Anda di halaman 1dari 28

ANATOMI MATA

Henny Apriani
Mata merupakan organ
fotosensoris
yaitu organ yang
menerima rangsangan
cahaya
Dinding Bola Mata

1 Tunika Fibrosa

2 Tunika Vaskulosa

3 Tunika Nervosa
ANATOMI MATA
TUNIKA FIBROSA
KORNEA

1. Kornea merupakan bagian tunika fibrosa yang


transparan
2. Tidak mengandung pembuluh darah (avascular)
3. Kaya akan ujung-ujung serat saraf.
4. Kornea berasal dari penonjolan tunika fibrosa
ke bagian depan bola mata
5. Salah satu media refraksi
TUNIKA FIBROSA
KORNEA

Secara histologi terdiri atas 5 lapisan :


1. Epitel
2. Membran Bowman
3. Stroma
4. Membran Descemet
5. Endotel
TUNIKA FIBROSA
SKLERA

1. Bagian bola mata yang putih seolah-olah tidak mengandung


pembuluh darah.
2. Sklera disusun oleh serat-serat kolagen tipe 1 yang diselang-
selingi oleh jala-jala serat elastin.
3. Sklera membuat struktur bola mata menjadi kokoh, disokong
oleh tekanan intraokular yang berasal dari humor akwaeus
yang terletak di sebelah depan lensa dan badan vitreus yang
terletak di belakang lensa.
4. Sklera mengandung pembuluh darah terutama pada limbus
TUNIKA VASKULOSA
IRIS

Iris adalah sebuah lapisan didalam mata, yang bertanggung


jawab mengontrol diameter dan ukuran pupil dan jumlah
cahaya yang masuk ke retina.
1. Membentuk pupil di bagian tengah
2. Terdiri dari 3 lapisan
a. anterior : melanosit dan kolagen
b. stroma : fibroblast, melanosit, kolagen dan otot sphinct
er
c. posterior : otot dilator dan epitel pigmen
TUNIKA VASKULOSA
IRIS
TUNIKA VASKULOSA
IRIS
TUNIKA VASKULOSA
KORPUS SILIARIS
TUNIKA VASKULOSA
KORPUS SILIARIS

Corpus siliaris terdiri atas 3 bagian :


1.Otot siliaris
2.Prosesus siliaris (pars plikata)
3.Pars plana
Korpus Siliaris
Otot Siliaris

Bertanggung jawab
untuk perubahan
ketebalan dan
kelengkungan lensa
selama akomodasi
Korpus Siliaris
Prosesus Siliaris

1. Mensekresikan humor aquos


2. Tiap prosesus terdiri dari :
a. epitel dua lapis (berpigmen
dibagian luar dan tanpa pigmen
di bagian dalam)
b. stroma vaskular
Korpus Siliaris
Pars Plana

1. Terdiri dari stroma avascular


2. Insisi bedah untuk akses
ke ruang vitreous
TUNIKA VASKULOSA
KOROID

1. Terletak di antara
sklera dan retina
2. Memberikan oksigen
dan nutrisi ke retina
TUNIKA VASKULOSA
KOROID

Terdiri atas 4 lapisan :


1. Lapisan Haller
2. Lapisan Sattler
3. Choriocapillary
4. Membran Bruch
TUNIKA NERVOSA
RETINA

1. Struktur yang sangat kompleks terdiri dari 10 lapisan


2. Mengubah energi cahaya menjadi energi listrik
Terdiri dari 2 bagian :
– Posterior dan lateral : bag optic ( sensitif terhadap
cahaya)
– Anterior : nonvisual part (menutupi permukaan
dalam corpus ciliaris dan iris)
Pertemuan keduanya : ora serrata (garis irregular )
TUNIKA NERVOSA
RETINA

Bagian posterior mata (fundus), terdapat beberapa area khusus


retina :
1. Macula lutea : lateral dari ‘blind spot’
2. Fovea centralis : cekungan kecil di posterior retina, di tengah
macula lutea, + 1,5 mm, hanya mengandung sel kerucut saja.
3. Optic disc : Tempat masuk N. II ke bola mata. Disebut juga ‘blin
d spot’ sebab tanpa photoreceptor.
TUNIKA NERVOSA
RETINA
LENSA KRISTALINA

1. Merupakan media refraksi


2. Disangga oleh serabut zonula yang berjalan di
antara korpus siliaris dan kapsul lensa
3. Terdiri atas kapsul kolagen di bagian luar yang di
bagian anteriornya terdapat lapisan sel epitel
satu lapis. Ke arah ekuator epitel menghasilkan
serabut lensa
LENSA KRISTALINA
VITREOUS
1. Merupakan gel jernih yang menempati dua
pertiga bola mata
2. 98% terdiri dari air. Sisanya terdiri dari asam
hialuronat dan anyaman kolagen halus
3. Melekat erat di anterior pada retina perifer, pars
plana dan di sekitar lempeng optic dan agak
longgar pada macula dan pembuluh darah retin
a
ORGAN TAMBAHAN
KELOPAK MATA
ORGAN TAMBAHAN
KONJUNGTIVA
ORGAN TAMBAHAN
KELENJAR LAKRIMAL
VASKULARISASI MATA
Thank you
Insert the title of your subtitle Here