Anda di halaman 1dari 25

APA ITU PENYAKIT

AKIBAT KERJA ???

dr. Tri Utami Ningrum


PT. PJB Muara Tawar 2017
Komposisi P.A.K (WHO - 2000)
Leukemia
Lain-lain
Lung Cancer
9.00%
10.00% 2.00% 2.00% 37.00%
Accident Back Injury

Asma
11.00%
PPOK Hearing Loss

13.00% 16.00%
Work-related Diseases
(based on the cause – Sweden, 1983)

15.00%
1.00% 3.00%
2.00%

58.00%
21.00%

Ergonomics Chemicals Noise Biologics Psychosocial Others


Pengeluaran Biaya untuk kecelakaan dan
penyakit akibat kerja (ILO, 1999)

ILO (International Labour Organization)


PENYAKIT PADA TENAGA KERJA

■Penyakit yang umum


■Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan
(work related disease)
■Penyakit Akibat Kerja
PENYAKIT AKIBAT KERJA

Menurut International Labour Organization (ILO) tahun


1998  Penyakit yang mempunyai penyebab yang
spesifik atau asosiasi kuat dengan pekerjaan, yang pada
umumnya terdiri dari satu agen penyebab yang sudah diakui

Yang mendapat kompensasi : 31 jenis PAK (Kepres No.22/1993)


APA SAJA PENYEBAB
PAK??
FAKTOR FISIKA
Suara Bising  Tuli, NIHL (Noise Induced Hearing Loss)
Normal 20 Hz dan 20.000 Hz
Radiasi  Kelainan darah dan kulit, Katarak, Konjungtivitis
• Efek deterministik : timbul bila dosis
yang diterima di atas dosis ambang
(threshold dose) dan umumnya timbul
beberapa saat setelah terpapar
• Efek stokastik : tanpa ada dosis
ambang dan baru akan muncul
setelah masa laten yang lama.
Electric & Magnetic Field (EMF)

(Efek pada binatang/ percobaan


laboratorium)
• Nervous system
• change in balance between white &
red blood cell
• Heart; Change in electrical hearth
activity
• Genetic effect; Infertility,
Chromosomal change
• Immune system
Studi pd manusia :
• Fewer children were born to workers exposed to high voltage
lines; 8% anak cacat dibanding 3% dari kontrol group (Swedia)
• More death due to leukemia (confounding factor : benzene )-
USA
• 30 pekerja instansi listrik di Paris: kesehatan baik, bukan
perokok&peminum alkohol, 7 - 20 tahun masa kerja, alat
dosimeter setiap 30 detik mengunjukkan nilai paparan
elektromagnetik yang terjadi.
• Hasil :penelitian ini dapat dinyatakan bernilai amat meyakinkan
yang membuktikan untuk pertama kalinya, bahwa paparan
spektrum elektromagnetik (teg. Tinggi) yang berjalan terus-
menerus dan kumulatif tidak menimbulkan efek yang
mengganggu (American Journal of Physiology, June 2005)
• DR Sudarti (Univ Jember;Kompas 24 Jan 2006)
- SUTET mempengaruhi faktor psikis warga; rasa
tidak aman/depresi (suara berisik)
- Tidak berpengaruh langsung pada kesehatan
- Mempengaruhi kualitas suara dan gambar TV

Voltage Levels
• Low voltage lines : < 1000 V
• Medium voltage : 1000 V – 60 000 V
• High voltage : 60 000 – 150 000 V
• Extra High voltage : > 150 000 V
Pengeluaran keringat Kehilangan banyak cairan, Terjadi karena terpapar suhu
berlebihan karna lingkungan karena banyak mengeluarkan panas yg sangat tinggi. Dapat
yg sangat panas keringat akibat olahraga di menyebabkan penurunan
suhu yang panas kesadaran
• Tekanan Udara Tinggi  Caison Diseases
• Pencahayaan yang buruk  Gangguan penglihatan atau
kesilauan
• Getaran HAVS (Hand arm vibration syndrome)  Raynaud
Disease
Whole body vibration  singkat : mual, muntah dan kelelahan
Waktu lama : Osteoatritis, nyeri kepala, gangguan tidur, lemas

HAVS  Mati rasa yang bersifat


sementara pada ujung jari tindak
mempengaruhi aktivitas kerja
Raynaud’s Disease  terjadi karena
pemaparan getaran terus-menerus
menyebabkan pembuluh darah
mengecil
FAKTOR KIMIA

• Debu  Silikosis, asbetosis


• Uap  demam uap logam (metal fume fever),
dermatositosis (penyakit kulit) dan keracunan
• Gas yang menyebabkan keracunan 
karbonmoniksida, asam sulfida
• Larutan zat kimia iritasi kulit
• Awan atau Kabut
Morfologi debu Serat Asbestos

Ukuran kecil halus, berpotensi Serat ukuran 0,5-5 mikrometer akan


berada cukup lama di udara masuk ke dalam saluran nafas
LOADING BATU KUARSA KE DALAM TRUK
FAKTOR BIOLOGI

• Virus : Hepatitis B, C, HIV.


• Bakteri: Anthrax, Salmonela, TB
• Protozoa
• Parasit
• Gigitan serangga
• Flu pandemi
FAKTOR FISIOLOGI/ERGONOMI
• Faktor Ergonomi  Tata letak mesin yang salah, sikap
badan yang tidak benar dalam melakukan pekerjaan,
stress kerja dan monoton
BAGAIMANA PENCEGAHAN PAK?
• Tenaga kesehatan memberikan penyuluhan.
• Pengukuran NAB secara rutin
• Pemeliharaan badan yang ideal
• Perbaikan gizi, menu seimbang  pemilihan
makanan yang sehat dan aman
• Pemeliharaan lingkungan kerja yang sehat
• Olahraga
• Berhenti merokok/napza
• Pemeriksaan kesehatan awal, berkala dan
khusus  Bawa hasil MCU konsul dengan
dokter
• Imunisasi
• Penggunaan APD