergency Unit

Case Discusion
KELOMPOK 2 PPGD
Laki2, 45thn
PRIMARY SURVEY
Penurunan Kesadaran, diantar oleh
keluarga

Self protection
PRIMARY SURVEY
Airway : snooring (+)  pasang OPA, gargling (-),
stridor (-)

Breathing : Spontan, RR 32-34x/mnt (kusmaul), Sat


O2 89% dengan NRM 10 lpm  rencana intubasi 
pemberian ventilasi dgn BVM/ Jackson Reese
*persiapan alat-alat intubasi, alat-alat emergensi
serta obat-obat emergensi
Circulation: Perfusi hangat, kering, merah, crt <
2 det, TD : 100/70 mmHg, N : 100x/mnt, temp
37.5 C
Disalbility : Respon To pain, Pupil bulat Isokor
3mm/3mm, RC +/+
Exposure : Jejas yang mengancam nyawa (-)
Evaluasi
Kembali
Primary Survey

Stabil

Secondary
Survey
SECONDARY SURVEY

Anamnesis

Laki2 usia 45 tahun, datang ke IGD diantar oleh keluarga dalam


keadaan penurunan kesadaran sejak 1 jam yang lalu. ± 20 jam
yang lalu, pasien dan teman-temannya habis minum miras oplosan
±5 gelas. Menurut keluarga, pasien awalnya mengeluh pusing,
mual disertai muntah kemudian tiba-tiba tidak sadarkan diri.
Riwayat sebelumnya pasien memang sering mengkonsumsi miras
sampai mabuk, namun tidak pernah sampai seperti ini.
AMPLE

• Allergy :-
• Medication :-
• Past Illness :-
• Last Meal : 12 jam SMRS, minum
alkohol (+)
• Event :-
HEAD TO TOE

Kepala : Dalam batas normal


Mata : Pupil bulat isokor 3mm/3mm, RC +/+, anemis (-), ikterik (-)
Thoraks :
Pulmo
I : Pergerakan dinding dada simetris, jejas (-), retraksi (+)
p : VF simetris kanan = kiri
P : Sonor kanan=kiri
A : Vesikuler kanan – kiri, rh-/-, wh -/-
COR : BJ I-II reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen :
I : Datar
P : Supel, Defense mukular (-), H/L ttb
P : Timpani
A : Bising usus (+) normal

Ekstremitas : Hangat, Kering, merah, CRT < 2”


Pemeriksaan Penunjang
• Darah Perifer Lengkap
• Analisa Gas Darah
• Elektrolit
• Serum Osmolaritas
• Fungsi Ginjal
Assesment

Penurunan Kesadaran ec intoksikasi Alkohol


Metanol
TREATMENT

1. Lanjutkan observasi Primary Survey


2. IVFD : loading kristaloid 20cc/Kgbb 
evaluasi
3. Bilas Lambung  efektif jika dilakukan 1-2
jam setelah minum
4. Hentikan pembentukan metabolit beracun
berikan Ethanol (antidot)
5. Nafas kusmaull  curiga asidosis( konfirmasi
dengan hasil Laboratorium ) koreksi asidosis
Thank You