Anda di halaman 1dari 11

KELUARGA BERENCANA

DALAM PANDANGAN ISLAM

Kelompok 1
Definisi KB

Keluarga Berencana dalam UU :

Keluarga Berencana adalah upaya mengatur


kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan,
mengatur kehamilan, melalui promosi,
perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak
reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang
berkualitas.
Tujuan Keluarga Berencana

• Tujuan keluarga berencana menurut BKKBN


(2012) adalah :

1. Meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan


ibu dan anak serta keluarga dan bangsa pada
umumnya.

2. Meningkatkan martabat kehidupan rakyat dengan cara


menurunkan angak kelahiran sehingga pertambahan
penduduk tidak melebihi kemampuan untuk
meningkatkan reproduksi.
Manfaat KB :

• Untuk kepentingan orang tua

• Untuk kepentingan anak-anak

• Untuk kepentingan masyarakat

• Untuk kepentingan masyarakat


Keterbatasan KB :

• Non hormonal
- Perubahan siklus haid
- Haid lebih lama dan banyak
- Membutuhkan tenaga terlatih
- Alatnya dapat keluar tanpa disadari

• Hormonal
- Kenaikan berat badan
- Harus rutin diminum setiap hari
- Sakit kepala dan letih
Macam-macam Keluarga berencana

1. Tahdidun nasl/membatasi kelahiran


2. Tandzimun nasl/ mengatur jarak kelahiran
Metode KB
1. Metode yang boleh
 Metode penanggalan
 Metode coitus interuptus/ ‘Azl
 Metode Barrier / kondom
 Metode lender dan suhu
 Metode hormone baik dengan obat dan suntik
 Metode alat kontrasepsi dalam Rahim (AKDR)
misalnya spiral

2. Metode yang Haram


 Vasektomi Dan Tubektomi
KB dalam pandangan islam
Pandangan diantara para ulama, mengenai boleh
tidaknya melaksanakan program keluarga berencana :
• Golongan yang menolak keras terhadap KB,
bersandar pada alasan yakni, pembatasan kelahiran
karna takut keterbatasan sumber-sumber ekonomi

• Golongan yang menerima ide KB bersandar pada


batasan program keluarga berencana yang kedua,
KB sebagai ihtiar mengatur kelahiran dengan tujuan
utama meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan
ibu dan anak, baik kesejahteraan ekonomi maupun
kesejahteraan pendidikan yang diberikan kepada
anak-anak
• Allah Ta’ala berfirman :

ْ ‫انَ ِخ‬
َ‫طءا‬ َُ ‫لَ ت َ ْقتُلُوَاْ أ َ ْول َد ُك َْم َخ ْشيَةََ ِإ ْمالقَ نَ ْح‬
َ ‫ن ن َْر ُزقُ ُه ْمَ َو ِإيا ُكم إنَ َقَتْلَ ُه َْم َك‬ َ ‫َو‬
َ‫َك ِبيرا‬

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu


karena takut kemiskinan.Kamilah yang
akan memberi rezki kepada mereka dan
juga kepadamu.Sesungguhnya membunuh
mereka adalah suatu dosa yang besar.” (Al-
Isra’ : 31)
Terima Kasih
FASTABIQUL KHAERAT