Anda di halaman 1dari 21

Pancasila Sebagai

Sistem Etika
Kelompok 5 :
• Arif Nur Ahan
• Intan Januari
• Fikri Dwi T
• Yolanda F
• Imelza Tiara
ETIKA
Secara etimologi “etika”
berasal dari bahasa
Yunani yaitu ethos yang
berarti watak, adat
ataupun kesusilaan
Pengertian
Etika

UMUM KHUSUS
Etika secara Umum

 Mempertanyakan prinsip-prinsip
yang berlaku bagi setiap tindakan
manusia
Etika secara Khusus

 Membahas prinsip-prinsip tersebut di


atas dalam hubungannya dengan
berbagai aspek kehidupan manusia, baik
sebagai individu (etika individual)
maupun makhluk sosial (etika sosial)
Etika Pancasila

Etika Pancasila adalah etika yang


mendasarkan penilaian baik dan
buruk pada nilai-nilai Pancasila,
yaitu nilai ketuhanan,
kemanusiaan, persatuaan,
kerakyatan dan keadilan.
Etika Pancasila

 Kajian Praktis
berlandaskan moralitas sebagai perbuatan sadar yang
dilakukan dan didasarkan pada norma – norma
masyarakat yang mengatur perbuatan baik (susila) dan
buruk (asusila).

 Kajian Refleksi Filsafati


mengajarkan tentang moral filsafat agar dapat dijawab
secara rasional dan bertanggung jawab
NILAI-NILAI
PANCASILA

MENURUT MENURUT
JENJANGNYA JENISNYA
Menurut Jenjangnya

 Nilai Religius : merupakan nilai kerokhanian


tertinggi dan mutlak yg bersumber pada
kepercayaan atau keyakinan manusia.
 Nilai Vital : yaitu segala sesuatu yang berguna bagi
manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau
aktivitas.
 Nilai Materil : yaitu segala sesuatu yang bergna
bagi kehidupan jasmani atau material ragawi
manusia.
Menurut Jenisnya

 Nilai Estetis : nilai-nilai keindahan dalam alam dan


karya seni.
 Nilai Intelek : nilai-nilai pengetahuan dan
pengajaran kebenaran
 Nilai Dasar : yaitu nilai yang bersifat tetap tidak
berubah sepanjang masa, abstrak, umum, tidak
terikat dengan waktu dan tempat.
 Nilai Instrumental : yaitu penjabaran dari nilai
dasar, yang merupakan arahan kinerja untuk waktu
dan kondisi, mempunyai sifat dinamis dan
mengikuti perkembangan zaman
Etika Nilai Pancasila

Etika Pancasila berbicara tentang nilai-nilai


yang sangat mendasar dalam kehidupan
manusia.

1. Ketuhanan
Nilai ini bisa dikatakan sebagai nilai yang
tertinggi karena menyangkut nilai yang bersifat
mutlak. Suatu perbuatan dikatakan baik apabila
tidak bertentanngan dengan nilai, kaidah dan
hukum Tuhan.
Etika Nilai Pancasila

2. Kemanusiaan
Prinsip pokok dalam nilai kemanusiaan
Pancasila adalah keadilan dan keadaban.
Keadilan mensyaratkan keseimbangan,
anatara lahir dan batin, jasmasni dan rohani,
individu dan social, rakyat dengan
pemerintah.
Etika Nilai Pancasila

3. Persatuan
Sikap egois dan menang sendiri merupakan
perbuatan buruk, demikian pula sikap yang
memecah belah persatuan.
Prinsip pokok dalam nilai ini adalah mempererat
tali silaturahmi dan meninggikan rasa toleransi.
Etika Nilai Pancasila

4. Kerakyatan

Dalam kaitannya dengan kerakyatan, terkandung


nilai lain yang sangat penting yaitu nilai
hikmat/kebijaksanaan dan permusyawaratan. Kata
hikmat/kebijaksanaan berorientasi pada tindakan
yang mengandung nilai kebaikan tertinggi. Perbuatan
belum tentu baik apabila disetujui/bermanfaat untuk
orang banyak, namun perbuatan itu baik jika atas
dasar musyawarah yang didasarkan pada konsep
hikmah/kebijaksanaan.
Etika Nilai Pancasila

5. Keadilan
Nilai keadilan pada sila kelima lebih diarahkan
pada konteks social. Suatu perbuatan dikatakan
baik apabila sesuai dengan prinsip keadilan
masyarakat banyak. Keadilan merupakan
kebajikan utama bagi setiap pribadi dan
masyarakat. Keadilan mengandaikan sesama
sebagai partner yang bebas dan sama derajatnya
dengan orang lain.
Aktualisasi Pancasila sebagai
Dasar Etika dalam Sila - silanya

a. Sila Ketuhanan
menghormati setiap warga negara dalam
menganut agama dan kepercayaannya masing –
masing serta menjadikan ajaran – ajaran sebagai
anutan untuk menuntun ataupun mengarahkann
jalan hidupnya.
b. Sila Kemanusiaan

Menghormati setiap warga negara


sebagai pribadi (personal) “utuh sebagai
manusia”, manusia sebagai subjek
pendukung, penyangga, pengemban, serta
pengelola hak – hak dasar kodrati yang
merupakan suatu keutuhan dengan eksistensi
dirinya secara bermartabat
c. Sila Perstuan

Bersikap dan bertindak adil dalam mengatasi


permasalahan dan memiliki jiwa semangat
“Bhineka Tunggal Ika” “bersatu dalam
perbedaan” dan “berbeda dalam persatuan”.
d. Sila Kerakyatan

Kebebasan, kemerdekaan, dan kebersamaan


dimiliki dan dikembangkan dengan dasar
musyawarah untuk mencapai kemufakatan secara
jujur dan terbuka dalam menata bergbagai aspek
kehidupan.
e. Sila Keadilan

Membina dan mengambangkan masyarakat


yang berkeadilan sosial yang mencakup
kesamaan derajat (equality) dan pemerataan
(equity) bagi setipa orang atau setiap
warga negara.
Kesimpulan

 Pancasila memegang peranan dalam


perwujudan sebuah sistem etika yang baik di
negeri ini. Setiap saat dan di mana saja kita
berada, kita diwajibkan untuk beretika disetiap
tingkah laku kita. Sehingga tidak dapat
dipungkiri bahwa kehadiran Pancasila dalam
membangun etika bangsa ini sangat berandil
besar. Dengan menjiwai butir – butir Pancasila
masyarakat dapat bersikap sesuai etika yang
baik yang berlaku dalam masyarakat , bangsa
dan negara.