Anda di halaman 1dari 23

Pembimbing: Dr. Deden Tommy Oembaran, Sp.

A
Oleh: Dewi Sri Juliana (2010730128)

Kepaniteraan Klinik Stase Ilmu Kesehatan Anak


BLUD RS Sekarwangi – FK UMJ
Effect of vitamin A on severity of acute diarrhea in children
Manfaat Vitamin A terhadap Keparahan Diare Akut pada Anak

Keywords: acute diarrhea, vitamin A, severity of acute


diarrhea

BACKGROUND
OBJECTIVE
METHODS
R E S U LT S
DISCUSSION
CONCLUSIONS

Marlisye Marpaung, Supriatmo, Atan Baas Sinujahi


LATAR BELAKANG

Vit A secara
umum merupakan
Pada saluran vitamin anti-
pencernaan, infeksi.
Diare penyebab defisiensi vit A
utama kematian merupakan
pada bayi & anak penyebab &
di Indonesia. akibat dari diare.
LATAR BELAKANG

Belum pernah ada


penelitian di
Indonesia mengenai
Beberapa penelitian manfaat vitamin A
mengenai manfaat terhadap keparahan
pemberian vit A diare.
pada diare akut telah
dilakukan, namun
masih kontroversial
TUJUAN PENELITIAN

Menilai manfaat vitamin A dalam mengurangi


keparahan diare akut pada anak
METODE PENELITIAN
Uji klinis acak tersamar tunggal.

Anak usia 6 bulan - 5 tahun.

Unit pelayanan kesehatan yang ada di 8 desa di wilayah


kerja Puskesmas Kecamatan Secanggang, Kabupaten
Langkat, Propinsi Sumatera Utara

Agustus 2009 - Januari 2010


METODE PENELITIAN

Populasi target adalah


anak yang mengalami diare
akut

Sampel adalah populasi


terjangkau yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi
Kriteria Ekslusi
Kriteria Inklusi - Anak dengan dehidrasi berat
o Anak usia 6 bln - 5 th - Anak dengan kolera
o Anak yang menderita diare akut - Anak dengan klinis defisiensi vitamin A
o Orang tua bersedia mengisi informed - Mendapat suplementasi vitamin A dalam 4 bulan
consent. terakhir
- Anak yang menderita campak dalam 6 minggu
terakhir
- Anak dengan penyakit penyerta yang berat seperti
gizi buruk, ensefalitis, meningitis, sepsis,
bronkopneumonia, tuberkulosis paru dan lain –
lain.

100.000 IU → 6 – 11 bln/BB ≤ 10 kg
plasebo satu kali secara oral
200.000 IU → ≥ 12 bln/BB > 10 kg
PENGAMBILAN DATA

• Pemantauan tiap 3 hari - sembuh.


• Orangtua mengamati & mengisi lembar pemantauan frekuensi
diare, konsistensi tinja, dan volume tinja yang dilakukan setiap hari
(24 jam)
• Subjek dan orangtua bertemu kembali di puskes dg peneliti/peneliti
melakukan kunjungan rumah setiap 3 hari  kondisi subjek,
lembaran pemantauan, komplikasi (muntah, mual, demam, sakit
kepala, kejang) dan obat lain yg diberikan selain Vit A/plasebo.
Penilaian Penyembuhan

Frekuensi BAB menjadi < 3x/hari

Diamati
Konsistensi tinja dari cair/lembek menjadi
selama
48 jam normal

Volume tinja menjadi normal (<200 ml/hari)


PENGAMBILAN DATA

Menggunakan Hubungan Hubungan

Chi-square
T-test
SPSS 15.0 antara antara
dengan pemberian vit pemberian vit
Interval A dgn A dengan
kepercayaan frekuensi, konsistensi
95% dan batas durasi diare tinja.
kemaknaan P < dan volume
0.05. tinja.
HASIL

24,1 bln
DISKUSI

Vit. A → menurunkan frekuensi dan konsistensi feses menjadi


normal dan durasi diare lebih pendek.
Kel 1 ( Vit.A) Kel 2 (Plasebo)

frekuensi diare Hari ke 2 Hari ke 3

konsistensi feses (N) Hari ke 2 Hari ke 4

volume feses (N) Hari 1 Hari ke 3


Peru, Turkey, & Bangladesh

Menunjukkan adanya hubungan yang sangat erat antara diare


dan defisiensi vitamin A, walaupun tidak jelas apakah diare
yang menyebabkan terjadinya defisiensi vitamin A atau
sebaliknya atau adanya infeksi lain pada anak
India

o Mendapatkan bahwa kerusakan integritas epitel saluran pencernaan


saat terjadi gangguan pencernaan, akan menunjukkan respon positif
dengan pemberian vitamin A.
o Membuktikan bahwa kelompok yang mendapat suplementasi vitamin A
lebih cepat terlihat pemulihan integritas epitel usus dibanding kelompok
yang mendapat plasebo, walau bagaimana mekanismenya masih belum
jelas
Tingginya prevalensi defisiensi vitamin A dan efek samping yang
ditimbulkannya pada anak pra-sekolah. WHO merekomendasikan
pemberian suplementasi vitamin A pada semua anak terutama di negara
sedang berkembang.
Dosis yang direkomendasikan :
100 000 IU untuk 6 – 11 bulan
200 000 IU untuk ≥ 12 bulan setiap 3 – 6 bulan
Vitamin A terbukti berperan dalam memulihkan dan mempertahankan
integritas epitel yang rusak akibat diare dan menstimulasi sistem
imun tubuh saat terjadi infeksi.
KETERBATASAN

Tidak dilakukannya
o Ketersamaran ganda dalam pemberian terapi
o Pemeriksaan status vit A sampel sebelum dan sesudah pemberian terapi sehingga tidak diketahui
ada tidaknya hubungan timbal balik diare dan defisiensi vitamin A
o Ketidakmampuan peneliti mengamati setiap harinya kesembuhan pasien dan hanya berdasarkan
keterangan orangtua sehingga bisa menyebabkan bias pengukuran.
o Pemeriksaan feses untuk mengetahui penyebab diare dan tidak dilakukannya analisa terhadap
faktor lain (tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu, sarana air bersih, serta kondisi lingkungan
pasien) dapat mempengaruhi kesembuhan diare akut.
KESIMPULAN

Pemberian vitamin A efektif mengurangi


keparahan diare akut pada anak sehingga
bermanfaat dalam pengobatan diare akut pada
anak
TERIMA KASIH 
TERIMA KASIH 
TERIMA KASIH 
TERIMA KASIH 
TERIMA KASIH 

TERIMA KASIH  TERIMA KASIH 