Anda di halaman 1dari 23

FISIKA INSTRUMEN

BY : GROUP 5
NAMA KELOMPOK 5

RAHMAWATI ( A241 16 004)


RISWAN ( A 241 16 009)
ANIS INDRAWATI (A 241 16 013)
ALMA ( A 241 16 016)
RIFKIAWAN LAPSERE ( A 241 16 037)
I PUTU KUSUMA YUDA ( A 241 16 052)
ANRIANA ALBERTIN ( A 241 16 073)
LINDA S. PAGAJA ( A 241 16 105)
RUSTIN R. SAOMI ( A 241 16 127)
HUKUM OHM

Tujuan Percobaan :
1. Menunjukan hubungan antara beda potensial
dengan kuat arus pada sebuah hambatan.
2. Menunjukan hubungan antara beda potensial
dengan kuat arus dalam bentuk grafik.
3. Menghitung besarnya hambatan berdasarkan
grafik hubungan antara beda potensial
dengan kuat arus.
4. Menghitung besarnya daya pada tiap
hambatan.
ALAT DAN BAHAN

 Function Generator (Pasco), dugunakan sebagai sumber


tegangan pada percobaan.
MULTIMETER

 Digunakan sebagai voltmeter untuk mengukur tegangan dan


Amperemeter untuk mengukur arus.
RHEOSTAT (HAMBATAN GESER)

 Digunakan sebagai hambatan dalam percobaan yang dapat


diatur besar hambatannya.
KABEL PENGHUBUNG

 Sebagai saluran arus listrik ke kompen-komponen yang ada


pada rangkaian.
LAMPU

 Sebagai indikator yang akan diamati dalam percobaan dan


yang akan dihitung hambatannya.
PERSAMAAN YANG DIGUNAKAN

Mencari Hambatan
𝑽
R=
𝑰
Mencari Daya

P=VI
Ralat Hambatan
𝟏 𝑽
∆𝑹 = ∆𝑽 + ∆𝑰
𝑰 𝑰𝟐
CARA 1
DATA YANG DIPEROLEH CARA 1

Tengangan (V) Arus ( A)

5,1 0,40

3,8 0,34

2,4 0,26

1,6 0,21

1,0 0,16

0,4 0,10
HASIL PERHITUNGAN

Daya (Watt) Hambatan (𝒐𝒉𝒎)

2,040 12,75

1,292 11,18

0,624 9,23

0,336 7,62

0,160 6,25

0,040 4,00
HASIL PERHITUNGAN RALAT

Besarnya hambatan ( ∆𝑅) =


∆𝑅 = 0,568 ohm
KTPm = ∆𝑅= 0,568 ohm
KTPr = 4,46 %
Angka Berarti yang diperoleh (AB) = 2 AB
Pelaporan =
(R ± ∆𝑅) ohm = ( 1,2 ± 0,056) 101 ohm
GRAFIK HUBUNGAN V DAN I (CARA 1)
CARA 2
DATA YANG DIPEROLEH CARA 2

Tengangan (V) Arus ( A)

4,0 0,35

3,7 0,34

3,0 0,29

2,1 0,24

1,6 0,20

0,3 0,09
HASIL PERHITUNGAN

Daya (Watt) Hambatan (𝒐𝒉𝒎)

1,400 11,43

1,258 10,88

0,870 10,34

0,504 3,75

0,320 8,00

0,027 3,33
HASIL PERHITUNGAN RALAT

Besarnya hambatan ( ∆𝑅) =


∆𝑅 = 0,611 ohm
KTPm = ∆𝑅= 0,611 ohm
KTPr = 5,3 %
Angka Berarti yang diperoleh (AB) = 2 AB
Pelaporan =
(R ± ∆𝑅) ohm = ( 1,1 ± 0,061) 101 ohm
GRAFIK HUBUNGAN V DAN I (CARA 2)
KESIMPULAN

Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat


kita simpulkan bahwa tegangan dan arus
berbanding lurus dilihat dari data yang
diperoleh dan grafik yang telah digambarkan,
berbanding terbalik dengan hambatan.
Jadi sesuai data tersebut, Hukum OHM dapat
terbukti yang menyatakan bahwa “ Tegangan
berbanding lurus dengan kuat arus dan
berbanding terbalik dengan hambatan.