Anda di halaman 1dari 17

Kelompok 1

 Maria Y.M. Dede (15080100001)


 Rosalina S. Bulu (15080100002)
 Kristina T. Lawung (15080100003)
 Tekla W. Sengi (15080100004)
 Yustina Nada Jon Putri (15080100005)
 Diorita Sely Keba (15080100006)
 Yohanes M.D. Mukin (15080100007)
 Adolfina Citra Maria (15080100008)
 Chrysthien V. Marumata (15080100009)
 Kandida B. Ugha (15080100010)
Seorang laki-laki umur 30 tahun dibawa ke UGD
oleh polisi dengan penurunan kesadaran. Menurut
polisi, pasien ditemukan oleh warga di sebuah
selokan dengan sepeda motornya. Pada
pemeriksaan dokter, ditemukan adanya luka-luka
lecet di seluruh tubuh, tidak tampak adanya
trauma kepala berat, selain itu ditemukan
frekuensi pernapasan normal, pada pemeriksaan
auskultasi didengar adanya bunyi ronkhi. Nadi
regular dan tekanan darah sistemik dalam batas
normal, dari mulut pasien tercium bau sopi
 Pastikan lokasi dan jumlah bagian tubuh yang terluka

 Bersihkan luka dari kotoran yang mungkin


menempel menggunakan air atau cairan antiseptik
hingga bersih

 Lakukan kontrol perdarahan

 Oleskan obat topikal

 Tutup luka dengan kasa steril dan ganti tiap hari.


 Minuman sopi berasal dari bahasa belanda, yaitu
Zoopje, yang berarti alkohol cair.

 Sopi merupakan salah satu jenis minuman keras atau


minuman beralkohol yang mengandung zat etanol.

 Sopi adalah nama lokal untuk minuman alkohol yang


diproduksi secara turun temurun oleh masyarakat
yang ada di berbagai pulau di NTT maupun maluku.
 WHO : jumlah pecandu alkohol di seluruh dunia  64
juta orang
 Survei Demografi Kesehatan Indonesia (2012) :
 Jenis Kelamim
▪ Laki – laki (38,8 %) > perempuan (4,6 %)
 Usia :
▪ usia 20 – 24 tahun (60 %) > usia 15 – 19 tahun (33,7
%)
 Berdasarkan presentase kandungan volume per volume
pada suhu 20o C etanol :
 Golongan A : kadar etanol 1 % - 5%
 Golongan B : kadar etanol > 5 % - 20 %
 Golongan C : kadar etanol 20 % - 55 %
Faktor Individu Faktor keluarga Faktor lingkungan
Jalur Sitosol/ • Jalur ini adalah proses oksidasi
Lintasan Alkohol dengan melibatkan enzim alkohol
Dehidrogenase dehidrogenase (ADH).

Jalur Peroksisom/ • Sistem inai berlangsung di dalam


peroksisom dengan menggunakan
Sistem Katalase katalase.

• Jalur ini juga sering disebut dengan


sistem SOEM (Sistem Oksidasi
Jalur Mikrosom Etanol Mikrosom). Sistem ini
melibatkan enzim sitokrom P 450
yang berada dalam mikrosom.
Alkohol

Depresi SSP

Penurunan kesadaran
Dampak
Dampak fisik Dampak sosial
psikoneurologis
• Sirosis hepatis • Gangguan daya • Perasaan labil
• Kanker ingatan • Mudah
• Penyakit jantung • Kemampuan tersinggung
dan saraf penilaian • Perhatian
menurun terhadap
• Kemampuan lingkungan
belajar menurun terganggu
• Gangguan
neurologis
• Euphoria ringan
• Stimulasi terhadap perilaku lebih aktif seiring dengan
Pengaruh jangka meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam darah
pendek • Mabuk (intoksikasi)
• Hilangnya produktifitas kerja
• Perilaku kriminal

Pengaruh jangka • Penyakit kronis : kerusakan jantung, hipertensi, stroke,


kerusakan hati, kanker, gangguan pencernaan, kerusakan
panjang otak.
 Bilas lambung, induksi muntah, atau gunakan karbon
aktif untuk mengeluarkan alkohol dari saluran cerna
(gastrointestinal) jika pasien datang kurang dari 60
menit setelah minum alkohol.

 Pemberian etanol atau fomepizole untuk


memperlambat atau mencegah terbentuknya metabolit
toksik
Bila terdapat :
 Problem Perilaku (gaduh/gelisah)
1) Petugas keamanan dan perawat siap bila pasien
agresif
2) Terapis harus toleran dan tidak membuat pasien
takut atau merasa terancam
3) Buat suasana tenang
4) Beri dosis rendah sedatif; Lorazepam 1-2 mg
atau Haloperidol 5 mg per oral, bila gaduh gelisah
berikan secara parenteral (i.m)
 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan
Republik Indonesia Nomor 20/M-dag/Per/4/2014 Tentang
Pengendalian Dan Pengawasan Terhadap Pengadaan,
Peredaran, Dan Penjualan Minuman Beralkohol

 Peraturan menteri kesehatan RI No.86/Menkes/Per/IV/1977


tentang minuman keras

 Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Nusa Tenggara


Timur (PERDA NTT) Nomor 11 Tahun 1995 (11/1995)
Tentang Pengendalian Dan Penertiban Minuman Keras Di
Propinsi Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur
Thank You !